
Di kantor lu corp
Bayangan tubuh yang mempersona keluar dari lift, debby membawa makanan ringan, tubuhnya tampak lesu ..
"Nyoya lu anda sudah datang"
"Dimana suamiku?"
"Ceo di kantornya istirahat"
Debby masuk ke kamar istirahat, ia melihat andreas duduk memegang dokemen di tangannya. Ia menoleh ke arah debby, raut wajahnya cukup suram.
"Andreas, aku membawa kue kesukaanmu" debby tersenyum berjalan mendekatinya.
"Telah kukatakan, setiap jam kerjaku , kamu tidak usah kemari" andreas dengan mengerutkan alisnya.
Debby langsung sedih, matanya juga memerah.
"Andreas, apa kamu masih menyalahkanku, aku benar- benar tidak sengaja,aku tidak bermaksud menyuruh anggie untuk mencari candice."
Beberapa tahun hidup bersama dengan debby, ia mengetahui tangisan bohong debby." jangan berpura- pura, apa yang ada dalam fikiranmu aku sudah tahu?"
Raut wajah debby bertambah jelek, ia berkata dengan panik." Andreas,apa kamu membenciku?Sudah tidak mencintaiku?"
"Jika kamu menjadi wanita yang baik, tidak mencelakai keluargaku, tentu saja aku tidak akan membencimu,tetapi ,jika kamu memanfaatkan adikku, jangan salahkan aku bertindak kejam padamu" andreas marah.
Debby terkejut dan duduk di sofa." Andreas, apakah kamu pernah memikirkan perasaanku, apakah kamu tahu waktumu hanya sibuk di kantor?aku jalani kehidupanku dengan kesepian"
"Jika aku tidak bekerja di kantor mencari uang, bagaimana kamu membeli mobil mewah, tas , berlian dan bagaimana membuatmu terlihat mewah di depan orang lain.Jadilah nyonya lu yang baik jangan menambah masalah lagi.Aku saja belum tahu cara apa yang akan di gunakan bernett gong untuk melawan kita."
"Apa yang perlu di takuti dari bernett gong?"
debby kesal.
"Apa yang kamu ketahui, nilai saham gong's corp berkali kali lipat dari sahamku,jika bernett ingin menghacurkan lu corp, dia punya kekuatan itu, dan ingat jangan mencari masalah lagi dengan candice."
"Baik, aku tidak cari" debby menurut walaupun hatinya marah dan kesal.
__ADS_1
Jam empat sore
Candice berniat menjemput putranya, begitu keluar dari kamar ia melihat bernett sedang duduk di sofa memegang ipadnya.
"Bryan, sudah di jemput ke istana untuk makan malam" kata bernett
"Sekitar jam berapa kita kesana menjemput?" candice memikirkan putranya.
"Jam 17.30" bernett kembali fokus ke ipadnya meneruskan pekerjaan.
Candice meilhat bernett sibuk, ia kembali ke kamarnya, berbaring diatas kasur, ia mulai mengantuk dan tertidur.
Bernett sudah menyelesaikan pekerjaannya pukul 17.20 , ia melihat pintu kamar candice masih tertutup.
Ia berjalan ke arah pintu, mengetuk pelan, membuka gagang pintu, ia melihat candice tertidur dengan memiringkan badan.
Wanita kecil ini jam segini masih bisa tertidur,
bernett tersenyum ia juga ikut berbaring di depan candice memiringkan badan, jarak wajah mereka hanya satu jengkal.
Bernett menatap wanita yang tertidur, tidak kuat menatap bibir sexy candice, ia mendekatkan kepala mencium da menyedot bibirnya.
."aaaa" Candice teriak, berdiri dari kasur, tangannya mengelap sekitar bibirnya.
Bernett tersenyum, meliahat tingkah lucu candice."Tenang saja, kamu tidak mengeluarkan air liur"
Candice melotot sebentar." Kenapa kamu menciumku?"
"Bibirmu sungguh menggoda"
Candice segera kabur ke kamar mandi, membasuh muka dan keluar masih melihat bernett malas- malasan di kasur."Kita, jemput bryan sekarang"
Bernett ingin menggoda candice."Candice, karena kita sudah hidup bersama, maka kedua tubuh kita saling membutuhkan, jika itu terjadi kamu akan merasa bahagia"
"Apa maksudmu?"
"Empat tahun yang lalu, kamu dikasih obat oleh orang lain,pasti tidak merasakan kesenangan yang aku berikan padamu,aku bisa menjamin bisa membuatmu seperti terbang ke atas awan"
__ADS_1
Wajah candice memerah, yang dia maksud adalah hubungan badan?
"Tidak mau" candice menggulung- gulungkan rambutnya, ia merasa malu dan mendesaknya.
"Ayo cepat berangkat"
"Kenapa kamu tidak mau mencobanya?"
"Pantas ada banyak orang bilang, pria adalah makhluk yang berpikir dengan tubuh bagian bawah"
Bernett."..." "..."
Saat mobil balap sudah melaju bernett membuka obrolan." Apakah andreas memberimu kesedihan yang mendalam?"
"Aku sudah menemukan kebahagiaan" candice menatap luar jendela.
Bernett gong berubah suram." Pria mana yang kamu sukai?"
Candice melihat muka bernett merasa lucu.
"Benar, aku menyukai pria,aku yakin pria itu akan membawa kebahagiaan untukku"
"Siapa?"
"Kenapa?Jika aku memberi tahu apa yang ingin kamu lakukan?"
"Aku akan memberinya pelajaran" bernett percaya diri
"Kamu tidak bisa menyentuhnya"
"Kenapa?"
"Karena dia adalah putramu" selesai bicara candice mulai tertawa terbahak- bahak, ia merasa sangat bangga.
Wajah bernett sedetik sudah berubah cerah, ia tersenyum." Apakah menyenangkan bisa mempermainkanku?"
"Mana ada" candice tersenyum nakal melihat ke arah jendela.
__ADS_1
Sepanjang jalan bernett tidak menghiraukannya, ia masih sedikit kesal, mobil melaju terus sampai istana..