Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Dia kembali lagi


__ADS_3

Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Terima kasih


"---"


Lina yang berada di sampingnya merasa terkejut, ternyata veren pernah bertemu dengan pria tampan ini sebelumnya.


Harry melihat pengurus rumah."Apakah dia sudah menandatangani kontrak?"


"Sudah di tandatangani"


"Sudah tangan kontrak, mulai sekarang kamu adalah orangku"


Veren hampir marah mendengar kalimatnya, apa maksud perkataan dari lelaki ini?


Cindy terbangun karena mimpi buruk, dalam mimpinya veren datang ke villa dan mencabik wajahnya di depan harry.Saat terbangun cindy menghela nafasnya.


Ia tidak sabar untuk bertemu dengan harry, saat membuka pintu kamarnya melihat pintu kamar harry telah terbuka,Apakah dia sudah pergi dari kamarnya?


Saat cindy berjalan ke lantai bawah mendengar suara wanita yang keras."Tenang saja, aku datang kesini hanya untuk bekerja dan akan melakukan yang terbaik"


Jantung cindy hampir loncat keluar, ia melihat dua gadis di ruang tamu dan salah satunya adalah veren dan berusaha untuk bersembunyi.


Astaga! kenapa veren bisa berada disini?


Semalam harry memberitahunya akan mencari dua pelayan wanita untuk melayaninya, tetapi, tidak menyangka salah satunya adalah veren.


Cindy yang ketakutan kembali ke kamarnya.


Harry melihat ke arah lina."Nona,pekerjaanmu telah dibatalkan, aku hanya membutuhkan satu pelayan saja"


Meskipun lina merasa iri, namun pria di hadapannya bukanlah orang baik,lalu berkata pada veren."Veren, aku pergi dulu, lakukan yang terbaik"


Veren juga tercengang,apakah pria brengsek ini ingin membuatnya kelelahan?


"Sekarang pekerjaan di villa ini adalah tugasmu seorang,kamu bisa mendapatkan gaji dua kali lipat"


"Aku tidak bisa melakukannya" veren menatap tajam ke arahnya .


"Jika tidak ingin bekerja, kamu bisa mengganti rugi uangku"


Di kontrak kerja veren telah melihatnya,ia harus mengganti uang 10 kali lipat,bagaimana ia bisa menggantinya.Ia mengepalkan tangan dengan kuat."Baiklah, aku akan bekerja"


"Sekarang masaklah,pergi ke dapur untukku dan tunanganku" harry berkata dengan tegas.


Cindy menuju ke dapur dengan langkah berat.


Sementara cindy mendengar langkah kaki mendekat ke kamarnya.Setelah mengetuk pintu harry membuka pintunya."Sebentar lagi, sarapan sudah siap"

__ADS_1


"Aku baru saja mendengar suara wanita di lantai bawah, apakah temanmu datang kemari?" cindy berpura-pura bingung.


"Tidak, itu adalah pelayan yang baru dan akan melayanimu selanjutnya"


Cindy segera menggelengkan kepala dan merasa takut di dalam hatinya."Tidak, aku tidak membutuhkan pembantu, aku tidak terbiasa dengan orang asing, harry bisakah kamu membiarkannya pergi?"


"Kita akan tinggal disini selama satu bulan dan akan lebih nyaman untukmu mempunyai seorang pelayan"


"Aku dari kecil tinggal di keluarga miskin, aku tidak membutuhkan seseorang untuk membantuku,jika kamu tidak membiarkannya pergi, aku yang akan pergi"


"Baiklah, aku akan membiarkannya pergi" harry sudah berjanji untuk menjaga perasaannya.


Harry langsung turun ke bawah menghampiri veren yang sudah selesai memasak."Kamu tidak harus bekerja disini lagi, aku tidak membutuhkanmu"


Veren langsung marah saat mendengarnya.


"Apa maksudmu, apakah kamu ingin bermain denganku? kamu tahu aku membutuhkan uang, saat aku datang kesini"


"Apa yang kamu inginkan?" harry menyipitkan matanya.


"Yah! aku bisa saja pergi,tapi bayar aku gaji sehari penuh,kalau tidak aku tidak akan pergi" veren merasa marah, pria di depannya sengaja mempermainkannya.


"Kamu hanya bekerja tidak lebih dari tiga jam, apakah aku harus membayar gaji sehari penuh?"


"Ini termasuk kompensasiku, aku telah datang kemari untung membuang waktuku"


Di lantai dua cindy mendengarkan pertengkaran harry dan veren, ini merupakan hal bagus.


Harry mendengus."Baiklah, kamu terlihat begitu rakus, aku akan memberikan uang padamu, lagipula aku tidak kekurangan uang"


Harry mengambil uang dari dompetnya dan tidak menghitungnya,ia memberikan setumpuk. uang."Ambillah,aku merasa kasihan melihat karyawan sepertimu"


"Lupakan saja, aku tidak menginginkan uangmu lagi" setelah itu veren berjalan keluar.


Pengurus rumah menghampiri harry."Tuan, mengapa anda tidak bisa berdamai dengan gadis kecil itu?"


Benar! saat ini harry ingin melupakan gadis itu dan tidak ingin bertemu dengannya.


Cindy tersenyum bahagia melihat cindy telah keluar dari rumah.Ia pura-pura bertanya."Apa yang terjadi?


"Tidak terjadi apa-apa"


"Apakah pelayan itu telah pergi?"


"Dia telah pergi, aku berjanji tidak akan mencarikan pelayan untukmu lagi"


"Maaf, apakah aku terlalu bandel? aku benar-benar tidak membutuhkan seorang pelayan" cindy pura-pura tidak berdaya.


"Jangan menyalahkan diri sendiri,aku menghargai pilihanmu"


Veren yang baru keluar dari rumah teringat wajah harry yang kejam.

__ADS_1


Sial! Ia teringat tasnya tertinggal di dalam vila, di dalamnya ada beberapa dokumen penting, sertifikat kelulusan dan kartu identitas.Ini merupakan hal yang sangat penting.


Veren dengan langkah berat kembali ke villa, ia buru-buru masuk ke dalam villa.


Di ruang tamu cindy dan harry sedang sarapan bersama.Cindy mulai menikmati kehidupan orang kaya, sarapan pagi saja bisa menghabiskan jutaan rupiah.


Ketika veren melangkah masuk bertemu dengan pengurus rumah, ia menunjuk tas yang tertinggal,pengurus rumah hanya mengangguk.


Pada saat ini ada suara tawa di ruang tamu, cindy tertawa keras mendengar candaan harry.


Tawa ini menghentikan langkah kaki veren, ia mendengar tawa dari sahabatnya cindy dan ini tidak mungkin salah.


Itu adalah sahabatnya, mungkinkah harus memberitahu siapa pria bajingan ini padanya?


Mungkin tadi cindy sedang di lantai atas,saat dirinya bertengkar dengan harry dan tidak mengetahuinya.Namun veren adalah orang baik hati.


Ia membawa tasnya dan berjalan ke arah restoran kecil di samping ruang tamu.


Cindy menjatuhkan garpu saat melihat siapa gadis yang berjalan mendekat.


Veren juga terkejut dengan keberadaan sahabatnya disini,ia merasa bersamangat.


"Cindy li, benarkah itu kamu?"


Begitu cindy mendengarkan wajahnya langsung pucat dan panik, ia bangkit dan memegang tangannya dan bertanya dengan gugup."Apa yang kamu lakukan disini?"


"Aku barusan datang kesini, hanya saja kamu tidak melihat kedatanganku" veren kembali berkata."Apa yang kamu lakukan disini?"


Hati cindy menjadi takut dan hancur, apakah keberadaannya akan membongkar kebohongannya?


Harry melihat mereka berdua."Apakah kalian saling mengenal?"


Veren menatap harry dengan marah."Cindy li, ayo pergi, kamu tidak boleh berada disini"


Harry sedikit terkejut, mengapa gadis menyebalkan itu memanggil veren dengan nama cindy li?


Cindy kembali ke dekat harry dan berbisik padanya."Dia adalah temanku,apakah aku bisa berbicara dengan temanku?"


Harry mengangguk, ia masih melihat wajah acuh tak acuh veren yang asli.


Cindy segera menarik tangan veren ke taman bunga dan berkata dengan suara berat."Veren, ini bukanlah tempatmu, cepatlah kembali"


"Apakah pria itu adalah pacarmu?" veren masih merasa penasaran.


Cindy mengangguk dan mengakui dengan senang."Ya,kami berdua bertemu di bar, kita berdua saling menyukai dan sudah bersama"


"Cindy, tinggalkan pria itu, dia bukanlah pria yang baik,jika kamu hidup bersama dengannya, ini bukanlah hal yang baik"


"Kamu sudah salahpaham padanya, dia bukan orang jahat, dia sangat menyanyangiku, lagipula dia memperlakukanku dengan baik, veren, kamu kembalilah, aku akan mengunjungimu saat mempunyai waktu, oke"


Sekarang cindy sangat cemas dan berharap veren segera pergi dari villa ini."Mengapa kamu kembali lagi?"

__ADS_1


__ADS_2