
Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
.........
Saat makan siang laura merasa gelisah dan takut, makanan di atas meja tidak di sentuhnya, ia tidak ada ***** makan memikirkan balas demdam apa yang akan bernett berikan padanya.
Laura berencana sehabis makan siang akan menemui bernett untuk meminta maaf dan memberikan kompensasi padanya.Kalau tidak masa depannya akan hancur di tangannya.
Status laura membuat para resepsionis tidak berani menghentikan saat dia berjalan menuju lift khusus presdir..
Laura baru saja keluar dari lift, langsung dihadang oleh asisten yan.
"Nona huo, apakah ada masalah?"
"Aku ingin bertemu dengan ceo gong"
Tadi orang resepsionis sudah mengabarinya laura datang, bella juga sudah meminta saran bernett.
Ceo gong tidak mau bertemu dengan laura.
"Ceo gong, sedang sibuk"
"Aku hanya ingin mengatakan beberapa kata saja, tidak akan mengganggu dia" laura dengan senyuman.
"Maaf, sekarang ceo gong sedang sibuk, tidak ada waktu bertemu dengan tamu" bella mengatakan dengan sopan, namun tidak akan membiarkannya masuk .
Laura merasa sakit hati ini pasti perintah bernett, sekarang dia tidak mau bertemu dengannya lagi.
"Tolong kamu katakan padanya, aku datang hanya ingin meminta maaf"
"Ceo gong, tidak ingin bertemu orang lain, kalau kamu masih mendesak, aku akan memanggil satpam untuk menyeretmu keluar" bella mengatakan dengan tegas.
Laura dengan sedih terpaksa pergi, jika diusir paksa oleh satpam ini akan memalukan.
Saat sampai di mobil laura, mulai menebak, bernett terkena obat, bukanlah hal yang buruk?
Ini juga membantu dia bersemangat berhubungan dengan candice, dan membuatnya senang.
Mengapa bernett sangat marah?
Laura mulai menghibur diri, mungkin bernett sudah melupakan masalah ini dan melupakan balas dendam, makanya dia tidak mau bertemu dengannya.
Kediaman keluarga lu
Saat sherry habis mandi, ia sedang mencari baju dan teringat foto- foto candice, apakah masih ada tidak? karena sudah lama melupakan foto itu.
Ia membuka laci, hanya ada brangkas perhiasan,sekarang amplop sudah tidak ada.
Ia segera mencari di beberapa laci dan membongkar tumpukan baju dengan panik, tapi tidak menemukannya.
__ADS_1
Sherry dari atas berteriak memanggil pembantu..
"Kalian siapa yang membuka laci lemari ini dan mengambil sebuah amplop?"
"Kami tidak mengambil nyonya"semua pembantu sangat takut sambil menggelengkan kepala.
"Oh, dua hari yang lalu, aku melihat tuan muda pergi kamar anda, anda bisa bertanya dengan tuan muda dulu?"
Expresi raut wajah sherry langsung berubah jelek."Kapan dia masuk ke kamarku?"
"Setelah nyoya pergi untuk bermain mahyong, aku melihat tuan muda pergi dengan memegang amplop"
Wajahnya langsung pucat, putranya berani mencuri foto- foto candice dari dalam lemarinya?
"Kalian keluar" sherry mengusir para pembantu.
Ia menelepon andreas.
"Halo ibu"
"Andreas, apakah kamu mengambil foto candice?"
"Ibu,aku mengambilnya, bisakah kamu melupakan hal ini?"
Sherry dengan marah berkata."Apa maksud kamu untuk melupakan ini,kamu demi candice mencuri foto dariku, apakah candice sudah mengambil roh kamu, hingga membuatmu jatuh cinta?"
"Ibu, aku hanya merasa bersalah dengannya, tidak ada hubungan dengannya lagi"
"Ibu, kamu jangan katakan masalah ini pada debby, aku mohon padamu" andreas memohon pada ibunya.
"Baik, aku tidak memberitahu dia, kamu kembalikan foto itu padaku,foto itu aku simpan masih ada gunanya"
"Ibu, aku ada metting sekarang" andreas langsung mematikan telepon.
Sherry sangat marah teleponnya di matikan, saat menelepon tadi anggie menguping di depan kamar ibunya, ternyata kakaknya mencuri foto dari ibunya,dan ingin memberikan pada ibunya.
Oh tuhan, apakah kakak ipar tahu masalah ini? ia harus mengatakan pada kakak iparnya.
Anggie adalah orang yang berfikir menambah masalah bukanlah hal buruk,ia segera menelepon debby.
"Halo kakak ipar,ada kabar tidak baik, suamimu mencuri foto candice waktu dari tangan ibuku"
"Apa?apa yang ingin dilakukan kakakmu dengan foto itu?" debby terkejut.
"Sepertinya ingin memberikan pada candice"
Debby menjadi sangat marah."Wanita ****** itu, beraninya menggoda kakakmu untuk mencuri foto itu"
"Kakak ipar, kamu harus memegang erat kakakku, kalau tidak akan direbut wanita ****** itu" anggie mengompori debby.
"Candice..." debby menyebut nama ini dengan kebencian di dalam hatinya.
Di mata debby, candice ingin foto dengan menyuruh andreas mencuri, ini adalah selingkuh.Pasti candice ingin membalas dendam dan membuat hubunganku dengan andreas hancur.
__ADS_1
Debby tidak akan membiarkan hal ini terjadi.
Sore hari bernett setelah menjemput bryan dari sekolah mengatarkannya ke istana, bryan sangat ingin bermain dengan fluffy..
Bernett menelepon candice.
"Candice, bryan masih ingin menginap di istana sehari lagi, katanya masih ingin mengajak fluffy bermain"
"Oh, baiklah, biarkan saja bryan di temani kedua orang tuamu"
"Sebentar lagi aku akan menjemputmu makan diluar, kamu siap- siap dulu"
"Baik, aku akan bersiap, hati- hati di jalan"
Candice memberikan perhatian.
Di kementrian luar negeri
Setelah julie cuti selama sembilan hari, walaupun julie melakukan kesalahan, tapi yang membicarakan julie sangatlah sedikit, karena kalau menyinggung julie berarti tidak mau bekerja lagi.
Julie memiliki paman yang berposisi tinggi di kementrian luar negeri, perkataan pamannya juga sangat di dengarkan..
Sekarang julie tidak berani menyinggung bernice secara terang- terangan, ia mendatangi pamannya.Ia mengetuk pintu ruangan.
"Masuk" terdengar suara lelaki dewasa.
Saat julie masuk melihat pamannya sedang duduk melihat dokumen, ia adalah seorang pria berumur limapuluh tahunan, orannnya tegas dan hebat.Namanya teddy zhang
"Julie, tumben datang kesini, ada apa?"
"Paman aku ada sedikit masalah, dan perlu bantuan darimu"
"Oh, ada masalah apa, kamu katakan saja padaku?"
"Misi negara iran, bisakah kamu mengirim bernice sebagai penerjemah" julie mengatakan dengan kebencian.
Teddy terkejut."Apakah mantan asisten kamu dulu?ini adalah negara yang penuh peperangan, dia ada pengalaman tidak?"
"Paman,orang baru seperti dia, bukankah harus dilatih?"
Teddy berpikir sejenak, ia memang bisa memutuskan siapa yan pergi, namun ini pantas dilakukan tidak.
"Paman, aku mohon padamu, misi kali ini mengirim enam penerjemah, kamu pilih dia salah satunya, tidak ada orang yang akan keberatan"julie memohon pada pamannya, ia ingin bernice di tempat rawan perang dan biar tidak bisa bertemu dengan nickson untuk sementara waktu.
"Baik, kali ini aku akan membantumu, tidak ada lain kali, kamu harus bekerja dengan giat dan benar, jangan melakukan kesalahan lagi"
"Baik, aku akan bekerja dengan giat, dan tidak akan mengecewakanmu" julie merasa lega pamannya menyetujui, dalam waktu dekat bernice akan pergi ke negara rawan perang, ia berharap bernice terluka..
Karena masalah ini cukup penting, sorenya sudah mengumumkan daftar nama yang ikut, bernice bertanya pada ketua."Aku juga ikut?"
"Karena departemen penerjemah saat ini kekurangan orang,jadi kamu di tugaskan ikut walaupun masih pegawai baru"
Bernice mengagguk."Oke, aku akan berkemas barang, tiga hari lagi akan siap untuk berangkat"
__ADS_1