Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Bernett menolak memberi bantuan


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Saat berjalan ke arah mobil candice tersenyum


"Ternyata mulutmu manis juga"


Bernett tidak merasa keberatan mengaku."Tentu saja ibumu juga adalah ibuku"


Candice menahan langkahnya, ia menghadap ke arah bernett."Tunggu sebentar"


Ia memegang dada bernett,menjijitkan kakinya mencium bibirnya. Sayangnya tidak mengenakan sepatu hak tinggi hari ini. Ada perbedaan tinggi 20cm candice hanya sampai dagunya.Ia tidak menyerah melompak seperti koala di badannya, akhirnya berhasil mencium bibirnya.


Bernett sendiri sengaja mengerjai candice tidak mau membukukkan badannya.


Setelah berhasil mencium candice sedikit kesal."Kenapa kamu bisa setinggi ini?"


Bernett tersenyum."Bilang saja kamu yang terlalu pendek"


"Sekarang kamu berani menghina aku pendek ya"


"Kamu sendiri tidak bilang ingin menciumku"


Candice mencubit lengannya."Kamu lain kali harus kerjasama, kalau aku mau menciumku"


Bernett tertawa."Baiklah"


Istana gong


Di dalam kamar utama, setelah menyelesaikan Olaharaga bersama candice, bernett memeluk tubuhnya erat.


Dan sang wanita yang kelelahan memejamkan matanya, melihat candice menutup mata, sang ikut tidur dengan perasaan puas dan bahagia.


Dan malam ini ada seorang pria yang tidak bisa tidur ia adalah andreas lu.


Ia masih memikirkan candice dan merasa sangat menyesal.


Seandainya candice mau menandatangani saham, seharusnya tiap bulan akan menghadiri rapat para pemilik saham.Mungkin saja dengan kehadiran candice yang merupakan anggota kerajaan akan membantu lu corp mendapatkan proyek-proyek besar di masa depan.Ini juga kesempatan bagus untuk mendekati candice kembali.


Kota x


Kota ini tidak mengenal siang dan malam, di tempat perjudian masih ramai sepanjang waktu. Karyawan sudah berganti setiap berapa jam sekali.

__ADS_1


Subuh jam empat chip di tangan melvin sudah hampir habis,ia semakin gelisah dan panik, semua kekayaan miliknya sudah hilang dalam sekejab mata.


Saat uang di tangan sudah habis, melvin terduduk lemas."Tuan gong, jika kamu membutuhkan tumpangan ke hotel, pihak kasino akan mengaturnya" kata manager.


"Kasino macam ini, apakah kalian menjebak aku? pasti ada yang bermain kotor disini" melvin sudah kehilangan kesadaran.Ia menunjuk salah satu pemenang."Kamu pasti bermain curang?"


Pemenang merasa kesal."Jika kamu tidak berkompeten,jangan bermain disini, kenapa masih teriak-teriak disini, aku bisa membuatmu sengsara"


"Kalian tidak tahu siapa aku?" melvin memamerkan identitasnya."Bernett gong adalah kakak sepupuku, aku adalah tuan muda dari keluarga gong,siapa yang berani memandang aku sebelah mata?"


Orang yang berada di tempat judi terkejut, ternyata disini ada anggota keluarga gong.


Tapi, ada seseorang yang tahu lebih banyak.


"Tuan muda gong, setahuku sekarang Gong's corp berada di tangan bernett gong sepenuhnya, apa yang perlu kamu banggakan? uang gong's corp juga bukan milikmu"


Melvin merasa terkejut,gaya bangga dan sombong di depan orang-orang,sekarang terlihat cupu dan tidak berguna.


"Kalian...kalian tunggu saja,aku melvin gong akan bangkit suatu hari nanti" saat melvin keadaan marah menabrak tamu kasino dan langsung memukulnya tanpa henti.


Penjaga keamanan segera menangkap melvin dan membawanya ke ruang penahanan dan selanjutnya di bawa ke kantor polisi terdekat.


Dia dalam sel penjara melvin sangat suram.


Ia memeluk lututnya merasa sedih, takut,ia takut untuk pulang, pasti ayahnya akan memukulnya dan memarahinya,sekarang sudah tidak punya apa-apa lagi dan tidak bisa menyombongkan diri.


Setelah berpikir semalaman melvin memutuskan untuk menyerahkan masalah ini pada bernett.


Pagi hari


Bernett masih memeluk tubuh candice, ponselnya tiba-tiba berdering,ia langsung menjawabnya takut membangunkan wanita di sampingnya.


Bernett bangun dan berjalan ke arah balkon.


"Halo"


"Abang,ini aku melvin" suara melvin terdengar serak.


Bernett selama ini bersikap ramah terhadap melvin."Melvin,ada apa?"


"Abang, bisakah kamu datang menyelamatkan aku?aku dalam masalah"


"Apa yang terjadi?"


"Aku membuat sedikit keributan di tempat kasino,sekarang aku di kurung di kantor polisi, bisakah kamu datang menyelamatkanku?"


"Untuk apa kamu pergi ke tempat kasino?" bernett memiliki firasat buruk.

__ADS_1


"Aku... aku awalnya ingin mencoba keberuntungan dengan berjudi, tetapi aku tidak menyangka,bahwa aku kehilangan akal, aku menggadaikan perusahaan di tempat kasino, kak, tolong selamatkan aku" melvin berkata dengan banyak alasan.


Bernett menjadi suram."Kamu telah menggadaikan perusahaanmu?"


"Kak, aku salah, aku menyesal,tetapi aku tidak punya apa-apa sekarang dan aku sudah selesai.


Jika ayahku tahu pasti akan membunuhku, Kak, bisakah kamu menyelamatkanku?"


"Kamu ingin aku berbuat apa untuk menolongmu?" bernett masih menahan emosi di dalam hatinya.


"Aku ingin kamu membantu menebus perusahaanku, aku tidak ada permintaan apa-apa lagi"


Bernett berpikir sejenak."Nilai perusahaanmu tidaklah sedikit, berapa banyak uang kamu menggadaikan perusahaanmu di tempat kasino?"


"Aku menggadaikan perusahaan sebesar hampir satu triliun! aku kehilangan akal saat itu, kak,tolonglah aku,aku mohon"


"Masalah ini kamu harus memberitahukan pada ayahmu" Ia tidak ingin memberikan uang yang jumlahnya tidak sedikit begitu saja.


"Tidak, tidak boleh memberitahu ayahku" melvin sejak dari kecil dikontrol dan didik oleh ayahnya secara keras.


"Kecuali kamu memberitahu ayahmu, aku tidak akan membantumu menyelesaikan masalah ini" bernett berkata dingin.


"Bernett.. kamu.. apakah kamu masih menganggapku sebagai saudaramu?"


"Justru aku merasa kamu adalah saudaraku, aku tidak ingin kamu membuat kesalahan dan menutupi kesalahanmu itu"


"Apa yang salah denganku? aku hanya ingin memenangkan sedikit uang.Apa yang salah? kesalahannya adalah kamu menghasut kakek dan memberikan semua perusahaan padamu" melvin sudah hampir gila.


"Jika kamu masih ingin aku membantumu, berfikirlah secara rasional, kamu salah, kamu tidak perlu membuat banyak alasan."bernett langsung mematikan teleponnya.


Di kantor polisi melvin hampir gila, ia mengira bernett akan membantunya,dan tidak menyangka bernett malah menyalahkannya.


"Bernett gong, kamu akan menyesalinya" melvin mengepalkan tangannya, di dalam hatinya semakin membencinya.


Ia segera menelepon seorang teman untuk membantunya keluar dari penjara..


Tadi candice mendengar bernett menjawab telepon dengan nada tidak senang."Siapa yang meneleponmu?"


"Telepon dari sepupuku, melvin"


"Untuk apa dia meneleponmu?" candice juga tahu hubungan bernett tidak terlalu baik dengannya.


"Dia kehilangan semua uang di kasino, dia ingin aku menyelamatkannya dan membantu menebuas perusahaan yang di gadai di tempat perjudian."


"Apa? dia bahkan menggadaikan perusahaannya?"


"Dia telah kehilangan kekayaan dan masih masuk ke dalam penjara, ini membuatku sangat kecewa padanya"

__ADS_1


__ADS_2