Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Berhasil selamat


__ADS_3

Melvin mengepalkan tangannya, ternyata putra Bernett ini benar-benar mirip sekali dengannya


pada saat ia masih kecil, tampangnya yang tidak pernah mengaku kalah dan tidak pernah menundukkan kepalanya itu benar-benar sangat mirip.


"Baik, aku tidak akan melewatkan semuanya lagi denganmu, tutupbmulutnya, biarkan ayahnya itu melihatnya,'Melvin mendengus sejenak, ia ternyata merasa emosi terhadap seorang anak kecil, ini melukai sedikit identitasnya.


Di atas pesawat, Candice menunggu telepon sambil merasa khawatir hingga matanya terlihat berkaca-kaca, ia berusaha untuk


menahan diri dan tidak ingin membuat


Bernett merasa khawatir.


Namun, ketika ia melihat putranyanyang sudah bertumbuh bersamabdengannya sejak kecil itu diculik, ditambah lagi tidak tahu bagaimana ia


diperlakukan, hatinya itu terasa seperti tercekik oleh kawat besi danbmembuatnya sesak nafas.


"Mengapa masih tidak ada yang menelepon? Apakah putra kami akanbbaik-baik saja?" Air mata Candice sudah mengalir deras.


Bernett mengambil tisu danbmembantunya perlahan menghapusnya, kemudian


menenangkannya dan berkata,"Tidakbperlu khawatir, Melvin hanya menginginkan uang, ia pasti tidak akanbmelukai Bryan."


Pada saat ia sedang merasabkhawatir, sebuah panggilan tiba-tibabdatang, sisi lainnya menyalakanbkameranya, Bernett pun langsung


menjawabnya. la melihat Bryan Gong


muncul dengan sepasang tangan dan


kakinya sedang terikat, lalu mulutnya


yang sedang ditutup kain, dua tangan


sedang menahannya duduk di atas


sofa, dan membuatnya terlihat sangat


menyedihkan.


Bernett dan Candice byang merupakan kedua orang tua tentubsaja tidak bisa menahan rasa sakitbmereka ketika melihat anaknya


diperlakukan seperti ini.


"Bryan.."Candice menutup mulutnya dan perlahan menghela nafasnya.


Suara Melvin Gong kemudian terdengar.


" Bernett, putramu masih baik- baik saja! Kamu sebaiknya langsung mengirmkan uang itu ke kartuku, jika tidak, aku tidak akan berani menjamin!apakah putramu akan terus hidup atau tidak, karena orang-orang yang berada


di sekelilingku itu tidak mudah diajak


bernegosiasi sepertiku ini"


"Aku dapat memberikan uangnya,bkapan kalian akan melepaskan putraku", tanya Bernett .


"Selama uang itu sudah sampai di rekeningku, aku akan langsungbmengirimkan alamat dimana anakmu berada kepadamu besok pagi."


"Kamu harus menjamin bahwanputraku tidak akan terluka sedikitpun."


"Tenang, selama uang itu sudah di rekeningku, putramu aku kukembalikanntanpa sedikitpun luka, namun, jika kamu tidak melakukannya, nyawaku ini juga tidak terlalu berharga, aku bisa


saja membuatmu bersedih untuk seumur hidupmu, sedangkan aku akanbmati begitu saja"Melvin terusmengancamnya.


Bernett mengerti sekali kondisinya saat ini, semua orangnsedang mencarinya, ia juga memangntidak mempunyai jalan lain.


"Baik! Uang itu akan sampai dinrekeningmu dalam waktu lima belasnmenit, aku ingin mengetahuinkeberadaan anakku dalam satu jamnkedepan!"


"Aku hanya bisa berjanji bahwanaku akan mengirimkan alamatnyankepadamu besok pagi," Gongntidak menyetujuinya.


"Baik! Kalian harus menjaa putraku dengan baik,'Bernett memberikan sebuah persyaratan.


"Kita akan membahasnya setelahnaku melihat uang itu sampai di rekeningku, jika tidak, putramu tidak pasti akan melewati malam ini"'setelah selesai berbicara, Melvin


langsung memutuskan panggilannya.


Setelah Bernett Gong melihatnpanggilan itu terputus, ia kemudian berkata kepada Johnny yang berada di sampingna,"Kirimkan uangnya."


"Baik, Bos,"Johnny sudah mengetik jumlah uangnya, sehingga ianpun langsung menekan tombol kirim.


Pikiran Candice Cheng dipenuhi oleh

__ADS_1


gambarangan dimana putranya itu


diculik, ia terus tidak bisabmenenangkan dirinya, Bernett Gong yang duduk di sebelahnya itu kemudian mengulurkan tangannya dan


merangkul bahunya, lalu menariknya ke


dalam pelukannya dan menenangkannya, "Sudah, jangan!khawatir lagi, kita dapat menjemput putra kita besok pagi, ia akan baik-baik saja"


"lya!" Candice juga mempercayai bahwa Melvin


pasti akan melepaskan putranya setelah mereka mengirimnya.


Di ruang bawah tanah, notifikasi pesan Melvin tedengar sangat nyaring, semua orang pun langsung berlari kesenangan ke depan


hadapannya, hanya dia seorang diri


yang mempunyai rekening Swiss Bank,


jadi, uang itu akan terlebih dahulu


dikirim ke rekeningnya.


Pada saat ini, semua orang punbmelihatnya membuka pesan tersebut, sederet angka nol itu membuat mereka sangat senang, uang itu


akhirnya sampai.


"Tidak disangka bahwa menculik anak ini akan membuat mereka mudah sekali mendapatkan uang, Bernett nini benar-benar kaya, ia mengirimkan dua puluh triliun begitu saja."


Tatapan semua orang terlihat sangat senang,


seperti mereka dapat melihat diri


mereka yang akan segera kaya ketika


uang ini dibagikan. "Uangnya sudah


diterima, kita juga sudah seharusnya


bubar, waktunya kini tersisa enam jam


hingga langit terang, aku kira, kita


waktu enam jam, selama kita dapat


meninggalkan tempat ini, maka kita


dapat bebas"'atur Melvin .


"Baik! Ayo bubar"Vandi Liu juga


menyetujuinya.


Melvin kemudian berkatankepada Bryan yang sedang dudukndi sofa,"Hantu kecil, diam saja disini, aku akan menyuruh kakekmu untuk


datang meniemputmu besok pagi"


Bryan Gong tidak ingin menatap mereka, ia langsung memalingkan wajahnya, anak ini tahu bahwa mereka tidak akan bisa melarikan diri semudah itu, ayahnya pasti tidak akan


melepaskan mereka begitu saja dalam


masalah ini.


Vandi serta yang lainnya mengunci pintunya dan pergi, ini adalah ruang bawah tanah yang


mereka sewa, jadi, tempat ini juga


tergolong sebagai tempat yang cukup


aman.


Ketika keluar, Melvin beserta yang lainnya pun langsung bergegas pergi ke bandara dengan mobil MPV , pada saat ini, mereka masih belum membagikan uang mereka,nsehingga mereka hanya bisa pergi ke negara lain dan mencari cara untuk membagi uang itu.


Sebelum mereka lepas landas,bMelvin kemudian mengirimkanbsurat pada waktu yang sudah ditentukan ke alamat e-mail Bernett.


la percaya Bernett Gong pasti akan


menyimpan semua informasi akunnya


dan menunggu kabar darinya.

__ADS_1


Melvin naik ke pesawat,nnamun mereka tidak sadar bahwa semuantamu yang duduk di sebelah mereka adalah lelaki, para tamu lelaki ini terlihat berbincang dengan tenang


sambil membaca koran.


Bagaimana mereka mungkin memikirkan siapa yang duduk di sebelah mereka ketika mereka terus berpikir bahwa mereka akan segera


kaya raya?


Namun, Melvin juga tidaknpernah memikirkannya, pada saat ia sedang mengirimkan alamatnya di ponselnya, emailnya sedang di awasi ,Bernett sudah terlebih dahulu


mendapatkan alamat dimana anaknya


berada.


Dedrick dan para pengawal langsung pergi


menyelamatkannya. Sedangkan semua


orang yang berada di sekeliling


kelompok Melvin itu sudah terlebih dahulu mengikuti mereka,selama Bryan dapat berhasil


diselamatkan, maka pesawat tersebut


akan segera berbalik arah, lalu keenam


penjahat itu akan langsung ditangkap.


Dedrick Gong dan pengawal langsung


mencari alamatnya, membukanpintunya, dan langsung berlari ke lantainbawah, kemudian melihat Bryan Gong sedang terikat di sebuah kursi, mereka pun langsung berusaha untuk


memutuskan tali yang mengikatnya,


karena ia masih kecil, ia juga tidak


menemukan peralatan di sekelilingnya,


sehingga ia masih saja tidak berhasil


melepaskannya sekalipun sudah


berkeringat, namun ia sudah berhasil


memutuskan setengahnya.


"Kakek... Kamu sudah kemari, aku


hampir saja berhasil melepaskan diriku


sendiri"'anak kecil ini tidak terlihat


sedikitpun terkejut setelah diculik,


sebaliknya ia terlihat cukup tenang


Dedrick langsung memelukncUcunya dan merasa sangat senang,


"Bryan, kamu baik-baik saja, kakek terlalu ceroboh, maaf kakek!tidak menjagamu dengan baik."


"Kakek, ini bukan salahmu, aku tidak menyalahkanmu,"Bryan !memeluk erat kakeknya.


"Kakek, apakah orang jahatnya sudah ditangkap?"


"Mereka pasti akan menangkapnya,"Dedrick


menganggukkan kepalanya, sekalipun


Melvin adalah bagian dariKeluarga Gong, ia tetap saja tidak bisa menyelamatkannya lagi.


"Baik!" Anak itu menganggukkan


kepalanya.


Dedrick membawa anak itu pulang, Bernett yang sedangnberada di pesawat itu mendapat kabar bahwa anaknya sudah diselamatkan, ia


pun menghela nafasnya, Candice yang sebelumnya sudahnmenangis hingga kedua matanya itu membengkak, kini juga sudah


tersenyum senang.

__ADS_1


__ADS_2