
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
Sorenya emily bertemu dengan seorang teman dan andreas tidak mempersalahkan.
"Malam ini, bagaimana jika kita makan malam bersama,aku tahu restoran steak yang bagus, kamu pasti suka"
Emily tersenyum."Benarkah?aku pasti akan datang,sampai jumpa malam ini"
Andreas mengantar sampai parkiran,melihat nona muda ini membuat adreas terpesona.
Melihat kepergian mobilnya,andreas kembali teringat satu orang yang telah menghalangi kebahagiaan dan ini membuatnya merasa geram.Sepertinya ia harus mencari debby sore nanti sendiri.
Ia telah menyuruh orang untuk melacak tempat tinggal debby,hanya tinggal mendatangi saja.
Emily yang tadinya kalem bersikap serius dan sedikit kejam, ia menelepon seseorang.
"Halo" terdengar suara seorang pria.
"Apakah ada waktu luang untuk bertemu?" emily tersenyum..
"Baik, aku akan mengirim tempat untuk bertemu sebentar lagi"
Emily segera mengendarai mobilnya di tempat pertemuan.
Setengah jam kemudian emily sampai di sebuah di tepi pantai.
Di sebuah restoran sudah ada seseorang pria yang tampan dan tinggi.
Ia adalah bernett gong.
"Tak bertemu beberapa tahu, kamu masih tampan dan mempesona" Emily tersenyum dan duduk di depan sang pria."Apakah gadis cantik di perjamuan itu adalah kekasihmu? dia sangat cantik"
Bernett memandangnya serius."Bagaimana dengan misimu?"
Emily sangat percaya diri."Memperdaya seorang pria adalah keahlianku,andreas telah sangat terpikat dengan pesonaku,aku akan menggiringnya masuk ke dalam jebakanku"
"Terima kasih" bernett tersenyum.
Emily mengerutkan alisnya, lalu tersenyum.
"Berterimakasih untuk apa?jika di tahun itu tidak ada bantuan darimu,pasti keluargaku sudah lenyap dari dunia bisnis.Dan,andreas tidak akan bisa menemukan,bahwa aku ada hubungan denganmu,juga,dia sangat tidak sabar untuk meningkatkan status dengan masuk ke dalam keluargaku"
"Bukankah dia belum bercerai?"
__ADS_1
"Aku rasa dia pasti akan menemui istrinya untuk mendiskusikan masalah cerai,tentu saja, dia mau bercerai atau tidak,tidak ada hubungannya denganku"
Saat ini andreas sudah sampai di distrik perumahan yang biasa, rumah disini sudah termakan oleh jaman dan debby tinggal di daerah sini.
Andreas sama sekali tidak bersimpati pada keluarga shen yang mengalami kebangkrutan.
Ia mengeluarkan ponselnya dan menelepon debby untuk berdiskusi.
Debby keluar dari salah satu rumah,ia memakai pakaian tidak bermerek dan masuk ke mobil andreas.
"Apa yang perlu di bicarakan?" debby tampak pucat.
"Tandatangani saja, aku akan memberikan 400 milyar padamu"
400 milyar? debby tidak akan mendatangani, ia meminta 2 triliun.
Dan ia yakin, pasti andreas sudah memiliki pacar dan mendesaknya untuk segera bercerai.
"400 milyar? kamu kira melenyapkanku? andreas kamu memegang perusahaan beraset puluhan triliun,dan kamu hanya memberikan sedikit uang padaku, apakah kamu menganggapku pengemis?"
"Debby shen, aku memberimu uang, karena aku masih merasa kasihan padamu,kamu kira aku tidak punya cara untuk memaksamu menandatangani surat cerai" andreas mengancam.
"Kalau kamu berani bermacam-macam,aku akan menelepon polisi" debby mencibir dengan kasar.
"Aku bisa saja melenyapkanmu dari dunia ini, jika kamu tidak ingin menggunakan kekerasan, tandatangani saja surat itu"
"Aku tidak akan tandatangan,apa yang bisa kamu lakukan padaku?"
Segera wajah debby memucat dan andreas melepaskan cengkraman.
Debby terbatuk beberapa saat dan turun dari mobil dengan membanting pintu dengan keras.
Ia tidak berencana tandatangan sebelum mendapatkan 2 triliun.
Istana gong
Bernett Sengaja pulang sore hari untuk mengajak candice jalan-jalan sore di sekitar villa ada hutan kecil.
Matahari sore tidak terlalu terik, sepasang kekasih sedang berjalan di hutan dan berbagi kasih.
Di bandara
Pasangan yang akan berkeliling dunia sudah sampai di bandara.Nickson mendapatkan libur satu tahun dan ingin menghabiskan waktu bersama dengan bernice.
Bernice sendiri sudah sering mengunjungi berbagai negara, hanya saja waktu itu sendirian.Saat ini ia sangat menantikan liburan romantis dengan nickson dan pasti suasana jalan-jalan akan sangat spesial.
Kedua orang tua nickson mengantar ke bandara, mereka tidak rela di tinggalkan anaknya pergi liburan dan sedikit khawatir.
__ADS_1
"Selama perjalanan kalian berdua harus menjaga diri baik-baik dan jagalah kesehatan"
"Tenanglah tante, aku akan merawat nickson dengan baik" bernice berjanji.
"Ayah, ibu,jagalah kakek dengan baik dan katakan padanya jangan mengkhawatirkanku, aku dan bernice hanya liburan saja"
Kedua orangtua nickson juga setuju, Mereka berdua masih muda harus banyak-banyak berpetualang, setelah mereka pulang harus membahas tentang pernikahan.
"Tenang saja, urusan yang dirumah adalah tugas kami,kalian pergilah dan bersenang-senang senang" kata tuan ye.
Mereka berdua masuk keruang tunggu, setelah sepuluh menit mereka berdua masuk ke dalam pesawat.
Seluruh jadwal Daniel selalu padat dan menguras otak, tanpa fisik yang kuat,tentu saja akan tumbang,Karena itu daniel hampir setiap malam melakukan gym, Ia sangat menyukai taekwondo dan tinju.
Setelah pukul enam, itu adalah waktu pribadinya, asisten dan bawahannya tidak akan mengusik, jika tidak ada keperluan mendesak.
Saat daniel mengendarai mobilnya dari tempat gym ke villa,di lampu merah melihat gelandang dan pengemis, ia kembali teringat dengan gadis yang ditabrak olehnya.
Saat daniel sampai di rumah ia melihat seseorang bersandar di sebelah gerbangnya, ia kemudian turun dari mobil dan melihat gadis yang amnesia kemarin sedang tertidur di lantai.
Ia menggoyangkan tubuhnya dengan lembut.
"Kenapa kamu berada disini?"
Jantung daniel sedikit berdetak lebih kencang melihat wajah polosnya yang sedang tertidur.
Sang gadis langsung tersenyum,lalu merangkul lehernya."Sungguh bagus, ternyata kamu sudah pulang"
Daniel melepaskan kedua tangan yang berada di lehernya."Kenapa kamu tidak pergi?"
"Alu tidak punya tempat tinggal dan tidak punya uang" sang gadis hampir menangis.
Daniel mengerutkan keningnya."Aku sudah bilang akan memberikan kamu uang,dan mencarikan kamu pekerjaan, kenapa tadi pagi kamu menolaknya? "
"Kukira.. kukira kamu akan membawaku ke rumah sakit"
"Kenapa wajahmu sangat pucat?"
"Aku belum makan seharian,bolehkan aku meminta makanan di rumahmu?"
Daniel menghela nafas,tadi pagi mengira tidak akan bertemu dengan gadis ini seumur hidupnya, ternyata baru sore hari sudah kembali ke rumahnya.
"Bangkitlah,ayo masuk"
Setelah masuk ke dalam rumah, Florencia melihat apel di meja langsung memakannya, ia terlihat sangat kelaparan.
Daniel mendesah."Kamu seharusnya tadi pagi tidak perlu kabur"
__ADS_1
"Aku takut.. aku takut kamu membawaku ke rumah sakit"
Daniel sedikit tersenyum melihat kedua pipinya menggembung."Pelan-pelan saja makannya, malam ini,kamu ingin makan apa?"