Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
............


__ADS_3

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


.........


Bernice keluar menuju toilet,saat ia di dalam kamar mandi mendengar suara tidak enak di dengar.


"Cih, emang siapa bernice? masak orang seperti itu bisa masuk kementrian luar negeri, bahkan gara- gara dia orang- orang disini harus menanggung malu dan kehilangan muka"


"Dia masuk kesini karena bantuan orang dalam?"


"Aku dengar dia adalah kerabat jauh keluarga gong"


"Ya tuhan, apakah dia menggunakan status keluarga gong untuk bisa masuk kesini?"


"Dia adalah orang yang tidak punya kemampuan dan hanya mengadalkan koneksi, sekarang kita semua di tegur,tadi diruang metting"


"Benar, pimpinan memanggil semua orang keruang metting, dan menegur kita selama satu jam, telingaku sampai panas"


Bernice yanh sedang duduk di toilet menjadi pucat dan sedih.


Semua orang sekarang sedang menyalahkannya.Setelah keadaan sepi, bernice kembali ke ruangan, ia menunggu waktu tiga jam sangatlah lama, ia berharap nickson segera sampai dan menyelesaikan masalah ini.


Julie sedang di berada di kantornya sedikit kalut, ia tidak menyangka akan menimbulkan masalah sebesar ini, dan kementrian luar negeri jadi bahan tertawaan banyak orang.


Ia akan membiarkan bernice menanggung tanggung jawab semua ini dan ia berencana menemui pimpinan untuk membahas masalah pemecatan bernice..


Ia menelepon bernice untuk ke ruangannya.


"Sekarang kamu tahu, semua orang dalam masalah besar,kamu masih ada muka untuk tetap berada disini?"


"Mengapa aku harus meninggalkan posisiku?"


"Mengapa?Apakah kesalahan sebesar ini, kementrian luarnegeri masih akan menerimamu?" julie mengejeknya.


"Ini adalah urusanku, mengapa kamu harus repot- repot"


"Yo, masih berani seperti ini, coba kamu katakan, apa yang akan kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah ini?"


Bernice tidak akan memberitahu kedatangan nickson."Aku bersedia meneriMa hukuman"


"Hukuman yang pantas adalah kamu meninggalkan kementrian luar negeri, tempat ini sekarang tidak menerimamu, kamu pegilah"


"Aku tidak akan keluar"


"Mengapa kamu tidak keluar?"


"Aku akan mengundurkan diri, tapi, itu kalau perintah dari ketua dan ini bukan kamu yang memutuskan" selesai berkata bernice kembali ke ruangannya.


Julie marah besar, gadis itu keras kepala sekali.


Saat ini ponsel julie berdering.


"Ketua, ada apa?"


"Gadis yang kamu perkenalkan semalam, suruh sore ini menemuiku, aku akan meminta pertanggung jawaban"

__ADS_1


"Maaf ketua, aku tidak menyangka, dia bisa melakukan kesalahan sebesar ini"


Ketua lansung mematikan telepon.


Sekarang jenny sedang menghibur dan menasehati bernice, sekarang hanya jenny yang perduli padanya.


"Bernice, ini bukanlah masalah yang besar, paling kamu hanya dikelurkan dan kamu bisa bekerja di tempat lain"


"Aku tidak bersalah? mengapa harus di keluarkan?" bernice tetap teguh dan tidak mau di salahkan.


"Aih, untuk apa keras kepala?disini siapa yang belum pernah dirugikan ?"


Saat ini mobil militer datang dan parkir di depan gedung kementrian luar negeri.


Sosok pemuda tinggi dengan badan tegap turun dari mobil.


Saat orang ini masuk, beberapa orang merasa yang mengenalnya merasa terkejut, untuk apa nickson ye datang kemari?


Bernice yang sedang melamun mendengar keributan di koridor, ia keluar untuk melihat.


Ia merasa senang melihat kedatangan sang pria.


Julie juga keluar ruangan mendengar ribut- ribut..Ia melihat lelaki yang dikenalnya.


Untuk apa nickson datang kemari?mungkinkah bernice yang memanggil kemari?


Hati julie merasa tidak nyaman dan kacau.


Julie memaksakan untuk tersenyum.


"Nickson ye, untuk apa kamu datang kemari?"


Nickson memandangnya."Aku datang untuk mengurus sesuatu"


"Tentu saja, hal yang sangat penting"


Nickson memandang wajah bernice, jika dia tidak punya status, ia akan memeluknya sekarang juga.


Bernice dan nickson saling memandang, ia mengira nickson akan berbicara padanya,tapi, nickson malah langsung berjalan ke kantor pimpinan..


Terjadi keributan di antara karyawan..


"Wajah nickson ye, lebih tampan daripada di foto"


"Kamu jangan berharap menjadi pacarnya, masih ada kepala bagian ren?"


Julie menarik bernice masuk ke ruangannya..


"Kamu kan yang memanggil nickson kemari, apa yang ingin kamu lakukan?"


"Aku tidak menginginkan apapun, aku hanya ingin sebuah kebenaran"


"Kebenaran?" wajah julie masam."Kebenaran apa lagi?"


"Kebenaran tentang masalah ini"


"Kamu...apa yang akan dilakukan nickson?"


"Aku tidak tahu?"

__ADS_1


Bernice berjalan keluar ruangan, ia sempat melihat wajah julie yang ketakutan, apakah julie yang mengambil dokumen? orang yang benci dirinya hanyalah dia.


Di ruangan pimpinan


"Pimpinan ye,apa anda yakin terjadi fitnah dalam masalah ini?"


"Aku percaya padanya, dia tidak akan melakukan kesalahan" nickson berkata tegas.


"Apakah kamu dan bernice saling mengenal?"


"Tidak perduli aku mengenalnya atau tidak, aku tetap ingin menyelidiki masalah ini,aku harap anda memberi izin"


"Baiklah,jika bisa mendapatkan keadilan, aku sangat bahagia"


"Baiklah, aku akan meminjam beberapa bawahanmu"


"Baiklah, gunakan ruangan metting di sebelah"


"Terima kasih"


Nickson menunggu di ruang metting, 3 orang pria masuk.Nickson memberikan arahan pertama ia ingin melihat rekaman cctv hari kemarin, dan menyuruh dua orang pria untuk mencari kertas dokumen yang hilang di tempat sampah.


Sebelum menyuruh pergi nickson meminta salah satu untuk memanggil bernice kesini.


Bernice segera pergi ke ruang metting, setelah diberitahu.


Beberapa orang menebak, kedatangan nickson kali ini untuk memeriksa dan habislah bernice kalau sampai berhadapan dengan nickson.


Bernice mengetuk pintu, ia gugup bertemu dengan nickson.


"Masuk"


Mata bernice masih memerah akibat menangis tadi.


Nickson merasa sedih melihatnya."Kamu jangan khawatir, aku pasti akan menemukan pelakunya"


"Aku curiga pada seseorang"


"Siapa?"


"Julie ren, aku curiga halaman yang hilang diambil olehnya"


Nickson berdiri merangkul pundaknya."Kamu yakin?"


"Di kantor orang yang memiliki dendam padaku hanyalah dia,beberapa hari lalu dia sering menggangguku"


"Apa yang dia lakukan padamu?"


"Dia menyuruhku membeli kopi,menerjemahkan setumpuk dokumen,menerjemahkan ke 8 bahasa, dia menyuruh secepat mungkin, itu jelas untuk menyulitkanku dan sore kemarin sebenarnya aku tidak pantas ikut rapat, dia mengenalkanku pada ketua dan memujiku"


Bernice menghela nafas.


Nickson seketika menjadi emosi, apa yang telah dilakukan julie sudah keterlaluan, jika dia benar adalah pelakunya dan masih mengkambinghitamkan bernice, ini tidak bisa dibiarkan.


"Kamu istirahat dulu disini, aku akan mengecek kamera cctv terlebih dahulu"


"Iya" bernice mengangguk.


Nickson melihat wajah sedihnya, hatinya terasa sakit.ia buru- buru berjalan keluar.

__ADS_1


Di dalam ruangan kantor julie cemas luar biasa. Ia menduga kedatangan nickson untuk memeriksa masalah ini.


Kemarin sore ia sama sekali tidak memikirkan akan diperiksa,Dan kertas yang dia ambil belum di buang, ia memasukkan di dokumen yang ia punya.


__ADS_2