Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Kebenaran


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Tidak terfikirkan oleh gita chen,gadis yang begitu polos dan manis,pada saat ini, tidak memberikan belas kasihan padanya.Lalu berkata."Ini.... "


"Selain aku yang di bohongi, masih ada suami debby dan keluarga lu,aku ingin kamu di depan banyak orang mengakui kehamilan palsu debby dan jelaskan transaksi ini dengan jelas"


Bernett melirik jam tangannya, lalu berkata pada candice. "Ini baru jam lima, aku yakin debby masih di rumah sakit,sebaiknya kita kesana sekarang"


Gita menarik nafas dalam-dalam."Betul, saat ini debby masih di rumah sakit, tapi... " ia masih memperdulikan gengsi dan reputasinya.


"Dr chen, kamu pikirkan baik-baik,Kamu ingin kehilangan pekerjaanmu dan di penjara, atau mengakui sendiri kepada semua orang, walaupun kamu kehilangan pekerjaanmu, namun aku tidak akan menuntutmu"


"Baiklah, aku akan mengakui di depan semua orang" gita mengangguk, ia lebih takut di penjara daripada kehilangan pekerjaan.


Bernett berdiri dan menggandeng tangan candice berjalan duluan,gita yang melihat di belakangnya, hatinya bergumam, ternyata wanita yang ingin di celakai debby adalah wanita milik bernett gong.


Berani sekali dia!


Di rumah sakit


Sejak mengetahui debby keguguran, andreas sama sekali tidak memegang pekerjaannya,Ia menemani sang wanita di rumah sakit, di dalam hatinya debby adalag wanita paling kasihan, dia harus menderita keguguran dan kehilangan anak.


Seberapa besar rasa sakit itu? sekarang andreas sudah benci setengah mati kepada candice.


Sherry sangat sedih, saat ini sedang di ruangan inap yang lain dan sedang dirawat oleh anggie.


"Suamiku, kamu sangat baik padaku"


"Kamu adalah istriku, aku tidak baik padamu, siapa yang harus aku perlakukan dengan baik?"


Debby mengela nafas."Tapi, kenapa masih ada foto candice dompetmu?"


Andreas mengepalkan tangannya."Mulai dari sekarang, candice hanyalah pembunuh anak kita, seumur hidup aku tidak akan memaafkannya"


"Iya" debby berakting menangis lagi.


Di depan pintu rumah sakit cabang, tiga mobil mewah parkir,dari salah satu mobil keluar pasangan yang cantik dan tampan.


Gita keluar dari mobil lainnya dengan sedikit gemetaran."Silahkan ikuti aku, ruang rawat debby berada di lantai atas"


Pasangan kekasih saling memegang tangan mengikuti di belakang gita,mereka masuk bersama ke dalam lift, gita menekan tombol no 6.

__ADS_1


Gita saat ini sangat panik dan belum mengetahui hasil akhir akan seperti apa.


Mungkin ini akhir dirinya menjadi dokter.


Sherry mengajak anggie untuk menengok kondisi debby,meskipun debby sekarang keguguran, namun di masa depan akan melahirkan cucu keluarga lu, makanya harus di rawat dengan baik.


"Ma, kamu kenapa keras kepala, bukankah seharusnya kamu beristirahat" kata anggie.


Sherry mengela nafas."Kakak iparmu sedang merawat tubuhnya, aku harus melihat kondisinya"


Anggie terpaksa menuntun sherry ke ruangan debby.


Mereka berdua baru masuk.Debby berkata.


"Ma,anggie,kalian berdua beristirahat saja, aku baik-baik saja"


"Aku merasa khawatir, makanya datang melihatmu" selesai berkata sherry duduk di tepi ranjang dan menangis."Kasihan cucuku yang belum lahir, aku berfikir itu adalah bayi laki-laki"


Dan saat ini,terdengar ketukan pintu,dan pintu langsung terbuka.


Melihat wajah gita yang suram, debby menjadi gugup dan memanggilnya."Dr. chen, kamu sudah datang"


Debby mengira gita datang kesini untuk melakukan pemeriksaan, sehingga dengan cepat mengedipkan mata dengannya,namun ketika dr.chen berjalan masuk, di belakangnya ada dua orang yang mengikuti.


Candice cheng dan bernett gong.


Andreas menatap tajam candice."Apakah,kamu kesini untuk meminta maaf? kami tidak akan menerimanya"


Anggie menatap candice."Permintaan maaf? Dia sungguh kejam,dia sudah membunuh anak debby"


"Candice cheng, kamu masih berani datang?" debby juga mengira dia datang karena merasa bersalah,sehingga debby memasang wajah marah padanya.


Sherry ingin menampar candice, namu karena adanya bernett, ia hanys berani mengutuknya.


"Dasar ******, kamu berani-beraninya membunuh cucu keluarga lu,kamu tidak akan mati dengan tenang"


Gita sangat ketakutan melihat keluarga ini mengutuk candice.


Candice tersenyum sinis,ia memandang wajah-wajah kemarahan keluarga lu, lalu berkata kepada debby."Debby, maaf telah merepotkanmu"


Debby mengepalkan tangannya sampai memutih."Candice, kamu masih berani berbicara tidak masuk akal disini,apakah kamu tidak takut mati tertabrak mobil?"


"Kalau begitu,mari kita lihat, siapa yang akan mati tertabrak mobil,aku atau kamu?" candice menantang balik.


"Candice cheng, keluar dari sini, aku tidak mengizinkanmu mendekati istriku" andreas emosi dan sangat membenci candice.


Candice mencibir."Andreas, Sepertinya kamu benar-benar menginginkan anak! Tapi sayangnya, kamu tidak di berkati"

__ADS_1


Sherry ini mendengar kata-kata barusan, berteriak marah."Dasar pelacur, apa yang kamu bicarakan?"


"Siapa yang kamu sebut pelacur?"


"Tentu saja kamu, dasar wanita sialan"


Candice mencibir."Jika sebutan pelacur untukku,kamu adalah pelacut tua"


"Candice, sudah cukup" andreas sudah kesal.


Bernett hanya diam saja dan berjaga-jaga, bila ada yang ingin menyakiti candice akan dia robohkan.


Candice melirik gita."Dr.chen bukankah kamu kesini untuk mengatakan sesuatu?"


Debby menjadi panik."Dr. chen, apa yang ingin kamu katakan?"


"Aku rasa penghargaan artis terbaik di tahun ini, harusnya akan menjadi milikmu debby shen" candice mengejeknya.


"Apa yang kamu bicarakan?" debby menghela nafas.


"Aku hanya ingin bertanya, apakah anakmu benar-benar berada di perutmu?"


Debby bertanya tanpa rasa takut."Jika anakku tidak berada di dalam perutku, mau dimana lagi?"


"Apakah kamu yakin ada anak di dalam perutmu?,atau aku akan mengatakan yang sebenarnya" candice bertanya lagi.


Debby sudah gemetaran."Candice, apa yang ingin kamu bicarakan?"


"Apa yang ingin aku katakan adalah hal yang paling kamu takuti"


Gita akhirnya ikut bicara."Nyonya lu, maafkan aku,aku tidak bisa menyimpan rahasia ini untukmu"


"Dr. chen, apa yang kamu katakan, aku adalah pasienmu dan seharusnya kamu lindungi" debby memberi peringatan dengan tegas.


Andreas memandang debby."Debby, ada apa? apakah ada yang kamu sembunyikan dariku?"


Candice melirik gita."Dr. chen, Keluarga lu berada disini,kamu langsung saja bicara,dan kamu berbicaralah dengan jujur, tidak perlu merasa takut"


"Jangan katakan" debby berteriak keras.


Debby sudah diambang kehancuran,dia sedikit memohon pada gita chen."Jangan berbicara!


Kita sudah sepakat, dr. chen"


Candice tersenyum dingin."Debby,kamu harus membanyar mahal atas tindakanmu, ketika waktu itu melakukan ini, kamu seharusnya memimikirkan akibatnya"


"Candice cheng, tutup mulutmu,kamu sekali tidak mengerti apa-apa,aku terpaksa melakukan ini juga karena kamu" debby merasa sakit hati.

__ADS_1


__ADS_2