
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Candice membawakan semangkok bubur untuk hannah."Tante, makanlah dulu, tubuhmu lebih penting"
"Baik, letakkan dulu disini"
"Aku akan menemanimu makan, bernett sudah mempercayaiku untuk merawatmu dengan baik"
Hannah terpaksa mengambil bubur dan memakannya."Candice,terima kasih, kamu sudah melahirkan cucu dan mencintai putraku dengan baik"
Candice tersenyum."Akulah yang harus berterimakasih padanya telah memberikan keluarga yang sempurna"
"Kamu tenang saja, keluarga ini selamanya akan menjadi keluargamu" hannah tersenyum.
"Baiklah" candice mengangguk.
"Dimana bryan?"
"Dia sedang di bawah berlatih piano,sebentar aku akan pergi menemaninya"
"Pergilah! temani dulu anakmu, aku rasa dia juga ketakutan"
"Baik" candice berjalan ke lantai dua.
Sekarang bryan sudah bisa memainkan piano lagu-lagu sederhana dengan akurat.
Melihat ibunya datang bryan memeluk kakinya.
"Apakah nenek sudah memakan buburnya?"
"Tenanglah! kakek dan nenek baik-baik saja"
"Tante juga akan baik-baik saja, ayah dan ayah angkat sedang menyelamatkan tante"
"Benar, mereka berdua pasti berhasil" candice mengelus kepala anaknya.
Negara R
Saat ini jason sedang duduk sambil memegang cerutu,ia sedang menikmati kehidupan mewah.
__ADS_1
"Apakah orangnya sudah di atur?"
"Sudah,kami sudah menemukan tempat rahasia untuk pengiriman barang kali ini"
"Bagus sekali, lakukan sesuai dengan rencana"
Jason menghisap cerutu dalam-dalam.
Ia mengambil ponsel dan menelepon nickson.
"Kalau ingin menyelamatkan pacarmu datanglah ke desa kerami, aku memberimu waktu satu jam, kalau terlambat mungkin pacarmu akan menyedihkan"
Jason hanya ingin menjauhkan nickson, tiga hari ini dirinya akan melakukan bisnis besar dan tidak ingin nickson menghalangi.
Nickson segera menginjak pedal gas mobilnya ke desa kerami.Bahkan jika tidak percaya pada jason, ia juga tidak melewatkan kesempatan kecil untuk menyelamatkan bernice.
Sementara bernice dari diculik tidak makan, ia hanya minum sedikit, sekarang energinya sudah terkuras.Ia memang tidak bisa memakan saat kondisi seperti ini.
"Gadis kecil, ini makan siangmu, jika kamu tidak makan lagi akan kelaparan" lelaki menaruh makan di meja kecil dengan kasar.
Satu jam kemudian nickson sudah sampai desa kerami,ia segera menelepon jason."Kamu sudah terlambat,anak buahku sudah membawa pacarmu ke desa berikutnya,cepat kejarlah, mungkin kamu bisa menolongnya"
"Bajingan"
Nickson sangat marah dan ingin membunuh jason, namun ia tetap mengejar ke desa yang di katakan jason.
"Aku sekarang di tuntun oleh jason keluar dari perkotaan,sekarang aku 300 kilometer dari kota, dia bilang anak buahnya membawa bernice ke suatu tempat,tetapi,aku merasa bernice masih berada di daerah perkotaan"
"Apakah kamu yakin?"
"Aku yakin" nickson merasa, jason hanya ingin menjauhkan dirinya dari perkotaan, nickson sudah bertanya pada penduduk setempat, apakah ada mobil keluar dan masuk di daerah sini penduduk menjawab tidak ada.
Mungkin jason tidak memikirkan cacat yang terlihat jelas dan mudah terlihat.
"Kalau begitu,apakah kamu akan kembali"
"Aku sedang perjalanan untuk kembali ke perkotaan,bernett,kamu dan anak buahmu jangan mengambil tindakan apapun, karena jason ingin bermain, kita harus menemaninya, tunggu aku kembali"
"Baik, aku akan menemui seorang teman dulu"
Bernett kali datang tanpa membawa senjata, namun sebenarnya anak buahnya membawa beberapa senjata.
Beruntungnya nickson dapat kembali dengan dijemput helikopter, ini hanya membutuhkan waktu satu jam.
Nickson datang ke sebuah rumah pribadi yang di tempati bernett.Bernett juga mengetahui nickson tidak beristirahat dengan baik, kedua matanya merah dan wajahnya sedikit pucat. Ia menepuk pundaknya."Nickson,maaf sudah merepotkanmu"
__ADS_1
Nickson menggelengkan kepala."Selama bisa menyelamatkan bernice, ditukar dengan nyawaku juga tidak apa-apa"
"Aku tahu jason memiliki ajudan terpercaya bernama tobias, jason telah bertahun-tahun di negara R dan sudah banyak mendirikan tempat tahanan, mungkin adikku berada di salah satu tempat ini"
"Selama kita bisa menangkap tobias, kita bisa tahu keberadaan bernice"
"Tobias memiliki kebiasan pergi ke kasino, selama kita bisa hadir kasino,kita bisa mengawasinya"
Bernett menyipitkan matanya, ia sudah tidak sabar menembak mati jason
Dalam kehidupan mewah di negara R, menghamburkan uang di kasino sudah hal biasa.Jam setengah dua belas malam melihat tobias berjalan dengan dua anak buahnya sedang menggerutu tampaknya dia telah kehilangan banyak uangnya.
Saat ini, tobias sedang berjalan menuju mobilnya, kedua anak buahnya telah di lumpuhkan dengan pistol kedap suara.Tobias bereaksi melihat dua temannya terjatuh di tanah, namun sebelum menarik pistol punggungnya sudah di todong sebuah pistol.
Di dalam ruang bawah tanah nickson sudah memukul tobias hingga babak belur.
"Katakan, dimana jason menyembunyikan pacarku?"
Saat ini tobias sedang diikat di kursi, tubuhnya sudah berlumuran darah."Jangan berfikir untuk mengorek informasi dariku, aku tidak akan memberitahu padamu"
Nickson memandang tobias penuh amarah, ia memegang jarinya dan mematahkan dua jari.
"Ah..." terdengar teriakan kesakitan tobias.
Siksaan yang dasyat seperti ini, ia tidak tahu bisa bertahan berapa lama,ia hanya manusia yang ada batasnya.
Sebelum ia berbicara nickson menembak kedua kakinya.
"Ah... selama kalian melepaskanku, aku akan bicara" tobias sudah ketakutan dan kesakitan di seluruh tubuhnya.
"Katakan" nickson berkata keras.
"Di penjara bawah tanah di villa pribadi milik jason" ia mengatakan sederetan alamat lengkap.
Tobias gemetaran di tatap oleh nickson."Aku tidak membohongi kalian, aku tidak berbohong, lepaskan aku"
Nickson melirik ke arah bernett."Ini aku serahkan padamu"
Bernett mengulurkan tangan meminta pistol dari pengawalnya, ia tanpa bicara menembak kepala tobias dua kali..
Tobias mati di tempat.
Empat mobil of road berkendara di jalanan dengan kecepatan tinggi ke villa milik jason.
Di dalam penjara nafas suram dari seorang wanita terdengar.
__ADS_1
Bernice memeluk kakinya, ia terbangun dari mimpi buruk, ia benar-benar sangat lelah, berada di pojokan memejamkan matanya.