Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Membuatnya menjadi bintang utama


__ADS_3

Pembawa acara berkata di atas panggung sambil tersenyum."Kali ini,harga awal kami buka dari modal awal pembuatan karya, untuk harga tertinggi tidak batas, semua uang diberikan oleh desainer pembuat."


Di bawah panggung bernett berharap karya candice dipilih masuk pelelangan, ia harus memiliki karya candice berapapun harganya.


Pada saat ini layar besar menampilkan 10 karya yang akan dilelang,Candice melihat karyanya masuk pelalangan, ia merasa sangat bahagia dan perasaan ini sungguh luar biasa.


Di bawah panggung raut wajah laura berubah, mengapa acara sebesar ini,candice menjadi tokoh utama?


Karya candice dilelang di urutan ketujuh, candice senang dan sedikit berharap karyannya akan di hargai tinggi dengan begini tidak begitu miskin lagi.


Kaya pertama terjual hingga 20 milyar dan desainer pembuat menangis haru, bisa di bilang ini akan menjadi awal yang baik.


Karya kedua sudah dibawa ke atas panggung dan terjual hingga tujuh milyar.


Dan sekarang karya ketujuh telah dibawa keatas panggung di dalam kotak kaca, disinari lampu, sebuah kalung berlian dengan tema bunga teratai,seakan - akan menampilkan aura kecantikan,keelokan,kelembutan dan kebahagian seorang wanita.


Harga awal dibuka dua setengah milyar, di buat dari batu berlian mozaik yang langka,terlihat begitu hidup dan menyilaukan mata.


"5 milyar" seorang wanita melakukan penawaran awal.


"Tujuh milyar" teriak seorang wanita.


"delapan milyar"


Candice merasa bahagia harga terus naik, ia sedikit melamun mendengar uang yang begitu besar.


Yang membuatnya terharu adalah karyanya sudah diakui oleh orang lain.


"Sepuluh milyar"


"Dua belas milyar"


"Tiga puluh milyar" teriak wanita muda anak konglomerat ,ia merasa kagum dan ingin memiliki kalung tersebut. Makanya ia menaikkan harga loncat lumayan besar.


"Oh tuhan! harga ini sudah diluar dugaan dan sudah menunjukkan nilai dari karya ini, apakah masih ada yang ingin menaikkan harga?" tanya seorang pembawa acara.


Di bawah panggung, laura sudah emosi dan kesal, ia tadinya berpikir untuk membuat harga tertinggi untuk karya perusahaannya.


"dua ratus milyar" Teriak seoarang pemuda tinggi dan tampan, sang pria duduk di baris ketiga mengangkat papan..

__ADS_1


Candice sudah senang setangah mati dengan harga Tigapuluh milyar, ia bahkan hampir menangis bahagia, Ia merasa terkejut untuk apa bernett ikut pelelangan?


Perhiasan dengan harga duaratus milyar, seketika ruangan menjadi sunyi,meskipun perhiasan itu begitu memikat, tapi harganya sudah tidak normal, lagipula harga pembuatan hanya dua setengah milyar.


"Harga saat ini duaratus milyar ,Aku hitunga sampai tiga kalau tidak ada yang menawar lagi, perhiasan ini akan terjual dengan harga duaratus milyar." Sang pembawa acara memlirik ke arah candice, wanita ini sungguh beruntung.


Epresi candice saat ini sedang kesal, apakah pria itu akan membayar duaratus juta?


Akhirnya perhiasan candice terjual duaratus milyar.


Selajutnya adalah karya dari perusahaan laura..


Ia hanya sanggup membayar 50 milyar untuk karya bawahannya..Jika harus bersaing dengan bernett ia tidak rela mengeluarkan uang sebanyak itu.


Bernett dengan santai duduk di kursi, ia sebenarnya ingin menawar satu triliyun, namun pasti wanita ini akan mengembalikan uangnya.


Jika duaratus milyar mungkin wanita ini masih mau menerima.


Candice diatas panggung dengan perasaan kacau, ia lebih rela karyanya terjual lima milyar, daripada duaratus milyar dibeli oleh bernett.


Ia tidak akan menerima uang dari bernett.


Setelah kesepuluh desainer turun, bernett kebelakang panggung melakukan pembayaran. Sang pria kembali duduk di samping candice.


"Aku tidak gila" bernett menjawab santai.


"Kalau tidak gila, kenapa kamu menawar dengan begitu tinggi?"


"Aku juga termasuk tamu, jadi bebas melakukan penawaran"


"Kamu..." candice tidak tahu cara membantah.


"Seminggu kemudian,kamu akan menerima uangnya, senang tidak?"


"Senang apaan?" candice menggerutu..


Bernett juga kesal wanita kenapa malah marah.


Acara penghargaan telah berakhir pukul lima sore,malam hari pukul tujuh malan akan diadakan pesta malam di sebuah hotel berbintang.

__ADS_1


Mereka berdua berjalan keluar ruangan, candice mendapat banyak pujian dan selamat dari orang- orang yang ditemui.Hari ini dirinya seakan- akan sudah menjadi bintang utama.


Ini berkat bernett, sekarang dirinya terkenal.


Dua orang wanita berumur sekitar tigapuluh tahunan mendekati candice."Nona cheng, permisi,apakah kami boleh meminta no teleponmu?Kami sangat menyukai desainmu dan nantinya kami berencana memintamu membuat desain untuk kami berdua"


Candice tersenyum."Boleh" Ia memberikan nomer telepon dirinya dan perusahaan carmen.


Ia tidak akan melupakan akarnya,perusahaan sudah mendukung dan membantu selama ini.


"Wah, tidak disangka pacarnya begitu tampan" kata seorang yang meminta nomer candice.


Candice tersenyum canggung." Baiklah, aku duluan masih ada urusan"


"Silahkan nona cheng, aku akan mengubungimu segera kalau butuh desain perhiasan"


Candice menarik tangan bernett pelan untuk segera menuju mobilnya. Ia tidak terbiasa di puji banyak orang..


Setengah jam kemudian, mereka berdua sudah berada di ruanh vip restoran untuk makan malam.


Candice duduk dengan murung tidak berbicara, ia kesal dengan pria ini, mengapa harus menawar dengan tinggi, ia juga tidak bisa mengambil uang bernett.


Bernett meninum anggur merah, ia melihat wanita di depanya murung dan diam, Ia spontan tertawa."Kamu sebenarnya sedang kesal terhadap apa?"


Candice menghela nafas."Kamu kenapa berebut dengan seseorang untuk hasil karyaku, apakah kamu tidak rela aku mendapatkan uang?"


"Uang milikku adalah uangmu juga"


"Aku akan mengembalikan uangmu di potong uang pembuatan karya,aku tidak mau menerima uangmu"


Bernett kesal, wanita ini merasa jijik dengan uangnya."Uang yang sudah aku keluarkan, akan kubelanjakan baju,tas dan sebagainya yang serba mewah untukmu setiap minggunya"


"Pokoknya aku tidak mau uangmu"


"Ya sudah, uang ini akan kugunakan membeli semua mainan serba mahal untuk anakku, agar cepat habis"


"Apakah kamu gila?"Candice melotot..


"Kamu pilih mana, uang kugunakan untuk membeli mainan, apa kamu akan menyimpannya di tabunganmu."

__ADS_1


"Baiklah, akan kusimpan dalam tabunganku dulu" candice melihat sang pria dengan khawatir,lalu berkata."Kamu tidak takut laura akan mengadukan masalah ini kepada kakekmu?"


"Uang ini adalah milikku pribadi, aku mau menghabiskan untuk apa? tidak ada hubungannya dengan kakekku" ia ingin menenangkan wanita ini..


__ADS_2