Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Kecurigaannya


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Terima kasih


"---"


Keira dengan penuh kegelisahan mengangkat televisi dan di lemparkan ke arah jendela untuk memecahkan kaca dan melompat keluar.


Ia sekarang tidak punya uang dan ponsel dan hanya bisa mengandalkan kecantikannya untuk meminjam ponsel pada orang lain.


Ia menyetop sebuah mobil dan keluarlah seorang pria muda yang tergoda oleh kecantikannya.


"Pria tampan, maukah kamu menemaniku mengobrol?"


Sang pria tersenyum dan antusias."Dimana?"


"Disana" keira menunjuk sebuah gang yang sepi.


Sang pria sangat bahagia,gadis secantik ini mengajaknya ke tempat yang sepi.


Tidak sampai dua menit, keira sudah membawa ponsel dan kunci mobil.Ia segera masuk ke dalam mobil dan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.


Keira berusaha menelepon ponsel daniel, namun ponselnya sedang sibuk,ia terus menelepon daniel dan mengendarai mobil ke arah tempat seminar.


Ternyata daniel menjawab telepon.


"Siapa?"


"Aku Florencia"


Daniel tersenyum."Ada masalah apa?"


"Sekarang kamu dimana?" keira bertanya seakan-akan tidak terjadi apa-apa.


"Aku sedang berada di rumah dan bersiap untuk pergi"


"Kamu mau pergi kemana?"


"Hari ini ada seminar yang sangat penting dan aku harus bergegas kesana"


"Ada barangku yang tertinggal di rumahmu, tunggulah beberapa menit lagi"


"Aku masih ada waktu limabelas menit sebelum pergi"


"Oke, kamu tunggu aku" keira melempar ponsel ke samping dan mengendarai mobil mengebut.


Sekarang keira tidak mempunyai rencana apapun, pasti rekan-rekannya telah menyebar di sepanjang jalan ke tempat seminar.


Di ruang tamu daniel sedang membaca naskah pidatonya dan disaat yang sama menunggu kedatangan florencia.


Dan limabelas menit sudah lewat.

__ADS_1


"Tuan muda Xi, kita sudah harus pergi"


"Berikan aku waktu lima menit lagi"


"Tapi, acara ini sangat penting" kata pengawal


"Lima menit sudah cukup"


Dan akhirnya daniel bangkit setelah lima menit, sekarang tidak bisa menunggu lagi.


Rombongan konvoi mobil sudah menunggu di jalanan,apakah wanita itu berjalan kaki, kenapa sampai sekarang belum terlihat?


Saat konvoi ingin berjalan sebuah mobil menghadang di depannya dan keluarlah sang gadis.


Keenam pengawal daniel mengarahkan senjata ke arah keira.


Keira mengangkat kedua tangannya."Aku ingin bertemu seseorang"


Daniel yang melihat keira menyuruh pengawalnya."Bawa dia kemari"


Keira mendekat ke mobil daniel dengan arahan pengawal, daniel menurunkan kaca mobilnya ,lalu berkata tegas."Tahukah kamu sangat berbahaya menghentikan konvoi mobilku seperti itu?"


Keira menatap lelaki yang sudah seminggu tidak di temuinya,pria ini sangat sulit untuk di gapai dan sebentar lagi akan menjadi presiden.


Daniel tersenyum."Kamu terlambat''


Keira tahu dirinya terlambat, padahal tadi sudah menerebos beberapa lampu merah.


"Kamu... bisakah tidak pergi?"


Keira menghela nafas dan berkata kondisi genting yang bisa terjadi."Bisakah kamu membatalkan seminar ini, ada kelompok orang yang ingin membunuhmu dan kamu sedang dalam bahaya besar"


"Nona, hari ini tuan harus menghadiri seminar yang besar,silahkan anda pergi" pengawal lebih waspada setelah mendengar kata "membunuh"


Seorang pengawal memegang kedua tangan keira ke belakang,keira seperti ingin menangis menatap wajahnya."Aku tidak berbohong padamu, kamu harus percaya padaku, pastikan ambil langkah perlindungan,aku tidak ingin kamu terlibat dalam bahaya"


"Cepat introgasi dia" kata seorang pengawal.


"Lepaskan dia" sebuah kalimat tegas dari daniel.


Setelah itu mobil konvoi mulai melaju, keira di tinggalkan sendirian.Daniel tidak percaya padanya dan tidak akan pernah bertemu dengannya lagi.


Hati keira menjadi dingin, namun sebuah dorongan kuat di tubuhnya dari arah belakang dan melihat orang yang menyerangnya adalah olivia.


Olivia tertawa dingin dan memasukkan keira ke dalam mobil of road.


Keira tercengang melihat orang-orang yang berada di dalam mobil.Semua orang berada di dalam mobil,ia langsung sadar, hari ini bukanlah hari penyerangan...melainkan.hari untuk menguji dirinya.


Kedua tangan keira sudah diikat ke belakang.


"Kak senior, bukankah aku menang taruhan dan aku harus mendapatkan hadiah" kata olivia


Keira hanya bisa menundukkan kepala, ia sudah terbongkar kedoknya.

__ADS_1


"Kamu benar-benar sudah jatuh cinta padanya?"


Kata harri sang sopir


Keira hanya diam tanpa menjawab


"Kak senior, apa perlu harus di tanyakan, sudah jelas dia menyukainya" kata olivia


"Kita kembali" kata harri


Dalam perjalanan keira tidak berkata apapun.


"Kakak senior, kita harus segera memberitahu ayah angkat, dan biarkan ayah angkat menentukan hukuman untuknya"


"Jangan beritahu dulu ayah angkat, kita selesaikan dulu tugas kita lebih penting" kata harri


"Baik, kita akan membunuh duluan daniel"


"Kalian tidak akan pernah bisa membunuhnya" keira berkata keras.


"Tidak ada orang yang tidak bisa kita bunuh di dunia ini" hari langsung menjawabnya.


"Daniel memang tidak akan kami bunuh hari ini, namun kamu sudah membocorkan identitasmu, kamu kira akan lebih mudah untuk mendekatinya" olivia memukul perutnya.


Alasan olivia membenci keira adalah karena menyukai hari, namun hari malah menyukai keira.


Sementara daniel menambah dua kali lipat keamanan saat menghadiri seminar.


Daniel masih memikirkan gadis lemah yang dia bawa pulang, namun gadis itu malah menyebut kata membunuh.


Sebenarnya dia berasal dari mana?dan bagaimana bisa mengetahui identitasnya?


Saat dalam perjalanan tidak ada tanda-tanda orang yang mencurigakan.Daniel masuk ke dalam gedung dengan keamanan berlapis.


Daniel akan berpidato selama dua jam, ia mendapatkan dukungan yang besar dari masyarakat dan pidato ini disiarkan secara global.


Candice sedang menonton televisi untuk melihat sang kakak berpidato dan masyarakat menyambutnya sebagai presiden yang baru.


Dalam ruang pasien, clint sedang menemani sang ayah melihat televisi."Ayah, kamu sekarang bisa tenang,sekarang daniel sudah menggantikanmu dan masyarakat sangat mendukungnya"


Tuan zhang mengangguk, ia selama ini sudah sangat mempercayai keponakannya itu.


Clint tersenyum bahagia, ia ingin ayahnya istirahat dan lebih banyak waktu bersama dengan keluarga.Selama ini ayahnya sangat sibuk dengan pekerjaannya dan hanya bisa meluangkan waktu yang sedikit bersama dengan keluarga.


Selesai berpidato daniel kembali ke istana kepresidenan,sekarang dirinya sudah menjadi orang paling berkuasa di negeri ini.


Daniel tidak merasakan takut akan tekanan yang di hadapi di masa depan,Ia percaya diri, dirinya mampu menjalani tugas ini dengan baik.


Asisten pribadi daniel datang."Tuan xi"


"Aku ingin kamu menyelidiki gadis yang aku tolong waktu itu dan aku ingin lihat sampai detail terkecil"


"Baik, aku segera menyelidiki tentang gadis itu"

__ADS_1


Daniel berpikir, jika gadis itu adalah seorang pembunuh yang sedang melakukan tugas sebagai mata-mata,maka kemampuan aktingnya sangat luarbiasa,karena dirinya tidak sedikitpun merasa curiga dengan gadis itu.


Jika benar gadis itu adalah seorang pembunuh, daniel tidak akan membiarkannya lepas begitu saja.


__ADS_2