Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Memandikannya


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Istana kepresidenan.


Daniel memberikan kamar untuk keira di lantai tiga dengan pencahayaan yang bagus, keira di letakkan di atas kasur dengan lembut.


"Dokter mengatakan kamu tidak boleh bergerak sembarangan selama seminggu, jadi, kamu harus fokus pada penyembuhan lukamu"


Keira memang tidak dapat bergerak banyak kaki dan tangannya retak, masih ada bagain dadanya yang di balut perban, sekarang hanya bisa berbaring di tempat tidur."Baiklah, aku akan berbaring dengan baik, hanya saja, apakah aku boleh mandi, seluruh tubuhku terasa lengket?"


Di rumah sakit suster hanya membasuh tangan, wajah dan kakinya saja, sekarang memakai baju pasien kulitnya merasa gatal.


"Apakah kamu bisa mandi?"


"Emmm! mandi dengan basuhan air, kamu bisa menyuruh pembantumu kemari untuk membasuh badanku"


Daniel tersenyum cerah."Untuk apa menyuruh pembantu kemari? aku saja yang melakukannya"


Keira masih belum percaya di hadapan sang pria, meskipun bentuk badannya bagus, tetapi merasa ada hal yang tidak baik.

__ADS_1


Daniel kembali berkata."Tunggu aku sejenak, aku akan membawa air hangat kemari, lalu akan memandikanmu dengan tanganku sendiri"


"Kamu boleh tidak menyuruh pembantu"


"Tidak boleh, kalau kamu ingin merasa nyaman, maka biarkan aku melakukannya" Daniel berkata dengan sedikit tegas, lagipula pembantu hanya akan mendengarkan perintahnya.


Alis keira mengkerut, namun ia sedang terluka parah dan tidak berani menentangnya.


Daniel ke kamar mandi dan mengisi air hangat ke ember,lalu kembali ke kamar, melipat lengan bajunya ke atas, jendela sudah di tutup dan menghidupkan pemanas ruangan.


Ruangan menjadi sedikit redup dan membuat suasana sedikit romantis.


Daniel dengan terampil membuka kancing baju pasien,lalu membuka bajunya.


Keira merasa sangat malu, wajahnya sudah seperti udang rebus, melihat tatapan daniel yang serius, ia mengerjakan membantu mandi dengan serius dan tidak ada nafsu di matanya.


Sekarang keira tidak mengenakan apa-apa lagi bagian atasnya, bentuk tubuhnya sempurna, dadanya dibalut dengan perban, garis perut hasil latihan juga terlihat mempesona.


Daniel mengambil handuk hangat untuk membasuh tubuhnya, hava panas handuk membuat tubuh keira memerah.


Daniel menyingkirkan rambutnya, lalu membasuh lehernya dan punggungnya dengan perlahan.


Saat daniel mengusapnya sedikit kuat akan terbentuk garis merah di kuritnya.Bibir daniel tersenyum dan hatinya ada gairah seorang pria.


Keira memejamkan matanya membiarkan daniel memandikannya, namun setelah memejamkan mata indera di tubuhnya semakin peka.

__ADS_1


Gerakan daniel tidak ada gerakan melecehkan sedikitpun, setelah membasuh tubuh bagian atasnya, ia mengambilkan baju lengan panjang yang longgar untuk mencegahnya masuk angin.


Keira menelan ludahnya,saat melihat daniel membawa ember ke kamar mandi, sekarang tubuhnya terasa lebih nyaman, namun keira melihat daniel membawa seember lagi air hangat."Masih harus membasuh?"


Daniel tersenyum."Aku tidak suka melakukan pekerjaan yang setengah-setengah"


Keira langsung panik."Tidak.. tidak perlu, aku sekarang sudah merasa nyaman"


Tentu saja daniel tidak akan membiarkan kesempatan ini berlalu, tidak akan membiarkan sang wanita merasa tidak nyaman. Keira hanya bisa menggigit bibirnya,menahan rasa malu sekuat tenaga, membiarkan daniel menyelesaikan pekerjaannya dan keira tidak berani melihat wajah daniel lagi.


Selesai membasuh seluruh tubuhnya, daniel berkeringat di keningnya, ini menambah pesona dan keseksian sang pria.


Keira juga berkeringat di wajahnya sekarang dan hawa tubuh mereka menjadi panas.


Daniel sudah tidak mampu untuk menahan diri lagi, ia mengecup keningnya dengan lembut. lalu berkata."Aku akan kembali ke kamarku sejenak untuk mandi, kamu tidur dulu, aku akan segera kembali"


"Apakah kamu ingin tidur di tempatku?" keira dapat melihat sang pria sudah tidak beristirahat lama, kedua matanya memerah dan pasti sangat mengantuk.


Daniel mengangguk,lalu pergi ke kamarnya untuk mandi, sedangkan keira membuka selimutnya dan memejamkan matanya.


Bagi keira sangat menyenangkan dan membuatnya tenang berada di sisi sang pria.


Dua puluh menit kemudian


Daniel sudah memakai baju tidur dan melihat sang wanita telah tertidur pula, lalu daniel berbaring di sampingnya dengan lembut agar tidak menyentuh lukanya.

__ADS_1


Keira seolah dapat merasakan kehadiran sang pria, perlahan wajahnya menempel pada dada daniel, daniel mencium rambutnya dan ikut kembali tidur.


Sudah berapa lama tidak memiliki perasaan setenang ini, ini sungguh memuaskan.


__ADS_2