Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Vivi mentraktir clint makan


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Seminggu kemudian daniel keluar dari rumah sakit dan langsung pindah ke istana presiden. Ini agar tidak merepotkan kedua asistennya bolak-balik ke rumah sakit.


Baru sampai di istana daniel menggelar pertemuan, semua orang juga mengetahui lawrence akan menjadi nyonya xi di masa depan dan menjadi ibu negara.


Kali ini lawrence tidak merasa tertekan seperti dulu lagi, dengan status putri kedua keluarga chu,ia telah memiliki status di negara ini dan identitasnya juga mendukung untuk membangun relasi dengan orang lain.


Setelah pertemuan daniel mengajak thomas dan vivi untuk makan malam bersama.


Saat makan malam thomas masih mengatur perjalanan selanjutnya.


"Kami akan mencoba membatalkan acara dan pertemuan yang tidak penting, meluangkan waktu untuk anda beristirahat" kata vivi.


Daniel tersenyum."Vivi, di masa depan jangan panggil aku dengan formal,jika aku menikah dengan lawrence,kamu akan menjadi seniorku"


Ketika vivi mendengarnya tertawa keras, thomas juga ikut tertawa, lawrence juga merasa thomas adalah lelaki yang baik.


Namun keduanya adalah asisten presiden,jika berpacaran tidak akan cocok.Daniel berkata pada vivi."Vivi, kita bulan depan akan pemilihan anggota parlemen kementrian luar negeri, apakah kamu ingin berpartisipasi? aku merasa koneksi dan pengalamanmu cocok dengan posisi ini"


Vivi terkejut."Bisakah aku?"


"Kenapa tidak? kamu adalah wanita termuda anggota parlemen di negara kita dan aku akan mendukungmu" kata thomas.


Vivi adalah seorang yang bekerja keras,ia juga ingin mencobanya."Baik, aku akan mencobanya"


"Kak, kami semua akan mendukungmu, kamu pasti akan terpilih "


"Baik, aku akan bekerja keras" vivi merasa senang mendapatkan dukungan.Keluarganya adalah keluarga politik,ia punya keinginan untuk mencapai puncak.


Setelah makan vivi dan thomas pergi, lawrence dan daniel naik ke lantai atas, ini adalah hari pertama mereka kembali, disini terasa lebih nyaman.


Daniel memeluk tubuhnya ke kasur."Kita istirahat sebentar"


Lawrence bersandar di dadanya dan memejamkan matanya.


Pagi hari

__ADS_1


Vivi baru saja selesai melakukan jogging di depan rumah, baru masuk ke rumah ibunya menghentikannya."Vivi, pakaian yang terakhir kamu minta cucikan, aku sudah mengambilnya dan kembalikan pada temanmu"


Vivi juga kaget, beberapa hari ini sangat sibuk dan melupakan jaket clint."Ma, saat aku keluar nanti ingatkan aku, aku takut akan lupa lagi"


"Rekan kerjamu yang mana? atau teman pria yang kamu sukai?" yohanna merasa penasaran, lagipula putrinya sudah berumur 28 tahun lebih dan mulai mengkhawatirkan putri sulungnya.


"Ma, dia hanya dokter di rumah sakit, saat itu aku merasa kedinginan, dia meminjamkan bajunya untukku" vivi kembali ke kamarnya untuk mandi dan berganti pakaian kerja.


Yohanna memegang mantel yang sudah di cuci bersih dan ada plastik transparan untuk menghalangi debu, mantel ini jelas mantel pria berbahan bagus, kelihatannya dokter itu cukup kaya.


Selain itu dilihat dari mantel ini dokter ini cukup. tinggi, apakah wajahnya tampan?


Vivi turun dan melihat ibunya sedang memegang mantel clint."Ma, kenapa kamu menatap pakaian orang lain?"


"Vivi, apakah dokter itu tampan dan tinggi? jika orang itu baik, kamu bisa lebih banyak berhubungan dengannya dan mengembangkan hubungan kalian"


"Ma, kamu terlalu banyak berfikir, orang itu lebih muda dariku dan dia adalah putra kesayangan presiden sebelumnya,presiden Zhan, dia adalah adik sepupu tuan presiden,apakah menurutmu dia akan tertarik dengan wanita sepertiku" selesai berkata vivi mengambil mantel dan pergi.


Yohanna merasa sayang, seharusnya putrinya lebih menyukai pria yang seumuran.


Vivi langsung menuju ke istana presiden untuk menyiapkan pertemuan darurat dan tampaknya hanya bisa bertemu dengan clint di siang hari dan sekalian mengajak makan malam.


Vivi juga telah mendaftar pencalonan diri sebagai anggota departemen luar negeri.Ia dulu bekerja sebagai wakil direktur bank luar negeri, jika bukan karena orang tuanya sudah tua, saat itu ia adalah putri satu-satunya dan harus menemani hari tua kedua orangtuanya.


Pukul setengah 12 saat ingin mengajak clint makan siang, vivi baru sadar tidak mempunyai nomor teleponnya,ia mengetuk ruangan daniel dan meminta nomor teleponnya. Daniel juga bertanya apakah ingin makan siang bersama lawrence dan dirinya.


Vivi mengatakan ingin mentraktir clint makan siang dan mengembalikan jaketnya.


Daniel juga tida memaksanya.Sore hari daniel akan menemani lawrence ke kediaman chu dan berharap orang-orang keluarga chu memperlakukan lawrence tanpa diskriminasi, karena masa lalunya,jadi dengan status tuan presiden seharusnya bisa membantunya.


"Sampai ketemu sore hari" kata vivi dan keluar dari ruangan.


Vivi menelepon clint saat sampai di koridor."


"Hello"


"Hallo, tuan muda, ini aku vivi"


"Mmm! nona chu, apakah ada masalah?" clint sekikit terkejut.


"Begini, aku masih membawa mantelmu dan aku sudah mencucinya bersih, aku ingin mentraktirmu makan siang dan mengembalikan pakaianmu"


"Baiklah, kebetulan aku tidak mempunyai janji siang ini, kita bisa makan bersama"

__ADS_1


"Baiklah, aku kebetulan sudah selesai bekerja, aku akan menjemputmu di rumah sakit atau kamu menyetir sendiri?"


"Bisakah kamu menjemputku? aku sedikit lelah dan tidak ingin menyetir sendiri"


"Baik, aku akan sampai dalam 20 menit, kamu tunggu saja di depan rumah sakit"


"Baik"


Di rumah sakit


Clint menolak teman-temanya yang mengajaknya makan bersama, ia melepaskan pakaian kerjanya dan berdiri di depan cermin merapikan rambut dan pakaiannya dengan hati-hati.


Vivi memesan restoran di pusat kota, vivi berjalan ke meja di dekat jendela, dengan uaranya clint seperti adiknya.


Pelayan datang dengan membawa buku menu, vivi memberikan buku menu ke clint."Kamu pesanlah"


"Aku bisa makan apapun, kamu pesanlah makanan kesukaanmu" clint mengembalikan buku menu.


Vivi tersenyum."Baiklah, kita pesan makanan favorit masing-masing"


"Baik"


Mereka berdua memesan dua makanan masing-masing.


Vivi membenarkan posisi duduknya."Aku pernah mendengar tentangmu Sebelumnya, tapi aku belum pernah melihatmu langsung"


"Tentang apaku?" clint tersenyum.


"Tentang pencapaianmu di bidang kedokteran! di usia muda sudah mendapatkan penghargaan di dunia medis, membuat orang merasa kagum"


"Kamu juga tidak buruk,kamu masih muda dan bukankah kamu pernah menjabat Presdir di sebuah bank?"


"Wakil"


"Itu juga hebat, kamu hanya dua tahun lebih tua dariku"


"Ya, pekerjaanku sangat stabil,hanya takut orang tuaku tidak ada yang menjaga, jadi aku mengundurkan diri dan pulang.Seharusnya di negara sendiri melakukan sesuatu untuk mengabdi pada negara"


"Pemikiranmu sangat bagus"


Vivi memesan dua hidangan manis dan matanya berbinar untuk segera memakannya.


Clint langsung tersenyum,kelihatannya tidak suka cokelat,namun tidak bisa menolak kue..

__ADS_1


__ADS_2