
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
"Tuan, di bukanlah wanita yang kita cari selama ini,kenapa kamu membohonginya?"
"Kita sudah sebulan disini, aku tidak ingin membuang waktu lagi untuk mencari veren Ye disini, untungnya wanita itu hilang ingatan, biarkan wanita itu menjadi veren dan mengabulkan harapan kakek"
"Tetapi,bagaimana dengan veren yang asli?"
"Wanita itu sama sekali tidak ada hubungannya denganku"
"Tetapi dia adalah calon intrimu, dan nona ini hanya hilang ingatan, bagaiamana jika tiba-tiba sembuh?"
"Dia hanya perlu hilang ingatan selama satu tahun, penyakit kakek sudah parah dan mungkin tidak akan bertahan sampai setahun"
Setelah selesai berkata harry menatap orang yang di depannya dengan tajam."Masalah ini jangan bocorkan keluar sedikitpun atau kalian akan menanggung akibatnya"
Emosi tuan muda memang tidak stabil dan mudah meledak marah.
"Atur pesawat malam ini, kita akan berangkat ke pulau"
Di depan pintu mall, bernett sudah memanggil 20 pengawal untuk mencarinya,namun semuanya sia-sia.
Bernett hanya menemukan tas dan ponselnya candice di dalam mall tergeletak di lantai.Dan pihak polisi sudah mengerahkan petugas untuk menelusuri masalah ledakan di dalam mall.
Pihak kepolisian juga sudah mendapat tugas untuk mencari keberadaan candice, namun hanya bisa di lakukan secara diam-diam untuk mencegah orang-orang yang ingin memanfaatkan masalah ini.
Pukul lima sore, kantor polisi sangat sibuk dengan kedatangan daniel Xi,membuat keadaan kantor polisi semakin tegang.
Kepala polisi menyambutnya secara pribadi, daniel menghampiri bernett dan menepuk pundaknya.
"Apakah kalian sudah memeriksa cctv mall?" daniel bertanya pada polisi.
"Ledakan yang terjadi menyebabkan kabel itu terputus,dan kami hanya bisa memeriksa cctv yang agak jauh dari mall"
"Ini tidak masuk akal, bagaimana bisa seseorang menghilang di tempat ramai?" daniel terlihat khawatir.
Di bandara pribadi di sebelah gunung, sebuah pesawat sudah terparkir selama satu bulan disana dan hari ini akan dioperasikan.
Candice duduk di kursi mewah pesawat,saat pesawat semakin tinggi dadanya semakin sesak melihat ke arah daratan.
__ADS_1
Ia bertanya pada pria yang berada di depannya.
"Apakah benar aku adalah calon istrimu?"
"Benar sekali, kamu adalah veren, kakekku dan kakekmu memiliki hubungan yang baik.Ketika kamu lahir sudah di jodohkan denganku, aku sekarang ingin membawamu pulang"
"Aku benar-benar tidak ingat itu" candice melihat kosong ke arah jendela.
"Tidak apa-apa,kita bisa menjalin hubungan pelan-pelan" harry merasa lega,sekarang hanya tinggal pulang dan meneruskan statusnya sebagai bangsawan.
Di sebuah cafe di dalam mall, ada beberapa gadis sedang bersantai dan meminum kopi. Ada seorang gadis yang memakai kalung liontin di lehernya."Veren, ini permata apa? cantik sekali"
Sang gadis tersenyum dan memegang kalung liontinnya."Ini adalah kalung yang tinggalkan oleh kakekku,liontin ini ada sepasang dan sebelahnya lagi ada pada seseorang"
"Wah! mungkinkah liontin ini ada kaitannya dengan jodohmu,lalu ada seorang pria tampan yang memiliki liontin yang sama datang padamu dan menjadikanmu sebagai istrinya"
"Jangan sembarangan berkata, aku juga tidak tahu,liontin sebelahnya berada di tangan siapa, bisa saja liontin ini tidak bisa bersatu selamanya"
Veren tersenyum kearah luar dan mengingat pesan kakeknya sebelum meninggal."Veren, kamu harus menjaga baik-baik liontin ini dan akan ada seseorang yang akan mencarimu"
Siapa yang akan mencarinya?
Di kabin pesawat pribadi, seorang pria duduk dengan mengangkat sebelah kakinya, di lehernya ada sebuah liontin permata.
Menurutnya tindakannya ini bukanlah sebuah criminal!
Candice hanya melamun berada di dalam pesawat, ia berpikir nama veren sangatlah asing di dalam hidupnya.
Harry meminum anggur yang berada di meja depannya dan melihat calon istrinya di masa depan.
Ini merupakan berkah bagi wanita ini dan akan berganti status menjadi istri bangsawan.
"Harry.. harry.. " candice masih terlihat kaku memanggil namanya.
"Iya ada apa?" sang pria tersenyum.
"Bagaimana kita berdua saling mengenal?"
Harry mulai berbohong."Aku mencarimu di alamat yang di tinggalkan kakekmu, aku ingin membawamu pulang dan mengabulkan permintaan terakhir kakekmu untuk menjadikanmu sebagai istriku"
Candice dalam hati menolak, dirinya masih belum menerima pria di depannya sebagai calon suaminya.
Bernett sudah hampir gila mencari keberadaan candice,Ia sudah mengerahkan seluruh polisi di kota untuk mencarinya dan daniel menggunakan koneksinya untuk mencari keberadaan adiknya, namun keadaan pasca ledakan sangatlah kacau, sehingga semua orang panik dan ingin menyelamatkan nyawa masing-masing.
Tidak ada jejak candice terluka di tempat kejadian,namun saat ini bernett bingung, bagaimana sang wanita bisa menghilang?
__ADS_1
Masalah hilangnya candice semua orang sudah mendengarnya, hanya bryan yang belum di kasih tahu..Semua orang menjadi cemas dan takut.
Bernett sudah berada di kantor polisi selama dua hari, pihak kepolisian juga tidak tahu harus berbuat apa? sekarang bernett sedang duduk dengan seorang dokter."Tuan gong, apakah wanita itu memiliki catatan medis?"
"Wanita itu baru saja melahirkan anak yang kedua" bernett berkata dengan lemas.
"Apakah dia memiliki penyakit keturunan?"
"Apakah kamu merasa curiga?" bernett menjadi serius.
"Kejadian itu sangat kacau,dia juga pasti sangat cemas,aku curiga tiba-tiba penyakitnya kumat, lalu dia pergi dari tempat kejadian dan tidak diketahui oleh seseorang"
Bernett menjadi semangat dan memiliki harapan."Dia memiliki riwayat penyakit hilang ingatan,tapi efek itu tidak mungkin terjadi dalam waktu satu hari"
Sang dokter terkejut."Ini penyakit keturunan seperti apa?"
"Ibunya memiliki sebuah penyakit keturunan yang bisa menurun pada anak perempuan, tumor itu tidak berbahaya,namun bisa menyebabkan hilang ingatan"
"Apakah dia baru saja melahirkan?"
"Iya"
"Apakah selama hamil ada yang tidak beres? apakah dia memeriksa kesehatan di kepala waktu kehamilan?"
Bernett berpikir keras."Ketika dia hamil sering mengeluh ingatannya tidak baik,dan dia mengatakan itu adalah karena kehamilan"
"Kemungkinan besar itu adalah pertanda, saat kehamilan semua otot-ototnya membesar dan bisa mempercepat besarnya tumor" dokter memikirkan masalah ini terlalu rumit.
Bernett merasa menyesal dan menyalahkan dirinya sendiri,kenapa tidak bisa melihat penurunan daya ingat candice?
"Mungkin saja istrimu lupa ingatan dan meninggalkan tempat kejadian terlebih dahulu dan tuan gong, anda bisa mengatakan hal ini pada pihak kepolisian dan kepolisian akan mencari ke seluruh kota ini"
"Dia tidak memiliki uang dan tidak memiliki ponsel"
Bernett hanya bisa berdoa, semoga orang yang menampungnya adalah orang yang baik.
Ia segera menghubungi daniel untuk memperluas pencarian dan kemungkinan candice hilang ingatan.
Bernett sekarang memiliki arah tujuan untuk mencari keberadaan sang wanita.
Tapi candice sudah berada di sebuah pulau yang memiliki jarak yang cukup jauh dengan kota A.
Setelah turun dari pesawat candice langsung beristirahat karena kelelahan saat perjalanan dengan pesawat.
Candice terkejut, orang-orang disini menggunakan bahasa inggris dengan lancar.
__ADS_1