Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Membantu menyelidiki


__ADS_3

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Haappy reading


.........


Setelah mengantar sang putra candice duduk menjauh dari bernett sambil melamun.


Bernett menarik tangannya untuk mendekat tubuhnya."" Masih marah?"


Candice tidak menghiraukannya,ia diam disebelah bernett.


"Semalam aku melihatmu menderita, makanya aku membantumu" bernett menjelaskan dengan sedikit kesal.


"Aku tidak mau, kedepannya juga tidak mau" candice malu kejadian semalam.


"Tapi jelas- jelas semalam kamu menikmati, bahkan sampai mendesah, seharusnya aku merekamnya"


Candice memelototinya sambil mencubit lengannya."Coba saja kalau kamu berani merekamnya"


"Sudahlah, ayo sarapan pagi dulu" Bernett memeluknya.


Selesai sarapan bernett mengantar sampai depan perusahaan candice.Ia melihat spanduk di seberang kantornya.


"Kenapa ada orang yang merebut bisnis perhiasan kalian?"


"Tidak tahu siapa, yang pasti orang itu menentang kami"


"Perlukah aku membantu menyelidikinya?" bernett bertanya.


"Benarkah? kamu kamu akan membantu"


"Satu jam lagi aku akan memberi informasi padamu" bernett setuju membantunya.


Tiba- tiba candice teringat."Apakah semalam kakek memarahimu?"

__ADS_1


"Bagaimana, kakek tega memarahiku?" bernett tersenyum, ia masih belum mau mengungkit syarat kakek pada sang wanita.


Candice menatapnya dengan curiga."Apakah kakekmu membahas hak asuh bryan?"


"Aku sudah bilang padamu,tidak ada orang yang bisa membawa bryan, kakekku juga tidak bisa"


"Tapi"


"Percayalah padaku,kakekku tidak akan ikut campur lagi"


Candice tertegun sejenak."Apakah ada syarat yang dikatakan kakekmu?"


"Tidak ada syarat apapun, kita bisa membesarkan anak bersama" bernett tidak akan membiarkan sang wanita tahu pertarungan perebutan perusahaan..Ia takut akan menjadi beban pikiran candice..


"Kamu jangan membohongiku"


"Aku tidak berbohong, percaya saja padaku"


"Baiklah, aku percaya padamu, kalau sudah dapat informasi segera kabari aku"


Bernett mencium bibir mungilnya sebentar.


Candice saat masuk kerja menyadari rekan- rekan semalam yang pergi karaoke kebanyakan tidak masuk kerja,pasti mereka mabuk parah.


Begitu masuk ke ruangan.Vera mengetuk pintu dan masuk membawa buku majalah.


"Kak candice,beritamu di publikasikan di majalah,bahkan di koran hari ini juga ada beritamu" vera tersenyum senang.


Meskipun tidak sampai masuk berita utama, namun nama candice sudah terkenal di dunia perhiasan.


Setelah lebih dari satu jam ponselnya berdering telepon dari bernett.


"Halo, bagaimana sudah menyelidikinya?" candice bertanya dengan tidak sabar.


"Perusahaan yang berada di depammu investornya adalah laura huo,Investasinya terdaftar 3 triliyun, lebih besar tiga kali lipat dari perusahaanmu"


Apa luara huo?apakah dia sengaja bersaing dengannya?

__ADS_1


"Apa yang dilakukan laura selama ini?"


"Dia punya perusahaan desain pengantin yang cukup terkenal di pasaran"


"Sekarang dia ingin berkembang di desain perhiasan?"


"Dia mungkin ingin memonopoli pasaran desain perhiasan dalam negeri" bernett berkata dengan emosi.


Bernett tiba- tiba tertawa."Jika kamu ingin berinvestasi dalam bidang berlian, aku akan membantu menyuntikkan dana padamu"


Candice tersenyum."Aku belum punya ambisi sebesar itu,aku hanya ingin mencari uang untuk menghidupi diriku sendiri dan anakku"


"Aku membiarkanmu bekerja agar tidak bosan dirumah saja, menghasilkan uang atau tidak itu tidak penting, aku akan menghidupi kalian berdua"


Candice mendengarnya sampai wajahnya memerah. Bernett tidak lupa mengingatkan dengan gembira."Lukaku akan pulih dalam beberapa hari lagi, kamu harus siap menjadi milikku"


"Sudahlah, aku mau kerja dulu, bye"


Candice langsung menutup telepon.


Saat ini debby sedang minum teh di sebuah cafe sendirian, ia pergi mengambil majalah di rak buku.Ia paling menyukai majalah produk internasional, kalau ada yang suka dia akan membelinya.


Saat membolak - balikkan majalah, tanggannya berhenti, ia seperti melihat wanita yang dikenalnya sedang menerima hadiah di atas panggung. Ia melihat dengan teliti, ternyata benar itu adalah candice cheng.


Tulisan di bawahnya."Penghargaan desain terbaik tahun ini, dilelang dengan harga 200 milyar"


Debby membaca teks tulisan dengan rasa iri, ternyata candice mempunyai kemampuan sebesar ini.Bukankah dia hanya mendesain perhiasan saja, mengapa dia bisa mendapat ratusan milyar?


Ia melempar majalah ke meja, ia tidak mau melihat lagi..


Ia selalu menunggu,ada suatu hari candice ditendang oleh bernett,tidak disangka, sampai sekarang belum ada berita mengenai hal ini, hatinya sungguh tidak rela.


Ponselnya berdering."Halo angge"


"Kakak ipar, aku barusan lewat depan carmen corp, aku melihat gedung besar di depannya, ada sebuah perusahaan perhiasan baru,nanti kita pergi melihatnya.Ulang tahun mama sebentar lagi, kita pesankan saja anting buat mama"


"Baiklah kamu datang menjemputku saja, aku di cafe orange" debby tersenyum mengejek, setiap kali membeli sesuatu untuk mertua anggie selalu mengajaknya dan pada akhirnya dirinya yang harus membayar.

__ADS_1


Namun sekarang tidak menjadi masalah, andreas sekarang sudah kembali berjaya, ia mendapatkan saham 30% dari tangan zack lu yang di penjara seumur hidup.


Anggie sudah menunggu di bawah, dua orang pergi ke perusahaan loier's.Ia suka berbelanja barang-barang mewah, kebetulan ini untuk diberikan ke mertua, debby berencana menyenangkan sang mertua.


__ADS_2