
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Pagi hari
Matahari telah menyinari bumi, keluarga gong telah sampai di kediaman Ye sejak pukul 7 pagi, candice meminta bryan untuk membawa dua gadis kecil keluar kamar agar bisa berbicara dengan bernice dengan tenang.
Penata rias sedang menatu rambut bernice agar tampak elegan, candice menemaninya dan mengajaknya mengobrol.
Di luar ruangan terdengar tawa anak-anak.
"Kakak ipar, apa kamu memiliki rencana ke depannya? apakah hanya menemani anak-anak tumbuh dewasa?" bernice merasa penasaran.
"Ada! saat beatrix sudah memasuki sekolah, aku memiliki banyak waktu luang, aku akan memulai melukis desain kembali"
"Mungkin, aku akan membawa kedua anakku ke pangkalan untuk menemani nickson, disaat bersamaan dia akan membantu merawatnya" bernice tersenyum.
Candice mengangguk."Benar, anak tidak boleh terpisah dengan ayahnya,jika tiba musim liburan, kita harus pergi berlibur bersama"
"Ya" bernice setuju, lagipula akan menyenangkan menghabiskan waktu bersama dengan keluarga dan anak-anaknya.
Istana kepresidenan
Daniel juga akan menghadiri pernikahan nickson, thomas juga akan pergi untuk menemaninya, karena waktu terlalu awal daniel pergi ke lantai tiga.
Keira sedang duduk di kursi roda sambil membaca buku.Namun daniel langsung menutup bukunya dan menatapnya dengan serius.
Keira memang sejak kecil tidak pernah di tatap serius oleh seseorang, ia yang panik dan malu menutupi wajahnya dengan satu tangannya.
Daniel mengambil tangan kirinya dan menciumnya penuh perasaan.
__ADS_1
"Bukankah kamu hari ini akan menghadiri acara pernikahan?kenapa masih belum pergi?"
"Tidak terburu-buru,ini terlalu awal" daniel tertawa,lalu memandang wajah imutnya,Ia sudah tergila-gila dengan iblis kecil di hadapannya.
Keira juga tidak menghindari ciumannya, ia malah memajukan wajahnya menyambut. Sebuah ciuman membuat nafas kedua orang tidak teratur, keira menatapnya dengan perasaan rindu.
"Setelah cideraku sembuh, aku akan memberikannya padamu"
"Maka cepatlah kamu sembuh dan kita bicarakan lagi"
"Apakah kamu menginginkanku?"
"Ingin" daniel berkata pelan.
Keira menghela nafas panjang."Aku merasa iri dengan orang yang sudah menikah"
Hati daniel menegang dan memegang tangannya cukup erat."Suatu hari nanti, kamu akan menjadi pengantin wanitaku, aku ingin kamu menggunakan gaun pengantin dan dengan restu semua orang, kita berdua menikah"
Mata keira merah karena terharu.Apakah ia bisa melakukannya?
"Aku di besarkan di sisi drake, saat melawanmu itu adalah misi pertamaku, aku tidak pernah berhubungan dengan dunia luar,tapi,aku tidak tahu drake membocorkan dataku atau tidak?"
"Keira, percayalah padaku, aku bisa memberimu dunia yang bersih dan segar, kemudian, kita berdua menikah"
Hati keira terasa sakit, hal ini baru bisa dibicarakan setelah organisasinya lenyap dan ia akan kembali ke dalam keluarganya.
Jam sepuluh pagi rombongan mobil presiden melaju ke tempat pernikahan.
Acara pernikahan akan dimulai pukul 11, saat ini para kerabat keluarga gong dan keluarga ye sudah ada di tempat acara, semua tamu undangan juga sudah hadir.Acara pernikahan menghemat banyak acara, tidak ada pengiring pengantin dan gadis bunga,tetapi, dalam pandangan semua orang, pernikahan ini merupakan pernikahan paling suci.
Karena sedang hamil bernice menggunakan sepatu setinggi 3 cm,tapi,tubuhnya yang bertinggi 166 cm tampak cantik menggunakan gaun pengantin.
Nickson tidak mengenakan jas formal, ia memakai seragam militernya, karena tamu undangan kebanyakan dari tetua militer dan tuan presiden akan datang.
Dengan seragam militer wajah nickson juga terlihat tampan, wajahnya memancarkan aura bahagia.Pukul setengah 11 daniel tiba, kedatangannya, membuat semua tamu yang hadir berdiri rapi dan memberikan penghormatan, daniel membalas dengan senyuman dan menganggukkan kepala.
__ADS_1
Ia duduk di kursi ketua yang berada di samping bernett, kedua orang saling menyapa, tiba-tiba terdengar suara yang manis."Paman"
Daniel luluh dengan suara keponakan kecilnya yang berada di pangkuan daddynya. Ia mengulurkan tangan untuk menempatkan Beatrix di pangkuannya.
Daniel mengelus dan mencium rambutnya." Beatrix semakin cantik saja"
Daniel juga merasa berterimakasih pada adik perempuannya yang memuaskan ibunya menjadi seorang nenek, ini membuat ibunya merasa bahagia mempunyai dua cucu yang lucu.
Candice dan ibunya duduk di meja lain, meja tersebut semua di penuhi oleh tamu perempuan.Nyonya Xu melihat daniel menggendong cucunya dan berharap daniel akan segera menikah dan mempunyai anak.
Ia melihat banyak putri cantik yang hadir ke acara pernikahan,namun tidak ingin menjodohkan anaknya lagi dan membiarkan daniel memilih wanitanya sendiri.Bryan duduk di samping ibunya dan ketampanannya di puji oleh banyak bibi.Nyonya xi juga dengan bangga menyebutkan nilai study bryan di atas rata-rata dan membuat sekelompok bibi berseru anak pintar.
Candice sebagai ibu juga merasa terhormat,ia mengelus kepala putranya.Tapi, putri kecilnya selalu menempel pada bernett dan saat ini menempel pada pamannya, daniel sudah berumur 30 tahun lebih dan siapa yang tidak ingin mempunyai anak sendiri?
Waktu berbahagia sudah hampir tiba.
Nickson datang dari belakang panggung dan menjebat tangan daniel, kemudian naik ke atas panggung untuk menunggu pengantin wanita.
Saat ini lagu pernikahan sudah diputar, bernice memegang lengan ayahnya dan berjalan dengan elegan menuju panggung. Aura sebagai putri bangsawan mulai terlihat, bernice tersenyum bahagia melihat pemuda yang berdiri diatas panggung.
Dedrick membawa putrinya ke samping nickson,lalu menyerahkan tangan putrinya ke tangan nickson,ia mengetahui di dunia tidak ada pria yang bisa membuat putrinya bahagia kecuali nickson Ye.
Ketika pendeta membacakan sumpah terdengar suara keras."Aku bersedia" suara terdengar tegas dan tanpa keraguan, acara pernikahan memasuki akhir, di tengah tepuk tangan dan doa, nickson mencium pengantin wanita.
Dan saat ini Beatrix yang duduk di pangkuan daniel di tutup matanya oleh bernett menggunakan telapak tangannya untuk sementara,anak kecil langsung menyingkirkan tangan daddynya, saat melihat lagi, hanya melihat paman dan bibinya berpegangan tangan.
Setelah putrinya lahir, bernett hanya ingin memberikan dunia yang sederhana untuknya.
Daniel menjadi iri melihat kedua mempelai dan bersumpah akan memberikan pernikahan untuk wanita yang di cintainya.
Setelah acara pernikahan selesai, nickson memegang tangan bernice untuk menyambut para tamu dan minum bir, sedangkan bernice hanya minum air putih hangat karena sedang hamil.
Sekitar pukul satu daniel sudah harus pergi, sekarang pekerjaannya di pemerintahan cukup banyak. Beatrix tidak membiarkan pamannya pergi,daniel masih menggendong dan membujuknya dengan baik, daniel berjanji akan memberikan mainan,baru beatrix melepaskan pegangan tangannya dan di gendong oleh ayahnya.
Putri kedua keluarga gong terlalu menempel pada ayahnya.
__ADS_1