Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Makan malam keluarga Xi 2


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Tuan zhan melihat putranya begitu gigih menolong orang,ia merasa bersalah, sebelumnya,ketika mendengar anaknya ingin belajar kedokteran dan tidak ingin posisinya, hal itu membuatnya sangat marah, anak dan cucu keluarga zhan harus memikul beban negara.


Pada saat itu clint berkonflik dengannya selama 1 bulan, akhirnya clint meninggalkan ayahnya, secara diam-diam masuk universitas kedokteran terbaik di dunia dan menjadi mahasiswa baru.Tuan zhan sangat marah saat itu,sekarang tuan zhan menyadari bahwa putranya memiliki sesuatu yang dikejar di dalam hidupnya sendiri,kontribusinya terhadap negara bukan tentang hal politik, namun menggunakan kedua tangannya untuk menolong satu persatu nyawa manusia, ini adalah sebuah pekerjaan yang hebat.


Iringan mobil bernett sampai di kediaman keluarga xi, lalu menggendong putri kecilnya dan menggunakan mantel besar untuk menyelimuti tubuhnya dan hanya memperlihatkan wajah kecil imutnya, si kecil memeluk leher daddynya manja.


Candice memegang tangan bryan berjalan bersama mengikuti bernett di belakang.


"Nenek.. nenek.." beatrix berteriak dengan suara kekanak-kanakan.


Nyonya xi berjalan dari dapur sambil tersenyum."Beatrix sudah datang,


sini, biarkan nenek memelukmu"


Bernett menyapa."Ibu" Candice juga ikut menyapa."Ibu"


"Kenapa tidak mengajak ibu mertuamu datang kesini bersama?"


"Mereka mengatakan akan datang lain waktu" kata bernett


Pada saat ini rombongan mobil berhenti di depan rumah,Daniel memegang tangan Lawrence masuk ke dalam rumah. Nyonya xi tersenyum menyambut mereka, matanya tertuju pada perut Lawrence, hatinya penuh harapan.


Lawrence menatap nyonya xi dengan expresi malu dan memanggil."Ibu"


Nyonya xi tersenyum dan memegang tangannya."Lawrence,sepertinya kamu bertambah kurus"


"Akhir-akhir ini selera makanku tidak baik, aku juga sudah meminta koki untuk memasak camilan untuk menambah berat badannya" Daniel berkata dengan tertekan.


Candice yang berada disamping juga ikut berkata."Aku juga ingat diriku saat itu, juga tidak ada selera makan,namun setelah 3 bulan, tentu akan membaik dengan sendirinya"

__ADS_1


Lawrence tersenyum."Aku akan berusaha keras untuk makan" tatapan matanya melihat Bryan dan Beatrix.


Bryan menyapa dengan sopan."Tante"


Tiba-tiba muncul rasa kekeluargaan pada diri lawrence,ia tersenyum sambil mengangguk,ia terkejut pemuda di depannya sangat tampan.


"Tante,kamu sangat cantik,sama cantiknya dengan mommyku" Beatrix memujinya dan tidak lupa untuk memuji ibunya.


Semua orang yang berada di aula merasa terhibur dan tertawa, Beatrix menjadi malu bersembunyi di belakang ibunya, lalu menyembunyikan wajah kecilnya di telapak tangan ibunya.


Rasa kagum dan kasih sayang muncul di hati Lawrence,mungkin ini karena kehamilan,ia berjalan mendekati beatrix dan berjongkok." Beatrix kamu sangat cantik"


Beatrix tidak malu lagi,menampakkan wajah imutnya, Candice memegang tangan Lawrence."Lawrence,ayo berbincang! mengenai masalah kehamilan, aku berpengalaman tentang hal kehamilan"


"Baik" Lawrence mengangguk. nyonya xi teringat dengan selera makan Lawrence dan segera pergi ke dapur.


Lawrence dan Candice pergi ke aula samping untuk mengobrol, Beatrix bermain kertas lipat yang diberikan oleh kakaknya,Bryan membantu melipat dan memberikan pada adiknya.


Bernett dan Daniel membahas topik pria sambil minum teh.


Mobil hitam di depan berhenti, sang supir membukakan pintu untuk Vivi, Vivi mengucapkan terima kasih dan turun dari mobil.


Dan Clint terkejut melihat Vivi yang turun dari mobil.Dia juga datang, suasana hati cint langsung gembira dan langsung mengerti.Ini pasti rencana Abang sepupunya.


"Hei,siapa itu" kata tuan Zhan melihat wanita itu seperti bukan istri Daniel.


"Dia bernama Vivi Chu,nona besar dari keluarga Chu dan merupakan kakak dari Lawrence, mungkin dia diundang malam ini" Clint tidak berani mengungkapkan isi hatinya pada ayahnya.


"Oh! sepertinya wanita itu memiliki temperamen baik, oh Clint,kamu harus bergegas, tidak tahu berapa lama jantungku bisa bertahan" tuan Zhan sudah ingin mempunyai cucu.


Clint menatap ayahnya."Ayah,masih ada aku,kamu harus berumur panjang"


"Untuk apa aku hidup terlalu lama? jangan bilang seperti itu,kamu mencari alasan untuk menikah lebih lambat, jika kamu seperti ini, aku akan mencari Mak comblang untuk mencarikan jodoh untukmu" tuan Zhan turun dari mobil.


"Aku memiliki kebebasan dalam memilih pasangan"


"Maka kamu tunjukkan padaku"

__ADS_1


Clint langsung melihat ke arah Vivi, Vivi juga mendengar mobil berhenti di belakangnya,ia menoleh ke belakang.


Tiba- tiba dua pasang mata bertemu,Vivi juga terkejut, tidak di sangka bisa bertemu clint disini.Tapi dipikir-pikir juga tidak aneh, karena Clint adalah saudara Daniel.


"Clint" Vivi menyapa dengan ramah.


Tuan Zhan sedikit terkejut,ternyata mereka sudah saling mengenal."Kalian, sudah saling kenal"


"Presiden Zhan" Vivi tidak berani mengabaikan mantan presiden dan expresinya sangat menghormati.


"Jangan panggil aku seperti itu lagi, panggil saja aku paman Zhan" tuan Zhan sudah tidak terbiasa di panggil tuan presiden.


"Paman Zhan" Vivi mengganti panggilannya, Clint juga merasa senang malam ini akan bersama dengannya.


Nyonya xi juga mengetahui Vivi akan datang, ia juga menyambutnya dengan senang. Vivi ikut bergabung mengobrol dengan adiknya dan candice di taman bunga.


Di ruang tamu setelah Clint duduk mendapatkan pandangan sugestif dari Daniel.Memberiya isyarat untuk lebih bersemangat malam ini.Apakah bisa mendapatkan Vivi malam ini?


Clint hanya tersenyum, sekarang tidak bisa terlalu memaksa dan jalani saja perkembangan ini.


Oleh karena itu ikuti arus dan tidak terlalu memaksa.


Setengah jam sebelum makan malam nyonya xi menghampiri ketiga gadis muda.Vivi tersenyum pada nyonya xi."Bibi, aku baru saja mendengar dari candice, bahwa pohon beringin di halaman rumahmu berusia 100 tahun lebih.Aku ingin pergi keluar untuk melihatnya"


"Ya,sudah seratus tahun lebih dan mungkin pohon tertua di kota.Pergi dan lihatlah,hanya saja diluar sedikit dingin"


Pada saat ini clint berdiri dan mendekat padanya."Aku akan menemanimu"


Vivi tercengang beberapa saat, lalu mengangguk."Baiklah"


Saat Vivi sudah sampai di pintu, Clint mengerutkan alisnya."Apakah kamu tidak ingin mengenakan mantel mu?"


Vivi tersenyum ,ketika datang membawa mantel, hanya saja di serahkan ke pelayan untuk di gantung."Oh! benar"


Vivi belum bergerak,Clint sudah mengambilkan mantelnya dan memakaikan mantelnya secara pribadi. Vivi sangat malu di depan banyak orang di perlukan begini. Clint juga memakaikan syal untuknya.


Tubuh Vivi menegang dan melihat syal di lehernya.

__ADS_1


__ADS_2