
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Lamaran clint di terima, memang caranya tidak terlalu romantis,tapi bagi vivi, ini adalah hadiah terbaik untuknya
Pukul setengah tujuh mereka bergandengan tangan keluar dari hotel, mobil telah menunggu di bawah.Clint membukakan pintu untuk vivi dan berputar untuk masuk ke dalam mobil, mereka duduk di belakang, jari-jari mereka saling bertautan dengan erat.
di
Perjamuan makan malam keluarga kerajaan cukup luar biasa, penjagaannya sangat ketat, setelah menyerahkan kartu undangan mereka bergandengan tangan masuk ke ruang perjamuan.
Saat ini, sudah banyak tamu yang datang, suasananya sangat meriah, karena pekerjaannya, vivi sudah sering bertemu dengan pejabat tinggi yang hadir disini, semua kagum dengan keahlian diplomasi vivi dan kecantikannya.
Begitu ia masuk para pria langsung melihat ke arahnya, membuat clint yang berada di sampingnya merasa tertekan, mungkin karena sekarang vivi telah menjadi kekasihnya, sekarang melihat para pria menatap vivi, dirinya merasa tidak senang.
"Apakah anda nona chu?" kata seorang pemuda tampan anggota parlemen negara X.
Vivi juga mengerti maksud pria depannya.
"Ini adalah kekasihku" vivi memperkenalkan clint dan memeluk mesra lengannya.
Banyak orang menatap clint dengan expresi cemburu, mereka merasa clint terlalu beruntung.
Clint juga bertemu dengan mentornya disini, sang profesor segera memeluk tubuh clint dan memuji keberanian dan kecerdasan clint.
Park menunjuk vivi yang sedang mengobrol dengan tuan presiden."Kudengar dia adalah kekasihmu, sungguh wanita yang luar biasa"
"Benar, dia bernama vivi chu, mungkin setelah kembali ke dalam negeri, kita akan segera menikah" clint tersenyum.
"Aku masih banyak pekerjaan,kalau tidak aku pasti akan datang ke pesta pernikahanmu"
"Profesor, saat kita bertemu lagi, aku akan mengundangmu makan malam"
"Baiklah"
Pukul delapan malam adalah acara pesta dansa dimulai.
Clint merangkul vivi dan mengajaknya berdansa,clint terlahir dari keluarga kaya dan terhormat, maka ia sangat memahami etika.
Mereka berdua berdansa dengan serasi.
Setelah menari beberapa lagu, clint menemani vivi untuk berpamitan dengan tuan presiden.
Setelah keluar acara perjamuan, mereka berdua memutuskan jalan-jalan ke mall di dekat konsulat.
Clint juga ingin membeli sesuatu untuknya.
Vivi berdiri di sampingnya tersenyum malu, ternyata clint membeli untuk mencegah kehamilan.
Saat sampai di hotel clint menggandeng tangannya sampai masuk ke dalam kamar vivi.
Begitu masuk ke dalam kamar, clint langsung menekan vivi ke dinding.Ia sudah tidak sabar untuk mendapatkannya.
__ADS_1
Vivi menghela nafas panjang,lalu memeluk lehernya, mereka saling berciuman dengan ganas.
Sebuah perasaan yang telah lama di pendam, akhirnya mengalir keluar secara perlahan.
Mereka saling bercumbu hingga dini hari, wajah vivi tampak lelah meringkuk di pelukan clint, wajahnya penuh rasa puas.
Clint terlalu bersemangat hingga membuat sang wanita hampir pingsan, saat melihatnya kelelahan clint hanya menyelesaikan ronde terakhir dan tidak menambah lagi.
Dua hari kemudian vivi dan clint pulang ke dalam negeri menaiki pesawat,mereka telah berada disini sebulan lebih, dan telah mengalami banyak hal, tapi ,akhirnya berakhir dengan kepuasan dan kegembiraan.
Tugas pertama vivi berjalan lancar, ini berkat bantuan dari clint.
Jika clint tidak datang dan meneliti obat, sepertinya pekerjaan ini tidak akan mudah untuk di selesaikan.
Tapi clint melakukan ini dengan senang hati dan semua ini untuk membantu vivi.
Di pesawat vivi bersandar di bahunya, mereka saling berpelukan untuk saling menghangatkan.
Pesawat mendarat pukul 10 pagi di bandara kota A,clint dan semua orang segera turun.
Tiba-tiba melihat iring-iringan mobil yang megah dan mewah, setelah mobil berhenti, seorang bodygard membukakan pintu. Sosok daniel yang berwibawa keluar dari mobil. Dengan langkah lebar menghampiri vivi dan clint.
Saat melihat mereka berdua bergandengan tangan,daniel tersenyum.
"Selamat untuk kalian berdua" thomas yang berada di sebelahnya sudah mengerti.
"Terima kasih" vivi tersenyum.
Daniel menepuk pundak clint." Baguslah, kalian berdua pulang dengan selamat"
"Iya" clint tersenyum, memang kejadian itu sangat berharga di dalam hidupnya.Ada saat menegangkan dan ada saatnya bahagia.
Expresi daniel menjadi lembut." Dia sekarang berada di istana kepresidenan dan tidak boleh terlalu kelelahan"
"Baiklah, aku besok akan menemuinya" vivi sangat merindukan adiknya.
"Besok kita makan bersama di istana presiden, aku mengundang keluarga chu untuk datang" daniel makan bersama keluarganya.
Vivi bergegas pulang untuk bertemu ayah dan ibunya,ia juga menyuruh clint untuk segera pulang.Karena pasti ayahnya sangat mengkhawatirkannya, sebaiknya segera pulang untuk menghiburnya.
Mereka berdua berpisah, clint pulang ke rumahnya sendiri, melihat kepulangan anaknya dengan selamat, tuan zhan, tidak berbicara banyak."Kudengar kamu menyelesaikan tugas dengan baik di negara X, bagus sekali"
Clint tersenyum."Ayah, tenanglah, aku sebagai anakmu tidak akan membuatmu malu"
Ayah zhan menepuk-nepuk pundak anaknya.
"Anakku, jangan kira aku tidak mengetahui, apa yang kamu alami, tidakkah kamu berpikir jantungku tidak bisa menerimanya?"
"Ayah, apakah kamu belum pernah mengalami kejadian seperti itu?"
"Tapi, aku hanya mempunyai seorang putra dan kamu belum mempunyai seorang kekasih, kau belum memberikan keturunan untuk keluarga zhan"
"Siapa bilang aku belum mempunyai kekasih?" saat ini akhirnya clint bisa membalas kata-kata ayahnya.
Tuan zhan, merasa sedikit terkejut."Jadi, apakah kamu sudah mempunyai pacar?"
"Tentu saja dan ayah pernah bertemu dengannya"
__ADS_1
"Aku pernah bertemu dengannya?"
"Bertemu di rumah bibi saat itu"
Tuan zhan segera mengingat-ingat dengan seksama dan teringat dengan gadis cantik itu.
"Apakah putri tertua keluarga chu?" Hati tuan zhan sangat gembira,ia tidak menyangka, anaknya bisa mendapatkan kekasih yang luar biasa.
"Benar, namanya vivi chu, aku sudah melamarnya, dan dia bersedia"
Ayah zhan mengangguk puas."Baiklah, kamu sudah mempunyai masa depan yang cerah, kemampuanmu hebat dan sekarang sudah menemukan menantu yang hebat"
"Ayah, kamu telah meremehkan kemampuan anakmu" clint menggerutu.
Saat ini vivi sudah sampai di kediaman chu, semua orang sudah berkumpul untuk menyambutnya, ia merasa sangat terharu, walaupun keluarga chu sangat besar, syukur tidak perselisihan antara anggota keluarga dan semua orang sangat dekat.
"Vivi, pekerjaanmu memang bagu, tapi aspek kehidupan lain juga harus di pikirkan" bibi kedua mulai berbicara tentang pernikahan.
"Benar, vivi memang luarbiasa, aku tidak tahu pria mana yang lanyak mendapatkannya"
"Siapapun boleh, asalkan mereka saling mencintai" yohanna langsung berkata, ia takut putrinya memasang target terlalu tinggi.
Dulu, kalau keluarga chu mendesak tentang pernikahan vivi selalu merasa pening, tapi kali ini tidak.
Ia tersenyum."Ibu, bibi, kalian jangan khawatir, aku telah mempunyai seorang kekasih"
"Apa?" yohanna merasa terkejut dan gembira.
"Siapa kekasihmu, cepat katakan padaku?"
"Kalian semua sudah pernah bertemu dengannya"
"Kami sudah bertemu dengannya?"
Vivi tersenyum dan membiarkan mereka menebaknya, tapi setelah beberapa tebakan belum ada yang benar.
Yohanna tidak sabar dan mendesak anaknya.
"Vivi, kamu jangan mempermainkan kami, cepat katakan"
"Clint zhan" kata vivi tersenyum.
"Oh my god, dokter yang tampan itu?"
"Dia juga putra mantan presiden sebelumnya dan adik sepupu dari presiden yang sekarang
, berarti kamu dan adikmu sudah menjadi keluarga besar?"
Yohanna sangat lega dan merasa sangat puas.
"Aku sudah bilang kalian memang berjodoh! menurutku anak itu sangat baik, hanya saja dia dua tahun lebih muda darimu"
"Dia tidak masalah bu" vivi segera menjelaskan.
"Baguslah kalau begitu,kali ini kamu tidak mungkin enggan padanya, mungkin dia yang enggan denganmu"
Semua orang tertawa mendengar perkataan bibi kedua...
__ADS_1
Vivi sedikit kesal, lalu berkata."Tentu saja kami berdua saling membutuhkan dan saling mencintai"