Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Cinta lama vivi


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Yohanna tahu putrinya pernah terluka hatinya cukup parah,tetapi, setelah itu selalu sendirian, bahkan jika sedang jatuh cinta juga akan menyembunyikan.Jadi berharap putrinya menemukan orang yang di cintainya.


Clint kembali ke ruangannya pukul 2 malam, vivi sedang tertidur lelap, dahinya di basahi oleh keringat tipis, clint mengambil tisu dan menyeka wajahnya dengan lembut, meskipun tidak memakai make up kulitnya halus dan bersih.


Bibirnya yang sexy membawa kesan sintal dan membuat clint tertarik.Clint menyentuh dahinya, ternyata sudah lebih dingin,ia agak tenang, demamnya terus terun.


Pukul enam pagi vivi terbangun, ia melihat lelaki tertidur menempel di tepi ranjang wajahnya.


Ia rela tidur dengan posisi duduk,tidurnya pasti tidak nyenyak, hati vivi merasa kasihan padanya.


Tidurnya sudah cukup, sekarang giliran memberikan ranjang padanya.Ia melihat tubuhnya sudah memakai sweater ketat dan jaketnya sudah di gantung, ia tertegun sejenak, pria ini menggedongnya ke kasur dan juga melepaskan jaketnya.


Vivi turun dari ranjang dan membangunkan clint dengan perlahan."Clint.. clint.. tidurlah diatas tempat tidur"


Clint langsung terbangun dan tersenyum." Kamu sudah bangun"


"Aku sudah cukup tidur, kamu tidur saja di ranjang"


Clint mengulurkan tangannya ke dahinya. Vivi seperti anak kecil di periksa suhu tubuhnya, hangat telapak tangannya memanasi hatinya.


Clint menghela nafas lega."Sudah tidak demam, tapi kamu harus minum obat sekali lagi, aku ambilkan obat untukmu" Clint membawa air hangat dan obat, lalu memberikan pada vivi.

__ADS_1


Vivi menghela nafas pelan-pelan,clint terlalu baik padanya, kebaikannya mengingatkan pada seseorang,memikirkan orang itu, hatinya terasa sakit.


"Terima kasih"


"Sama-sama"


Setelah meminum obat vivi pergi, clint hendak merapikan selimut menemukan sebuah dompet, ia mengambilnya,ini pasti dompet vivi. Clint dengan penasaran membuka dompet untuk melihat apakah di dalamnya ada foto? Ia menemukan selembar foto di lapisan kedua.


Di dalam foto vivi memeluk seorang pria tampan, ia tersenyum dan terlihat begitu bahagia.


Hati clint menegang, tidak disangka di hati vivi masih ada pria lain.Siapa pria ini? mengapa fotonya di simpan dengan baik oleh vivi?


Orang yang fotonya di masukkan ke dalam dompet, pasti itu adalah lelaki paling berharga dalam hidupnya.


Sekarang clint mengerti,mengapa vivi tidak menerima pria lain, di dalam hatinya sudah ada seseorang.


Clint tidak memiliki niat membera untuk mendapatkan vivi lagi, ia menutup dompet.Lalu berjalan keluar untuk menemukan vivi.


Vivi sangat terkejut dompetnya berada di tangan clint.Ia segera menerima dompet dan melihat dalamnya sekilas dan menghela nafas lega.


Clint tahu vivi tidak perduli dengan uang dan yang lainnya,namun perduli dengan foto itu, lalu mendoakan mereka berdua bahagia.


Ketika clint hendak membalikkan badannya, vivi berkata."Clint, terima kasih"


"Sama-sama" clint langsung pergi setelah berkata.


Vivi juga peka merasakan sesuatu,pria itu menyembunyikan emosinya dalam senyuman, ia berpikir,pasti clint sudah melihat foto itu.


Yohanna juga mengerti ada apa di dompet putrinya, ia menghela nafas."Apakah kamu masih belum bisa melupakan zack?"

__ADS_1


"Ma,selamanya aku tidak bisa melupakannya" vivi berkata dengan getir.


"Kamu harus melupakannya, kamu harus melihat ke depan, orang yang masih hidup akan memberikan kebahagiaan untukmu daripada orang yang sudah pergi"


Vivi tahu di dunia tidak ada yang bisa menggantikan pria itu.


Vivi hari ini izin kerja dan siang hari daniel dan lawrence pergi ke rumah sakit kerajaan. Daniel memegang tangannya sampai ke depan ruangan kakek lawrence.


Di depan bangsal ada tiga kakak beradik keluarga yang langsung menyapa dan dokter memberikan penjelasan tentang penyakit tuan besar chu.


Yohanna memegang tangan putri kecilnya." Lawrence,jangan khawatir,kakek tidak apa-apa, itu hanya penyakit biasa"


"Ya, semoga kakek baik-baik saja"


"Dia hanya sakit biasa, biasanya tubuhnya sangat kuat"


Vivi menarik tangan adiknya ke ruang istirahat, bertanya tentang kehamilannya.Respon tubuh lawrence tidak banyak,mungkin karena fisiknya yang kuat.


"Aku awalnya datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan kehamilan,ketika thomas menelepon daniel, aku baru tahu kakek sakit keras dan buru-buru datang kesini" lawrence berharap keluarganya baik-baik saja.


Setelah penjelasan daniel sedikit tenang, kondisi tubuh kakek chu mulai stabil, namun tetap berada di rumah untuk perawatan lebih lanjut.


"Lawrence,aku sudah mengatur dokter untuk memeriksa kehamilanmu" kata daniel


"Aku saja yang temani adikku periksa" kata vivi


"Baik" Kebetulan daniel ingin berbicara dengan anggota keluarga chu dalam urusan politik.


Vivi memegang tangan adiknya berjalan ke ruang pemeriksaan kehamilan.

__ADS_1


__ADS_2