
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Sean memberikan undangan di depan pintu, mobilnya masuk ke halaman mencari tempat parkir, keira sendiri sangat tegang.
"Pegang tanganku, aku akan membawamu bertemu dengan tuan besar chu"
"Iya" keira memegang tangannya dan berjalan ke ruang tamu.
Tiga mobil mewah memasuki halaman, sekali mobilnya berhenti enam pengawal berdiri dengan rapi.
Vivi berjalan dengan langkah cepat."Tuan presiden,kamu sudang datang"
Daniel mengangguk."Apakah tuan besar berada di dalam?"
"Iya, kakek sedang menyambut tamu di ruang utama,silahkan kemari" vivi membuat gerakan mempersilakan,hatinya berdebar cukup kencang.
Baru saja sean membawa keira masuk ke ruang utama,mereka langsung melihat lelaki tua berambut putih yang sedang menerima sapaan beberapa tamu, disampingnya ada ketiga anaknya dan disamping ruangan ini berkumpul semua anggota keluarga chu.
"Apa kabar, aku mewakili kakekku, fendy ling datang memberikan selamat,aku doakan tuan besar sehat dan berumur panjang"
Martin chu mengangguk dan tersenyum."Bagus, cucu saudara ling sudah sebesar ini"
Keira menatap kakek berambut putih,tatapannya jug melirik ke pasangan suami istri di samping tuan besar, hari ini datang kemari untuk membuktikan persaudaraan, ia akan menggunakan ilmu kedokteran untuk menemukan hubungan darah.Ia harus mengumpulkan semua sampel DnA untuk membuktikan siapa orang tuanya?
"Siapa perempuan ini?" martin sedang menatap keira.
"Ini adalah pacarku, kiki" sean merangkul pundaknya,keira juga bekerja sama dengan sean.
Saat ini ruang utama yang ramai menjadi sepi, semua orang melihat ke arah pintu masuk.
Seorang pemuda dengan aura bangsawan membuat banyak orang menundukkan kepala.
Daniel terlihat geram dan marah melihat pasangan yang berada di depannya.
Keira menolehkan kepala ke belakang dan melihat wajah daniel yang marah.
Sean memegang tangan keira untuk memberikan posisi untuk tuan presiden."Keira, kita duduk disana"
Keira menatap wanita di samping daniel, mereka berdua tampak seperti pasangan serasi.
__ADS_1
Tatapan daniel berubah dan berjalan ke arah tuan besar chu, martin chu merasa terharu dengan kedatangan daniel, mereka hanya mengobrol sebentar dan daniel duduk di kursi paling depan.
Tatapan daniel melihat keira yang duduk di samping,tampilan wanita ini sekarang adalah tampilan yang paling imut yang pernah di lihatnya.Namun malah datang bersama dengan lelaki lain dan mungkin itu pacarnya.
Ternyata tebakannya benar, gadis itu ingin melupakan masa lalu dan mulai dengan kehidupan baru.
Keira tidak berani menoleh ke arah daniel,ia mengira tidak akan pernah bertemu lagi dengannya, ternyata tuhan mengatur sebuah pertemuan yang cukup lucu.
Mungkin tuan presiden saat ini sudah memilih vivi untuk menjadi pasangannya, ini membuat hati keira sakit.
"Keira, aku akan membawamu melihat taman bunga keluarga chu,aku mendengar taman bunganya sangat bagus"
"Baik" kebetulan keira tidak menyukai berada disini.
Saat keluar keira menatap tiga nyonya dari keluarga chu,apakah mereka salah satunya adalah ibunya?
"Keira,apa yang sedang kamu lihat?" sean merasa penasaran.
"Tidak ada, ayo pergi"
Di taman bunga keira menikmati bunga dan memikirkan cara untuk mengambil DNA ketiga wanita itu,ini bukanlah hal yang mudah, hari ini ada banyak tamu yang datang, ia harus menunggu kesempatan yang tepat dan tidak terlihat oleh orang lain.
Keira juga mengetahui daniel datang.Akankah pria itu menyadari tujuannya kesini tidaklah biasa? apakah dia akan mencarinya? tapi keira sudah mempersiapkan untuk menghadapinya.
"Sean, tunggu aku disini,aku akan pergi ke toilet"
"Tidak perlu,kamu bisa menunggu disini" keira ingin melakukan pekerjaannya sendiri, thomas membututinya karena mendapat perintah dari daniel.
Melihatnya berpisah dengan sean, thomas segera menghubungi daniel."Tuan xi, nona keira pergi sendirian ke halaman timur,apakah kamu ingin bertemu dengannya?"
"Iya"
Keira sedang mencari toilet,pelayan memberitahunya di taman bunga ada satu toilet, sebenarnya keira tidak kebelet, ia hanya ingin melihat kondisi sekitar saja, bersamaan dengan itu,apakah memiliki kesempatan atau tidak bertemu dengan ketiga pasangan suami istri keluarga chu.
Saat keira ingin kembali mendengar suara langkah kaki dan melihat daniel sendirian.
"Aku sangat prihatin dengan meninggalnya istri anda" keira berkata dengan sedih.
"Mengapa kamu tidak mengatakan apa-apa dan langsung pergi?" daniel melihat penampilan keira yang sekarang lebih cantik dan imut.
Keira tersenyum."Tuan presiden,sungguh lucu, apakah aku mempunyai hak untuk mengikuti acara pernikahanmu dan memberikan hadiah? aku juga mempunyai kehidupanku sendiri, seharusnya tidak perlu memberitahu anda, kan"
"Ingatanmu sudah pulih" daniel menyipitkan matanya.
"Benar, sudah pulih, aku tahu siapa aku dan aku mengetahui kejadian kita dulu"
__ADS_1
Hati daniel deg-deg an,lalu mendekatinya.
"Apakah kamu menyalahkanku?"
Keira langsung tahu Maksudnya, ini pasti merajuk pada tembakan ke arahnya, ia menggelengkan kepala dan berkata dengan setulus hati."Aku tidak menyesali semua perbuatanmu, itu memang pantas aku dapatkan"
"Keira, apa hubunganmu dengan lelaki itu?"
"Itu adalah pacar baruku" keira melihat daniel sudah mempunyai pasangan vivi.
"Apakah kalian benar-benar sedang berpacaran?" Hati daniel menderita dan jawaban itu begitu menyakitkan.
Keira mengerti dengan tatapan iri daniel.
"Lalu, apakah kita bisa memulai dari awal? kamu mempunyai hidupmu sendiri, aku juga mempunyai hidupku sendiri,kita tidak akan saling mencampuri lagi"
Expresi daniel langsung suram mendengar perkataan tidak saling mencampuri lagi.
"Lalu, untuk apa kamu muncul disini? atau hanya menemani pacarmu saja?" daniel marah namun tetap menahannya.
Keira sedikit sensitif dan melototkan matanya.
"Apa maksudmu?"
"Sesuai dengan identitasmu dulu,aku boleh mencurigaimu datang kesini?"
Keira merasa sedih di dalam hatinya, dan ingin mengatakan sesuatu,tapi tangannya di pegang oleh daniel."Sekarang aku berhak untuk mempertanyakanmu,pergi denganku"
Keira bisa saja mengelak, namun sekarang hatinya sungguh sakit, mengapa pria ini tidak bisa mempercayainya.
Daniel mendorong keira masuk ke ruang istirahat dan mengunci pintu.
Keira tiba-tiba tersenyum."Jika kamu merasa aku mempunyai tujuan lain kesini, maka seharusnya aku menargetkan dirimu, namun kamu malah mengunciku bersama denganmu dalam satu ruangan"
"Lakukan saja, lakukan semaumu"
Daniel berkata lagi."Aku masih belum bertanya dengamu dengan baik,kamu tidak boleh kemanapun"
Tiba-tiba tubuh keira di dorong ke dinding, dan begitu dekatnya dengan sang pria.Keira memang hebat dalam bertahan, namun di hadapannya menjadi wanita lemah dan tidak berdaya.
"Daniel,jangan begini! cepat lepaskan aku" keira mendorong tubuhnya,namun kedua tangannya di tekan ke dinding oleh daniel.
Seketika mereka berdua sangatlah mesra.
Daniel berkata dengan pelan."Biarkan aku memeriksa dengan baik, apakah kamu membawa barang berbahaya atau tidak?"
__ADS_1
Keira mengerutkan keningnya, disaat dirinya masih merasa bingung bagaimana lelaki ini akan memeriksanya,tiba-tiba bibirnya dicium oleh daniel.Ini kah pemeriksaan yang di maksud, pria itu juga mencurigainya juga palsu, dia hanya ingin mengurungnya ke dalam ruangan.
"Jangan membuat onar lagi,sean akan mencariku"