Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Berduka cita dan muncul kebahagiaan


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Di dalam hall pesta andreas mengenalkan beberapa teman pada emily.Saat melihat bernett sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya, ia menghindari."Bagaimana kalau kita pergi ke balkon, disini terasa begitu sesak?"


"Baik" kedua orang menuju ke balkon sambil memegang gelas anggur merah.


Bernett melihat andreas menuju balkon bersama seorang wanita pandangan matanya sedikit rumit.


Jam sembilan malam bernett dan candice pulang,sementara andreas mengantarkan emily sampai di depan hotelnya.


Andreas merasa emily tertarik padanya, namun permasalahannya adalah dia masih belum bercerai dengan debby shen.


Ia ingin segera menuntaskan masalah perceraian.


Pagi hari


Candice ditelepon oleh anaknya bibi mei, karena umur bibi mei telah tinggi sekarang terkena penyakit parah dan bisa membahayakan nyawanya dan bibi mei ingin bertemu dengannya sebelum meninggal.


Hati candice bagaikan diremas, bibi mei sudah ia anggap sebagai keluarganya sendiri.Saat dulu kesulitan dia menampung dan membantu membesarkan bryan.


Candice bergegas mengunjunginya, bibi mei juga berpesan jangan membawa bryan, anak kecil belum pantas menghadapi situasi seperti ini.


Ia memutuskan mengajak bernett untuk mengunjungi negara R.


Bernett juga ingin menemaninya saat kondisi terlemah dan bisa sedikit mengurangi kesedihannya.


Bryan sendiri sudah berjanji untuk patuh dengan kakek dan nenek, Ia mengira bibi mei Hanya sakit ringan biasa.


Begitu sampai di negara R,mereka langsung pergi ke rumah sakit.


Bibi mei terbaring lemah di ruang perawatan intensif,karena kesehatan yang buruk dan jantungnya sering bermasalah.


Kalau harus operasi sudah tidak memungkinkan lagi, tubuhnya terlalu lemah, bahkan dokter sudah menyerah.


Di sebelah ranjang pasien candice menangis sedih memegang tangan bibi mei,Ia sudah menganggap bibi mei sebagai ibu kandung sendiri.


"Candice,jagalah bryan dengan baik,dan lewati hidupmu dengan baik" Suara bibi mei lemah.


Candice makin terisak memegang tangannya.

__ADS_1


"Bibi, ada satu kabar yang belum aku sampaikan padamu, aku telah berhasil menemukan ibu kandungku"


"Sudah menemukannya?baguslah,setidaknya kamu sudah memiliki keluarga" bibi mei tersenyum bahagia.


....


Andreas menelepon debby untuk mempercepat perceraian.


"Andreas, jika kamu ingin membahas perceraian,kamu jangan meneleponku" debby sangat kesal.


"Debby, mari kita berpisah dengan baik-baik,aku akan memberikanmu uang 400 milyar sebagai kompensasi putus hubungan, asalkan kamu menandatangani suratnya, aku akan segera mentransfer uangnya"


Debby terdiam beberapa saat."Mmmm! 400 milyar terlalu sedikit,sekurang-kurangnya kamu harus memberikan 2 triliun"


"Aku tidak memiliki banyak uang, paling banyak hanya akan menambah 20 milyar,jika kamu tidak setuju,kamu tidak akan mendapatkan apa-apa lagi"


Candice merasa sedih melihat wajah pucatnya, ia berharap bibi mei bisa hidup lebih lama lagi dan bisa lebih berbakti padanya.


Bibi mei juga berkata pada bernett, tuan gong, aku tahu kamu mencintai candice,jadi aku berharap kamu bisa mencintai dan menjaga seumur hidupmu"


"Tenanng saja bibi, aku akan menjaganya selamanya,dan aku berjanji tidak akan membuatnya merasakan kesengsaraan hidup lagi"


Bibi mei mengangguk."Sekarang aku bisa pergi dengan tenang"


Bibi mei sudah kelelahan dan dokter memakaikan alat bantu pernapasan.


Candice mengeluarkan kartu atm dan memberikan lex,lex sangat kaget."Candice, ini untuk apa?"


"Aku tahu kalian tidak akan menerimanya, namun ini adalah niat baik dariku, kalian berdua membuka toko dengan susah payah dan sekarang bibi mei menderita sakit parah dan menghabiskan biaya yang banyak, ini terimalah"


"Candice, kami tidak memerlukannya"


Bernett sedikit membujuk mereka."Terima saja! jika kalian tidak menerimanya, dia akan sedih, dia sudah menganggap kalian sebagai keluarga"


Keuangan mereka memang sedang sekarang, setelah ibu sakit berat sudah menghabiskan hampir 1 milyar lebih, namun tetap tidak bisa menyelamatkannya.


Sepasang suami istri telah membuka sebuah restoran,pendapatan memang lumanyan, tapi sangat melelahkan,mereka harus berangkat pagi dan pulang setelah petang,juga telah kehilangan banyak waktu dengan sang anak.


Uang yang diberikan candice di atm sekitar 20 milyar,dan bisa melepaskan bisnis restoran dan bisa menghabiskan waktu bersama dengan sang anak.


Dokter mengatakan mungkin malam ini adalah hari terakhir bibi mei dan menyuruh anggota keluarga untuk menjaganya dan merelakan.


Candice juga ikut menemani,ia sudah kelelahan saat perjalanan naik pesawat dan baru jam delapan malam sudah tertidur di pelukan bernett.


Dan bernett membangunkan candice saat bibi mei harus mendapatkan pertolongan darurat, namun nyawanya tidak dapat di selamatkan.

__ADS_1


Candice menangis sedih, ia menutup mulutnya agar tidak keluar suara.


Marry dan lex juga sangat sedih, mereka berencana menguburkan bibi mei tiga hari kemudian.


Bernett tidak perduli dengan penolakan candice, ia membawa candice untuk beristirahat di hotel.


Belakangan ini candice sering kelelahan dan gampang mengantuk.


Baru sampai depan rumah sakit lambung candice merasa tidak nyaman dan melepaskan pegangan tangan bernett dan berlari ke tong sampah,kemudian muntah.


Bernett segera mengejarnya dan merasa panik.


"Bagian mana yang tidak nyaman?"


"Tidak apa-apa" candice hanya merasa tiba-tiba mual.


Saat candice ingin menegakkan tubuhnya, ada pasangan muda mendekati candice dan gadisnya sudah hamil enam bulan,perutnya sudah terlihat besar.


Sang gadis berkata pada candice."Kamu juga sedang hamil? berapa bulan?"


Bernett dan candice merasa kaget dengan perkataan sang gadis.Bernett segera memeluk. tubuhnya penuh perhatian."Kamu sudah hamil! kenapa tidak memberitahu aku?"


Candice menggelengkan kepala."Aku tidak tahu, aku juga belum memeriksanya"


"Ayo, kita pergi periksa bersama" bernett memegang tangannya.


"Periksa apa?".


"Periksa kamu sudah hamil atau belum".bernett mempunyai firasat baik.


Candice mengikuti bernett ke ruang kandungan, dokter perempuan memberikan test pack padanya dan Meminta untuk memeriksa urin.


Ia membawa test pack masuk ke dalam toilet wanita,suasana hatinya sangatlah kacau, dan merasa tegang.


Setelah melakukan pemeriksaan sesuai petunjuk, muncul dua garis merah di alat test pack.


Ia melamun beberapa saat, ternyata ia telah hamil.


Bernett menunggu di luar dengan tegang, Dua menit kemudian melihat sang wanita keluar dari toilet sambil mengangguk dan memeluk tubuhnya.


Wajah tampan bernett langsung terlihat bahagia, sebentar lagi dirinya akan mempunyai anak lagi!


"Ayo, kembali ke hotel dan istirahat" bernett menarik tangannya pelan.


Candice mengangguk dan berjalan pelan di sebelahnya

__ADS_1


Pantas saja,ia merasa gampang kelelahan akhir-akhir ini dan mudah mengantuk,ternyata ini alasannya.


__ADS_2