Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
dalang di balik layar


__ADS_3

Candice kembali ke kamar dengan membawa segelas air putih , berkata dengan yakin.


"Bukti yang kuat sudah di temukan dan kamu bisa segera mengadukan zack lu ke pengadilan"


"Aku tidak akan melepaskannya" candice mengepalkan tangan kuat..


Bernett tidak memberitahu perihal zack melukai dirinya,jika memberitahu hanya akan membuat candice khawatir juga tidak enak hati dan candice akan merasa berhutang budi padanya seumur hidupnya.


Tapi bernett ingin cinta yang tulus, bukan karena masalah hutang budi.


Ini juga disebut kasih sayang terhadap wanita secara diam- diam.


Candice sendiri tidak tahu sang pria hampir kehilangan nyawa karena membantu dirinya memecahkan masalah ayahnya dan diserang oleh zack lu.


Hari ke 5 setelah kecelakaan bernett, luka di tubuh bernett telah sebagian pulih dengan baik, Saat candice masuk ke kamar melihat bernett turun dari ranjang di papah bodygard.


"Kamu..kamu kenapa turun dari ranjang?" candice merasa kesal.


Bernett tersenyum ia menyuruh bodygard melepas pegangan, ia berjalan cukup pelan ke arah candice yang sedang panik. Saat sampai di depan candice menjentikkan jari ke kening candice.


"Aduh, sakit" teriak candice pelan.


"Aku tidak boleh terus berbaring bukan"


"Tapi kata dokter kamu belum di perbolehkan turun dari ranjang dan kamu harus berbaring selama setengah bulan"


Ini baru hari kelima, apakah pria ini ingin lukanya terbuka lagi?"


"Jangan khawatir,lukanya telah pulih,dan tidak terpengaruh saat berjalan"


"Cepat berbaring lagi ke ranjang" perintah candice tegas .


"Baiklah, kamu tidak perlu marah- marah lagi, cepat tua tahu" bernett melihat muka candice memerah.

__ADS_1


Bernett kembali berbaring, candice naik ke atas untuk memasak untuk bernett sarapan.


"Bos,apakah anda hari ini tetap pergi ke kediaman gong?" tanya bodygard


"Buatlah janji makan malam dengan kakekku, dan jangan beritahu candice" Bernett tahu wanita ini menemani anaknya saat malam.


Bernett tidak ingin candice merasa khawatir, makanya pergi secara diam- diam.


Bernett tahu dirinya sudah bersembunyi selama lima hari dan harus kembali muncul.Ia ingin membuktikan kepada orang- orang yang menginginkan nyawanya,bahwa bernett masih hidup dengan baik dan dalam keadaan utuh.


Candice menemani sampai pukul empat, ia harus menjemput bryan.Setelah kepergian candice bernett mengganti pakaian dengan tuxedo dengan bantuan bodygard.Untungnya wajah tampannya bersih dari luka goresan dan aura tubuhnya kembali seperti semula.


Hari ini bernett diantar oleh dua mobil serta enam pengawal pribadi menuju kediaman keluarga gong.


Tuan besar sudah menyiapkan makanan penuh di meja, dia tidak mengundang laura hari ini. Lagipula dirinya sudah membangun jempatan untuk hubungan mereka berdua, selanjutnya terserah kedua orang tersebut.


"Kenapa tidak membawa bryan?" tuan besar bertanya dengan heran.


"Dia harus tidur di malam hari,aku akan membawanya di akhir pekan" bernett berjalan dengan langkah stabil untuk menutupi luka perutnya..


Ia merasa tidak percaya, makanya pergi untuk melihat dengan matanya sendiri ke kediaman gong.


Saat bernard datang, ia melihat bernett dan ayahnya sedang minum teh di ruang tamu.


"Paman, kamu datang juga?" bernett tersenyum dengan bangga.


Bernard merasa senyuman bernett memiliki arti sedang menertawakan dirinya selama beberapa hari ini mencari informasi bernett.


Bernard tersenyum canggung."Bernett,sudah lama tidak berjumpa, belakangan ini sibuk apa dirimu?"


"Memang bisa melakukan apa, aku sibuk di perusahaan"


Bernard mengamati denga teliti kondisi tubuh bernett, wajahnya tanpa goresan dan tubuhnya terlihat normal, tidak seperti orang habis kecelakaan parah hingga mobil terbakar.

__ADS_1


Apakah informasi yang ia dapatkan salah? apakah malam itu bernett tidak berada di lokasi kecelakaan?


"Bernett, ada sesuatu hal yang ingin kutanyakan padamu, apakah rombongan mobilmu mengalami musibah?" bernard ingin menanyakan secara langsung.


Ternyata benar, expresi wajah bernett menunjukkan kemarahan."Benar, satu bodygardku mengalami luka serius"


Tuan besar merasa kaget memandang cucunya."Apa?apa yang terjadi pada rombonganmu?kamu tidak terluka kan?"


"Kakek, kamu jangan khawatir,aku saat itu tidak berada di rombongan mobil,ada seseorang yang menembakkan roket peluncur ke mobil rombonganku, menyebabkan satu bodygardku terluka parah dan aku sedang menyelidiki masalah ini dengan serius." bernett terpaksa berbohong untuk menenangkan kakeknya.


"Tidak perduli siapa dia,kamu tidak bisa melepaskan masalah ini dan temukan pelakunya " tuan besar marah menghentakkan tongkat ke lantai.


Bernard sudah melihat jelas kemarahan bernett, ia terlihat tidak terluka sedikitpun, keponakan yang satu ini punya nyawa yang panjang, sudah diserang begitu hebat masih lolos dari kematian.


Jam delapan malam bernett berpamitan, takut candice akan mengecek ke bawah."Kakek, aku pulang dulu"


"Oke, hati- hati di jalan"


Setelah keluar dari kediaman gong, bernett berjalan dengan pelan menuju ke mobilnya, pengawal berjalan memapah tubuhnya.


"Ceo gong, kamu tidak apa- apa kan?"


Dahi bernett berkeringat menahan sakit di perut saat berjalan biasa."Antar aku pulang"


Candice masih bryan bermain, bryan sudah di bujuk tidur tapi masih belum mau tidur. Pukul setengah sembilan sikecil mulai menguap, candice membacakan cerita dinosaurus untuk membujuk tidur.


Jam sembilan malam sudah memastikan bryan terlelap pergi ke bawah melihat bernett.


Candice masuk ke dalam rumah melihat pengawal berdiri di depan kamar bernett dengan wajah cemas.


"Apa yang terjadi?" candice merasa khawatir dengan bernett, tidak menunggu jawaban sudah menerobos masuk dalam kamar.


Ia merasa terkejut,melihat bernett sedang berbaring dengan wajah penuh keringat,dan dokter sedang merobek perban di perutnya, jelas- jelas luka itu sudah pulih, kenapa kain kasa penuh darah lagi.

__ADS_1


Candice bergegas ke samping bernett memegang tangannya,bernett di kasur sedang menahan sakit, perawat memberi tisu pada candice."Bantu lap keringat di wajahnya"


Candice mengelap secara perlahan, walaupun bernatt tidak bicara, candice tahu dia sedang menahan sakit dengan berkeringat.


__ADS_2