
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Sherry Melihat debby yang menyedihkan, ia berusaha menenangkan."Debby, kamu jangan marah-marah, kamu sekarang masih lemah"
Ketika melihat ibu mertuanya masih perhatian padanya.Sebenarnya perkataan sherry semakin membuat dirinya takut.
Tentu saja ia tahu kalau akcting ini terbongkar, maka perhatian mereka semua akan berubah menjadi kekecewaan, kebencian,dan akan menenggelamkan dirinya sendiri.
Candice juga tidak terburu-buru, ia menikmati melihat debby merasakan sakit hati dan rasa ketakutan.
Tapi suasana hati gita semakin tercekik,ia ingin lebih cepat mengatakan yang sebenarnya dan pergi lebih awal dari sini.Tapi,jika debby terus berisik seperti ini, kemungkinan keluarga lu akan semakin membenci dirinya.
"Nyonya lu, aku benar-benar minta maaf, aku tidak bisa menutupi masalah ini lagi,lagipula masalah ini tidak bisa di sembunyikan lagi"
"Tutup mulutmu, aku tidak menyuruhmu bicara" debby marah dan takut, ia ingin turun dari tempat tidur untuk menutup mulut dr.chen.
Andreas memegangi tangan debby agar tidak turun dari kasur."Saat ini kamu tidak boleh turun, debby ada masalah apa?kamu beritahu padaku, aku akan menyelesaikannya untukmu"
Debby sekarang menangis betulan, ia melihat andreas dengan ketakutan."Andreas, aku mohon kamu memaafkanku,tidak perduli kesalahan apa yang aku perbuat"
Andreas merasa debby yang baru saja keguguran terguncang jiwanya,Maka andreas berbicara menenangkan."Iya! tidak perduli kamu melakukan kesalahan apa, aku akan memaafkanmu dan tetap mencintaimu"
"Kamu berjanji, kamu bersumpah" debby berusaha mengambil jimat keselamatan.
Candice melihat dengan tersenyum sinis, semntara bernett bersandar di pintu,ia juga belum pernah melihat pertunjukkan semenarik ini dan masih menunggu kelanjutannya.
Andreas berusaha menenangkan debby."Baik, tidak perduli masalah apa, aku akan memaafkanmu"
Candice sangat ingin tahu reaksi keluarga lu. saat kehamilan palsu terbongkar.
"Dokter chen, aku rasa sudah giliran kamu berbicara" candice meliriknya
__ADS_1
Tubuh debby yang berada di pelukan andreas gemetar,dan tatapan semua orang melihat ke arah dr.chen.
Jantung debby seakan mau copot,meskipun andreas mengatakan akan memaafkannya, namun masalah ini tidak akan mudah di selesaikan.
Gita tidak begitu gugup lagi,ia menundukkan kepala karena malu."Tuan lu, masalah ini aku juga minta maaf padamu, kamu jangan terlalu menyalahkan nyonya lu"
"Kamu katakan dengan cepat dan jelas" meskipun saat ini andreas kepikiran banyak hal, namun sama sekali tidak mengira ini adalah masalah anak.
"Dokter chen, cepat katakan! kamu jangan membuat kami menunggu terlalu lama" sherry mulai tidak sabar.Sherry ingin mereka cepat pergi dari sini dan bisa membuat debby beristirahat dengan tenang.
Gita chen, ia berkata dengan keras. "Sebenarnya.. sebenarnya debby tidak hamil"
Andreas menjadi orang pertama yang membantah dengan tajam."Bagaimana mungkin? darahnya telah banyak mengalir, bagaimana mungkin tidak hamil?"
Candice ingin menjawabnya, namun berpikir akan lebih seru jika gita yang menjawabnya.
Raut wajah debby sudah sangat pucat,Akhirnya pembalasan untuk dirinya telah tiba,ia berpikir masalah ini akan berakhir dengan indah, namun sebaliknya malah akan membuatnya hancur.
"Benar, bukankah kamu yang melakukan operasi padanya? dan hasilnya juga kami telah lihat" sherry juga ikut membantah.
Gita menunduk."Hasil dari nona shen, semua telah kami palsukan,sedangkan operasi hanya pura-pura,tubunya banyak mengeluarkan darah, itu darah menstruasi bukan darah keguguran.
Kata-kata ini seperti bom yang masuk ke hati andreas, sherry, anggie dan sebentar lagi meledak.
Andreas yang sedang memegang tangan debby,tiba-tiba memegang dengan keras.
Wajahnya sudah merah, lalu menatap ganas debby."Benarkah kamu tidak pernah hamil?"
Debby langsung berlutut di kaki andreas.
"Suami,suamiku..aku minta maaf, aku salah, aku telah melakukan kesalahan... aku bukan sengaja membohongi kalian"
Candice tertawa dingin."Tentu saja bukan sengaja,karena kamu ingin berpura-pura hamil untuk mencelakaiku,membuat mereka salah paham, aku telah membunuh cucu keluarga lu, waktu itu saja aku masih belum memaafkanmu, sekarang kamu membuat masalah yang besar lagi"
Mata andreas melotot ke arah debby."Apakah yang dia katakan benar?kamu pura-pura aborsi dan ingin mencelakai dia?"
"Aku... aku... " debby gemetaran, suara tidak bisa keluar,ini memang kenyataannya dan kebenaran yang sebenarnya.
__ADS_1
Sherry tiba-tiba marah dan menampar wajahnya."Debby...kamu berani membohongi kami..kamu tidak hamil anak dari keluarga lu, bahkan kamu membuat kami terus buta"
"Bu.. mohoh maafkan aku,mohon pada kalian semua jangan menyalahkanku"
Air mata debby terus terjatuh. Tamparan kali ini dari andreas lebih keras hingga membuat debby tersungkur di lantai.
"Kamu masih berani memohon pada ibuku untuk memaafkanmu,kamu tahu darah tingginya tadi kambuh,dan masih perlu melakukan perawatan,berlari kesana kemari dan kamu disini berbaring berpura-pura hamil"
Hati candice merasa lucu, ternyata janji andreas tidak berguna,karena pria ini cukup kejam dan tidak berperasaan.
Debby duduk di lantai merenung, ia memang tidak pantas untuk dikasihani dan tidak pantas menerima simpati dari orang lain.
Andreas teringat sesuatu,ia menatap candice.
"Candice,maaf,aku telah menyalahkanmu dan membuatmu bersedih"
"Kamu sangat menjijikkan,mulai dari sekarang, aku tidak ingin bertemu denganmu lagi" tiba-tiba candice teringat sesuatu."Aku masih ingin bertemu denganmu sekali lagi,yaitu, saat persidangan saham ayahku"
"Kamu sudah menandatangani surat cerai, saham ayahmu tidak akan kembali" teriak sherry.
Candice melotot ke arah sherry."Bagaimana kalian memaksaku menandatangani surat cerai waktu itu,kalian tahu dengan jelas.Kalian merampas paksa dari tanganku, aku akan mengambil kembali barang yang seharusnya milikku."
Bernett merangkul pundak candice, tatapan yang dingin ke arah andreas."Tenang, itu adalah milikmu, bagaimanapun akan menjadi milikmu, tidak perduli dengan cara apa untuk mengambilnya kembali"
Perkataan bernett penuh dengan ancaman dan peringatan.
Di dalam bisnis,hanya seorang bernett yang berani sombong dan arogan di depannya.
Hati adreas berkedut,mulai hari ini bernett dan candice akan bersatu,jadi bernett akan mengeluarkan 100% kemampuan dan kekuasaannya.
Bernett memegang tangan candice."Pertunjukkan sudah selesai, ayo pergi"
Setelah mereka berdua pergi, suaana di ruangan menjadi lebih dingin dan beku.
Debby sudah di duduk di tepi kasur sambil memegang wajahnya yang di tampar.
Emosi andreas meluap."Debby, aktingmu sangat bagus,selama satu bulan lebih membuat kami semua mengira kamu hamil sungguhan dan semua orang memperlakukanmu dengan baik, kamu bahkan menikmati tanpa rasa bersalah di dalam. hatimu, Hatimu telah di bawa pergi oleh anjing kah?"
__ADS_1
"Kakak ipar, kamu seperti ini sangatlah tidak jujur, bahkan ibuku rela berhenti main mahyong, demi memperhatikan dirimu, ibuku sangat menantikan cucu pertama keluarga lu" anggie juga marah.
"Jangan panggil kakak ipar,dia tidak pantas menjadi kakak iparmu" andreas berkata dengan emosi