
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
Saat ini daniel mendapatkan telepon dari yuna.
"Daniel kamu dimana? apakah akan kembali ke aula perjamuan?"
"Yuna, aku masih memiliki urusan, aku akan menyuruh orang untuk mengantarmu pulang"
"Tidak perlu, aku kebetulan sedang bersama dengan candice dan dia akan mengantarkanku pulang"
"Baiklah, kamu jangan tidur terlalu malam"
"Kamu juga jangan kelelahan"
"Iya"
Elena yang berada di mobil merasa bingung, apakah dirinya pernah berhubungan dengan tuan presiden?
Terus apa yang ingin pria itu lakukan padanya saat ini?
"Kalian akan membawaku pergi kemana?"
"Nona kamu jangan khawatir,kamu hanya perlu bekerja sama dengan kami"
"Apa aku ada melakukan kesalahan?"
"Maafkan kami, kami tidak bisa berkata apapun"
Elena yang bekerja sebagai pengawal mengetahui ini adalah perintah dari daniel, lagipula ia merasa penasaran pria itu akan membawa dirinya kemana,ia juga telah mempersiapkan diri untuk menghadapinya, hanya saja instingnya berkata, bahwa pria itu tidak akan menyakiti dirinya.
Mobil yang membawa elena berputar di jalanan dan memilih jalanan yang jauh, setengah jam kemudian barulah mobil melaju di jalanan besar dan akhirnya masuk ke sebuah pekarangan rumah.
Pengawal. turun dan berkata pada elena."Nona, anda akan beristirahat disini malam ini"
__ADS_1
"Tempat apa ini?"
"Ini adalah rumah yang disiapkan tuan presiden"
Selesai berkata pengawal masuk ke mobil dan pergi begitu saja.
Elena tidak memiliki pikiran untuk pergi dari tempat ini, ia penasaran apa yang ada di rumah ini?
Ia berjalan ke arah pintu utama dan sadar pengawal tidak memberinya kunci rumah, bagaimana bisa masuk ke dalam untum beristirahat?
Ternyata kunci pintu menggunakan sidik jari, elena mengerutkan alisnya dan mencoba iseng menempelkan ibu jarinya ke alat pendeteksi jari.Lalu lampu berkedip hijau dan suara dentingan tanda verifikasi berhasil.
Elena sampai terkejut dan mundur satu langkah ke belakang,tubuhnya sedikit gemetar karena tidak percaya,ternyata kunci rumah ini menggunakan sidik jarinya.
Apa jangan-jangan tempat ini adalah tempatnya yang dulu? kenapa yang membawa kesini adalah tuan presiden?
Di ruang istirahat di istana kepresidenan.
Daniel sedang memegang sebuah ipad dan yang muncul di layar adalah sosok elena yang sedang berdiri di depan pintu dan expresi gadis itu tampak kebingungan.
Daniel tidak percaya gadis itu telah melupakannya.Rumah itu semenjak sang gadis menghilang karena kecelakaan,Ia langsung membereskan semua barang-barang miliknya, menghapus semua jejak sang gadis.
Tetapi masih meninggalkan kunci sidik jari, waktu itu ingin menjadikannya sebuah kenangan, tapi, ia tidak pernah menyangka gadis itu akan muncul kembali, dan ingin memastikan sesuatu.
Tujuannya menempatkan gadis itu dirumah ini adalah untuk melihat reaksinya.
Elena sendiri masih kebingungan dan tidak sadar rumah ini di penuhi kamera tersembunyi. Lagipula kamera di tempatkan di tempat tersembunyi sehingga elena tidak akan menemukannya dalam waktu yang singkat.
Ia masuk ke dalam rumah dan menghidupkan lampu,elena mengerutkan keningnya merasa rumah ini sudah lama tidak ada penghuni dan ada debu tipis menempel pada perabotan rumah.Ini menandakan ada orang yang membersihkan namum tidak terlalu sering.
Sepasang matanya melihat sekeliling dan merasakan asing, ia berjalan ke lantai dua.
Ia duduk di kursi di dalam kamar dan mulai memikirkannya,namun tempat ini tetap merasa asing.
Tetapi kunci sidik jari menggunakan jari tangannya,ini menandakan rumah ini memiliki hubungan dengannya sebelum lupa ingatan.
Dan mungkin rumah ini adalah rumahnya.
Dalam setahun ini elena merasakan tidak memiliki rumah,juga tidak memiliki keluarga dan anehnya rumah ini memberikan perasaan tenang.
__ADS_1
Ada hal yang paling aneh adalah orang yang membawanya kemari,yaitu tuan presiden, orang besar yang baru mengumumkan hari pernikahannya.
Kenapa dia ingin melakukan hal ini?
Elena sudah lelah hari ini,ia melepaskan jasnya dan menaruh di kursi.Karena sudah datang lebih baik menginap dan mengapa harus berprasangka buruk pada pria yang telah mengatur tempat ini?
Disisi lain daniel menyipitkan matanya melihat ke layar ipad,melihat gadis yang berencana menetap pikirannya campur aduk.
Elena membuka lemari dan mencari piyama, lalu membawanya ke kamar mandi, dan daniel berharap pengawalnya tidak memasang kamera di kamar mandi.
Untungnya pengawal tidak memasang kamera di tempat privasi, daniel membuat kopi sambil menunggu sang gadis keluar dari kamar mandi.
Tidak terasa sudah melihat ipad selama satu jam dan hanya melihat expresi penasaran dari sang gadis, hal ini membuat daniel mengerti sebuah kenyataan.
Kenyataannya adalah sang gadis telah kehilangan ingatannya,meskipun pengawal sudah memberikan seluruh informasi mengenai gadis itu, ia tidak mudah percaya, karena sang gadis pernah menipunya.
Dua puluh menit kemudian melihat elena keluar dari kamar mandi menggunakan piyama dengan rambut panjangnya terurai di pundaknya,piyama juga berbahan tipis dan sedikit menampilkan bentuk tubuhnya. Nafas daniel sedikit tidak beraturan,ia tidak menyangka sang gadis tidak merasa waspada sedikitpun.Gadis itu masih mandi, lalu mengunakan piyama yang tipis dan sedikit tembus pandang.
Gadis itu sungguh memikat hati daniel, elena berdiri di balkon dan menyilangkan tangannya, di kamera hanya terlihat tubuh langsingnya dari belakang.
Daniel bagaikan orang yang mesum melihat keindahan tubuh sang gadis secara diam-diam, ini bukanlah sesuatu yang biasa dilakukan oleh sang presiden.
Pukul sebelas daniel mematikan ipad dan pergi mengambil anggur merah,semua ini bagaikan mimpi,orang yang dulu hilang,kini sudah kembali dan berada di rumahnya,tetapi tidak berani memberitahu tentang masa lalu.
Malam ini daniel terjaga hampir sepanjang malam dan baru terlelap saat pukul tiga pagi, sedangkan elena di dalam vidio tertidur dengan pulas.
Pagi hari
Setelah bangun tidur daniel bergegas mengambil ipadnya dan melihat elena sedang duduk di ruang tamu, ia akhirnya menghela nafas, ia takut sang gadis akan kabur meninggalkan rumah.
Di dalam vidio elena berjalan kesana kemari melihat dan meraba barang-barang yang berada di dalam rumah.
Di waktu bersamaan daniel mendapatkan telepon dari bawahannya."Halo"
"Halo pak presiden, saya sudah mendapatkan informasi mengenai nona jian,apa perlu mengantarkan pada anda sekarang?"
"Tunggu aku sepuluh menit" daniel langsung turun dari kasurnya dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi.
Daniel berjalan ke aula dan duduk di sofa untuk menunggu sarapan, pengawalnya mendekati dirinya kemudian menyerahkan sebuah dokumen tentang elena jian selama setahun ini, termasuk elena masuk ke perusahaan pengawal dan menemani clarissa keluar negeri dalam setengah tahun belakangan.
__ADS_1
Pengawal mengumpulkan data dengan lengkap, elena juga beberapa kali memeriksakan kesehatan di rumah sakit.
Daniel membaca dokumen dengan teliti selama setengah jam, ternyata keira di tolong oleh sepasang suami istri yang sedang melaut, elena juga memberikan uang beberapa kali kepada sang penolong sebagai ucapan terimakasih.