
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Perlihatkan padaku, kita rundingkan sebentar" linda kembali bertanya."Apakah kamu bersedia menunjukkan sketsa pada yuni? bagaimanapun kalian berdua akan pergi bersama, untuk menghindari dia tidak tahu detail desainnya"
"Panggil saja dia kesini" candice tersenyum
Hari ini yuni juga berdandan dengan baik dan modis,mereka berdua tampak cantik.
Linda merasa puas dua orang wanita yang mewakili perusahaan hampir sempurna.
Yuni memuji hasil gambar candice."Ini benar-benar bagus, sangat berkelas"
"Ya, aku juga merasa sangat puas,yang terpenting adalah kepuasan pelanggan kita,kalian berdua pergilah ke alamat ini,kalian harus bersikap sopan dengan keluarga kerajaan.
"Tenanglah, kami akan mengikuti adap kesopanan" candice tersenyum.
"Aku percaya pada kalian, mari kita bahas detail sketsa terlebih dahulu"
Siang hari candice mentraktir makan yuni, candice juga mengajak linda, mereka makan di restoran kelas atas.
Selesai makan waktu sudah hampir jam dua siang,kebetulan candice membawa mobil sendiri, linda pergi ke perusahaan dengan mobilnya sendiri.
Yuni merasa iri candice membawa mobil of road Porsche,baginya mengendarai mobil seharga milyarab juga sudah sangat mewah.
Yuni tersenyum, menoleh ke arah candice yang sedang menyetir."Aku sangat kagum padamu, apakah kamu sudah ada rencana menikah dengan bernett gong?"
"Saat ini belum membahas tentang pernikahan, kita jalani hubungan yang baik ini dulu" candice tersenyum.
Sekarang yuni harus meneliti candice lagi, Ia pernah mendengar candice sudah memiliki anak dengan bernett.
Candice menggunakan gps untuk menemukan alamat yang di tuju.Akhirnya mobil berhenti di depan gerbang besar.Yuni merasa takjub dengan villa besar di depannya.
Candice mencocokkan alamat."Benar Alamatnya disini, aku akan menekan bell terlebih dahulu"
Dengan cepat wanita muda pengurus rumah menemuinya."Permisi, kalian ini siapa?"
"Halo, kami adalah desainer dari Canbry jewerly corp,kami ingin bertemu dengan nyonya Xi" candice berkata ramah.
__ADS_1
Pengurus rumah tersenyum."Mari masuk ke dalam"
Villa besar ini punya halaman yang luas dan ada banyak pepohonan besar, namun tidak ada daun yang berserakan di bawah secara berlebihan.
Candice dan yuni merasa gugup, suasana disini menggambarkan keagungan sebuah kerajaan.
Pengurus rumah."Silahkan duduk"
"Apakah nyonya Xi berada di rumah?" yuni bertanya.
"Sayang sekali,nyonya sedang keluar hari ini, namun tuan muda akan menyambut kalian berdua"
Candice dan yuni saling memandang, nyonya xi tidak ada dirumah, bukankah perjalanan kali ini akan sia-sia?
Pelayan membawakan dua cangkir teh,mereka meminum teh sambil memandangi aula yang mewah.
Sekitar dua menit, seorang pria tampan mengenakan jas menghampiri mereka, mereka berdua buru-buru melekakan cangkir dan berdiri untuk menyambut.
Mereka berdua memandangi pria itu dengan terkejut,Candice merasa tenang, namun yuni sepertinya jatuh cinta pada pria tampan tersebut dalam pandangan pertama.
Pria yang berumur sekitar 30 tahunan, berpenampilan gaya eropa,tubuhnya mengeluarkan aura menawan.
Candice juga terkejut, selama ini hanya melihat bernett dan nickson, orang yang punya aura menawan yang sama dan dia Juga sama-sama menampilkan kemuliaan.
"Tuan, kedua wanita ini adalah desainer yang ingin menemui nyonya" pelayan berkata dengan menundukkan kepala.
Daniel Xi memandangi dua wanita cantik ini. lalu berkata."Dengar-dengar kalian sudah membawa desain kesini"
"Ya, kami membawanya, silahkan dilihat" candice tersenyum,mengeluarkan gambar desain dari dalam tasnya.
Daniel memandang serius wajah candice, candice merasa gugup dengan selera Keluarga kerajaan yang memeliki selera tinggi.
Yuni memandang wajah pria yang sedang melihat gambar sketsa tanpa berkedip, candice gugup kalau desainnya tidak disukai.
Selesai melihat tiga gambar, daniel mendongakkan kepala."Apakah gambar desain ini,kamu yang membuanya?"
"Ya" candice mengangguk.
Yuni ikut berkomentar."Aku tidak tahu, apa yang tuan pikirkan tentang rancangan perusahaan kami? Apakah merasa puas?"
Daniel Hanya menatap yuni sebentar, lalu menatap candice dengan serius."Ini adalah desain yang bagus,aku pikir ibuku akan sangat menyukainya" setelah itu daniel menyipitkan matanya menatap candice."Siapa namamu?"
"Namaku candice cheng" candice mengeluarkan dan memberikan kartu nama dengan sopan.
__ADS_1
Pada saat ini yuni juga mengeluarkan kartu Namanya dan menyerahkan."Namaku yuni jian, kami berdua desainer dari perusahaan Canbry jewerly corp"
Daniel memegang dua kartu nama, namun pandangannya tidak lepas dari wajah candice dan berpikir selama beberapa detik.
Candice merasa tatapan pria ini berbeda, ia menundukkan kepala, sementara yuni merasa cemburu, pria ini terus menatap candice. Apakah penampilannya hari ini tidak terlihat bagus?
Candice masih menunduk."Jika kamu punya saran tentang desain kami,kamu bisa mengatakannya, kami akan memodifikasi sesuai keinginanmu"
"Tinggalkan draffnya dulu, aku akan menunjukkan pada ibuku nanti,setelah itu akan menghubungi kamu, jika ibuku ada komentar"
Daniel menunjuk langsung pada candice.
Yuni di sebelahnya merasa sakit hati, dirinya dianggap tidak ada oleh pria ini.Dia merasa kesal dengan candice yang menjadi desainer kali ini, kalau tidak dirinya yang akan berbicara dengan pria tampan ini.
Candice tersenyum."Baiklah, kami akan merepotkanmu lagi" candice melirik ke arah yuni."Ayo pergi"
Daniel mengantar sampai pintu depan, lalu mengingatkan."Hati-hati di jalan"
"Terima kasih" yuni berkata dan menampilkan senyuman yang paling menawan, namun tidak berarti apa-apa bagi daniel.
Di dalam mobil.
"Daniel sangat tampan seperti bernett gong" yuni tertawa senang,yuni Juga ingin tahu kesan candice tentang daniel.
Candice tidak menjawab,tertawa dan mengendarai mobilnya.
Meskipun tuan Xi sangat tampan, namun dia memperlakukan sebagai klien.
Yuni mengambil nafas dalam-dalam."Aku sepertinya jatuh cinta pada tuan Xi,apa yang harus aku lakukan? jika aku bisa bersama dengannya, itu akan sangat indah"
CAndice merasa kaget."Astaga! apakah kamu jatuh cinta pada pandangan pertama?"
Yuni mengangguk dengan malu-malu dan mengakui."Ya, pada pandangan pertama padanya, aku sangat terpesona"
Candice Juga percaya dengan kata-kata yuni, lagipula daniel tampan, menawan dan juga sangat berkelas.
"Candice,bantu aku,jika tuan Xi mencarimu, bisakah kamu membawamu pergi bersama? biarkan aku melihatnya" yuni memohon dengan sungguh-sungguh.Ia merasa pria seperti daniel akan sulit di temukan dan tidak boleh melepaskan kesempatan kali ini.
Candice tersenyum dan mengangguk."Baiklah, jika ada kesempatan, aku akan mengajakmu"
"Terima kasih" yuni merasa malu dan pada saat yang sama merasa kaget, ternyata candice mau membantunya lebih dekat dengan daniel.
Hatinya tidak tenang, sebenarnya hari ini bisa menyerahkan dua desain gambar pada laura, namun jika melakukannya akan kehilangan kesempatan bertemu dengan daniel Xi kembali.
__ADS_1