Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Vivi sangat terharu


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Clint juga mengkhawatirkan guru pembimbingnya yang sedang meneliti virus h5, sebagai dokter,tentang penyakit virus global, ia juga mempunyai sebuah tanggung jawab.


Kelihatannya harus menghubungi sang guru sebentar dan membicarakan tentang virus h5.


Ia berharap masalah ini bisa di rundingkan dengan vivi, bagaimanapun vivi sekarang adalah pemimpin,ia menjadi bawahannya dan tidak boleh bertindak sembarangan.


Menunggu waktu malam tiba clint mendapatkan telepon dari kementrian luar negeri, sudah mengatur kamar untuknya dan sudah bisa memindahkan barang-barangnya.


Clint saat makan malam tidak melihat vivi, di dalam hatinya merasa cemas, tapi tidak boleh asal menelepon untuk mengganggunya. Clint hanya bisa menunggu di kamar dia kembali, namun hatinya masih merasa gelisah dan memakai mantel keluar dari kamar dan menunggu di aula.


Ketika sudah hampir jam sebelas malam mobil vivi kembali, saat turun dari mobil terlihat wajahnya kelelahan.


Saat melihat seorang menunggu di aula, vivi merasa terharu dan bersemangat."Clint, kenapa kamu menunggu disini?"


"Aku mengkhawatirkanmu dan tidak bisa tertidur, jadi aku turun untuk menunggu" clint melihat wajahnya yang letih merasa kasihan. Ia tidak perduli dengan orang-orang di sekitar merangkul pinggangnya.


Para anggota staff yang mengerti situasi segera melihat ke samping.Vivi melihat kearah wajahnya."Kamu tidak takut orang akan menertawakanmu"


"Menertawakan apa? apakah diantara kita ada yang lucu?" Raut wajah clint langsung tidak senang.


Vivi tertegun sejenak dan tersenyum pahit, bagaimanapun masih ada jarak umur, terutama pada penampilan luar, begitu dilihat orang-orang akan langsung tahu clint lebih muda darinya.


"Jangan perdulikan pandangan orang lain, kita hanya perlu menyukai satu sama lain sudah cukup" clint merangkul tubuhnya berjalan ke lift.


Vivi yang kelelahan menyandarkan kepalanya ke tubuh clint dan memejamkan mata. Dan muncul rasa ketergantungan dan kepercayaan, bahkan hatinya merasa tenang.

__ADS_1


Hanya saja lift dengan cepat sudah sampai. Clint dapat melihat vivi mengantuk."Aku antar kamu ke kamar, kamu bisa langsung naik ke ranjang"


Vivi tersenyum."Sudah mulai mengatur?" vivi mengeluarkan kartu, mereka masuk bersama ke dalam kamar. Clint menyuruhnya duduk di tepi ranjang."Kamu duduk dulu di ranjang, aku akan mengambilkan air untuk mencuci mukamu"


"Clint" vivi tidak berharap di perlakukan seperti ini.


"Aku bersedia melakukan apapun untukmu" clint tersenyum.Selesai berkata clint pergi ke kamar mandi untuk mengambil air panas.


Melihatnya membawa handuk dan memerasnya, vivi bangkit dan ingin melakukan sendiri.


Clint menghindar dan menyeka wajahnya Secara pribadi.Wajah vivi memanas, pria ini sungguh sangat berkuasa.


Vivi tidak merias wajahnya tadi karena waktu mendesak, tapi, kulitnya putih dan mulus, sepasang mata bersinar mempesona.


Clint sangat mengagumi wajahnya, hatinya belum pernah sebahagia ini.Selesai menyeka wajahnya, nafas clint sudah memburu, satu tangannya memegang leher belakang vivi dan langsung mencium bibirnya yang sexy.


Vivi membesarkan matanya dan sedikit panik mendapatkan ciuman ini. Clint hanya menciumnya sebentar.Mata vivi terpejam seolah-olah menunggu ciuman yang lebih agresif.


Vivi membuka matanya,wajahnya sudah merona, ia tersenyum manis.Tadi,bahkan menantikan ciuman yang agresif.


"Clint, jawaban tadi sore, mungkin aku sekarang akan memberitahumu, aku juga menyukaimu! sudah menyukaimu beberapa waktu"


Hati clint menegang,bibirnya tersenyum lebar.


"Benarkah?lalu sejak kapan kamu mulai menyukaiku?"


Vivi berpikir sejenak."Saat melihatmu pada pandangan pertama,aku tidak membencimu, selanjutnya,saat kamu memberikan mantel, aku sudah sangat terharu, ketika kakakku sakit, aku juga demam tinggi,kamu datang merawatku, aku semakin terharu lagi"


Vivi berhenti sebentar."Pada malam perayaanku, aku mabuk, kamu mengantarkanku ke kamar,kita juga... pokoknya sedikit demi sedikit aku mulai menyukaimu"


Clint melihat wajahnya dan bertanya dengan lembut."Apakah aku boleh bertanya, siapa pria yang ada di dalam dompetmu? kenapa kamu menyimpan fotonya di dalam dompetmu? hari itu kamu kehilangan dompet, foto itu membuatmu sangat gugup"


Hati vivi sedikit menegang."Kamu bahkan mengetahuinya"

__ADS_1


"Dia pria yang paling kamu cintai bukan" hati clint menjadi agak sedih.


Dalam hati vivi terlintas rasa sedih." Namanya lixto, orang yang tumbuh besar bersamaku, juga mantan pacarku, saat sekolah diluar negeri kecelakaan dan meninggal, sudah empat tahun lebih"


Clint segera meminta maaf."Maaf, aku tidak tahu... kalau dia sudah tidak ada di dunia ini lagi"


"Benar, aku dulu sangat mencintainya" vivi tidak menyangkalnya.Lalu berkata lagi."Clint, apakah kamu merasa keberatan?"


"Aku tidak keberatan,aku sangat berterimakasih padanya, sebelum aku bertemu denganmu dia sudah menjagamu dengan baik, sekarang dia bisa tenang, aku bisa menjagamu dengan baik" vivi air matanya mengalir dan buru-buru menyekanya.


Clint segera mengambil tisu dan membantu menyeka air matanya. Vivi tersenyum."Clint, terimakasih"


"Bodoh, diantara kita tidak perlu berterimakasih"


Vivi sudah sangat mengantuk, matanya sudah menyipit."Clint, bisakah kamu menemaniku di sampingku?"


"Baik, aku akan tidur disampingmu, kamu tidurlah duluan"


Vivi tidak merasa khawatir dan memejamkan matanya.


Clint kembali ke kamarnya, pergi ke kamar mandi, ia ingin mandi untuk menghilangkan aroma obat dan baru akan menemaninya tidur.


Clint selesai mandi sudah memakai baju tidur dan duduk di samping ranjangnya.Saat ini tidak ada pemikiran berlebihan terhadap vivi, jika ada ia harus menahan, sekarang yang perlu di lakukan adalah melindunginya, memberikan perlindungan dan kepercayaan.


Clint tidur di sampingnya dan memeluk tubuhnya,vivi secara alami memeluk lehernya, menaruh wajahnya di dadanya, begini bisa membuatnya tenang.Malam ini vivi tertidur sangat nyenyak, tapi pagi jam 6 mendapatkan sebuah telepon, bahwa di penambangan terdapat satu informasi, kalau ada satu karyawan terinfeksi virus H5, jadi ratusan karyawan menjadi takut, karena virus ini sangat mudah menular.


Vivi dengan cemas bangun, saat ini harus segera pergi untuk menenangkan mereka, vivi dengan cepat pergi ke kamar mandi dan berganti baju.Clint bergegas mengambilkan jaket dan memakaikan di tubuhnya, lalu berkata."Jangan kedinginan, sekarang terinfeksi Virus h5 sangat mudah, jika kekebalan tubuh lemah akan mudah terinfeksi"


"Iya! kamu tidur saja sebentar lagi, lagipula pekerjaanmu tidak terlalu mendesak"


Clint menggelengkan kepalanya."Aku tidak bisa tidur lagi, Kamu kerja saja dulu, nanti siang kabari aku"


"Baik, siang aku akan telepon" selesai berkata vivi keluar dan bergegas berkumpul dengan mereka.

__ADS_1


Vivi baru saja pergi, clint kembali ke kamarnya dan menelepon gurunya.Halo clint"


"Profesor aku sudah datang ke negara X, sekaranga apakah kamu sudah menemukan penangkalnya?" tanya clint.


__ADS_2