
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Lu corp
Andreas sedang menunggu kedatangan candice untuk menandatangani dokumen kontrak dan setelah candice menandatangani keuntungan akan di berikan juga kepada candice.
Candice sendiri sudah mengganti nomor phonsel agar tidak bisa di hubungi oleh andreas.
Saat ini telepon di meja andreas berdering.
"Halo"
"Ceo lu, tuan muda gong datang kesini, dia datang kesini untuk bertemu denganmu" resepsionis bersemangat.
"Persilakan dia untuk naik ke atas" andreas merasa sedikit kesal.
Bernett diantar oleh asisten adreas dan masuk ke dalam."Ceo gong, kenapa anda mencariku?"
"Aku mewakili istriku,candice cheng, untuk menerima hak saham sebesar 15 persen milik ayahnya"
Raut wajah andreas lu berubah."Kalian sudah menikah?"
Bernett tersenyum."Sudah"
Andreas kaget, ternyata candice menyerahkan hak saham pada bernett,ia mengepalkan tangannya."Tidak boleh seperti ini,hak saham ini hanya boleh di terima oleh candice cheng, tidak boleh di alihkan oleh orang lain"
"Hak saham istriku adalah hak saham milikku juga, apakah ceo lu akan menarik kata-katanya kembali" bernett berkata dingin.
"Tuan gong,aku sungguh tidak mengerti, mengapa kamu mau menikahi mantan istriku, bukankah kamu mengerti aku sudah menikah dengannya selama enam bulan, apakah kamu tahu aku dan candice adalah cinta pertama, apakah kamu tahu tidak keberatan?"
Expresi bernett gong menjadi sedikit jelek.
"Itu hanya menandakan, kamu tidak pantas untuk mendapatkan dirinya"
Raut wajah andreas menjadi buruk."Tuan gong, jika kamu datang untuk menerima saham saham ini, aku tidak akan setuju, sebaiknya kamu menyuruh candice sendiri yang datang"
"Jangan harap kamu dapat bertemu dengannya seumur hidup ini" bernett menghela nafas kesal
"Jika kamu bersikeras tidak menandatangani, baiklah, tanda tangan kamu selanjutnya adalah dokumen pengalihan perusahaanmu"
"Bernett, kamu masih belum ada kemampuan untuk menelan perusahaanku" andreas berkata dengan tegas.
Bernett tertawa keras."Kalau begitu,mari kamu lihat, apakah aku bisa menelan perusahaanmu atau tidak?"
__ADS_1
"Bernett,kita bisa saling berdamai" andreas menjadi panik, pria ini berani menyatakan perang secara terbuka,ini,artinya pria ini telah merencanakan taktik yang baik untuk menghadapinya.
Bernett meninggalkan ruangan dengan menutup pintu dengan keras.
Cara untuk menyelamatkan perusahaannya adalah dengan menikah dengan keluarga besar, namun saat ini debby terus melekat padanya, ini membuatnya frustasi.
Andreas menelepon debby.
Debby berkata dengan dingin."Untuk apa kamu menghubungiku?"
"Aku ingin membahas hal perceraian denganmu"
"Andreas! kamu jangan bermimpi seumur hidup ini"
"Aku akan memberikanmu sejumlah uang"
"Jangan bermimpi kamu, kecuali memberikan setengah aset perusahaanmu"
"Debby, kamu jangan gila, aku akan bertindak kejam padamu"
"Apa yang akan kamu lakukan?apakah kamu ingin membunuhku? aku tahu kamu pernah mengancam candice dengan cara ini, jika, aku mati akan menghantui kamu seumur hidupmu"
Andreas langsung mematikan telepon,sekarang yang tersisa pada diri debby hanyalah kebencian.
Saat ini telepon di meja andreas berdering.
"Halo"
Andreas teringat mendapat undangan jamuan keuangan internasional,ia menyipitkan matanya dan berencana mendapatkan mangsa malam ini.
"Baik,aku akan menghadiri tepat waktu"
Gong's corp
Kantor presdir,bella mengetuk pintu dan masuk ke dalam ruangan."Ceo gong, semuanya telah diatur dengan baik"
"Baiklah, kita hanya perlu menunggu ikan besar terjerat kail"bernett tersenyum dingin.
Adreas pasti merasa panik sekarang pasti sedang memikirkan cara untuk mengamankan perusahaan dan tidak bersikap waspada.
Di dalam hotel paling mewah di kota A pesta perjamuan akan segera di mulai.
Malam ini semua orang besar berkumpul dan banyak artis terkenal di undang dan menjadi tamu undangan.
Ini adalah pesta malam untuk di dalam dunia bisnis dan diadakan oleh pemerintah.
Candice datang di perjamuan pukul tujuh malam, tangannya merangkul lengan yang kokoh milik bernett.
Bernett juga merangkul pinggangnya takut wanita di sebelahnya akan di rebut orang.
__ADS_1
Ia sedikit menyesal membawa candice ke tempat seperti ini dengan dandanan yang cantik,karena kecantikan wanita ini hanya menjadi miliknya.
"Bagaimana,jika pergi saja dari tempat perjamuan,aku akan membawamu ke tempat yang lebih menarik?"
Candice menggelengkan kepala."Tidak mau, aku ingin berkeliling di tempat pesta malam ini"
"Memangnya ada suatu hal yang menyenangkan?"
"Ada, di pesta semegah ini, pasti ada banyak makanan lezat,aku sengaja datang dengan perut kosong" candice tersenyum rakus.
Di dalam hall yang besar, di tempat perkumpulan kaum atas wangi bir dan anggur cukup menyengat.
Andreas hari ini datang sengaja menampilkan sisi terbaiknya,dan sudah menentukan tamu yang menjadi incarannya, dia adalah tamu keturunan chinesse dari negara L,dan status keluarganya terhormat dan mempunyai status belum menikah.
Andreas mencari wanita tersebut, akhirnya ketemu, dia mengenakan gaun hitam dan terlihat misterius.
Emily memegang segelas wine di tangannya saat melihat ke arah andreas, andreas tidak menghindar dan membalas dengan senyuman cerah.
Jika berhasil berkenalan dengan emily, andreas merasa dapat menyelamatkan masa depannya.
Saat andreas melihat sekitar melihat wanita paling cantik di pesta ini sedang memegang lengan bernett,ia merasa cemburu dan iri dengan bernett
"Aku akan mengenalkan pada salah satu pihak yang mengadakan pesta ini"
Candice mengangguk dan mengambil segelas wine.
Saat andreas melamun tubuhnya di tabrak oleh seseorang,dia adalah emily.
Andreas menanyakan keadaan emily dengan bahasa inggris.
Emily tersenyum."Maaf, lantainya sangat licin, aku bisa berbicara dengan bahasa dalam negeri"
Andreas tersenyum."Baguslah, jika kamu tidak kenapa-napa, perkenalkan namaku adalah andreas lu" andreas mengulurkan tangannya.
"Aku emily, aku menghadiri pesta mewakili ayahku" emily terkejut."Oh! kamu tuan lu yang terdaftar di daftar nama orang terkaya?"
Andreas merasa percaya diri."Kamu bahkan masih mengamati hal seperti ini?"
"Tentu saja! makanya aku dapat mengenalmu dalam sekilas, kamu sungguh hebat, pemuda yang begitu sukses,masih muda bisa meraih keberhasilan sebesar ini" emily memujinya.
"Terima kasih"
"Aku akan menetap di dalam negeri selama enam bulan kedepan, papaku sangat tertarik dengan pemasaran di negeri ini, apakah kamu mengenalkan beberapa orang hebat padaku di negara ini?"
"Tentu saja, kebanyakan tamu disini adalah orang-orang sukses dan menjadi rekan bisnisku"
Adreas merasa girang, bahkan emily berinisiatif meminta bantuannya.
Tampaknya tuhan sedang memihak padanya!
__ADS_1
Sesudah mengambil beberapa makanan candice duduk di kursi yang kosong dan bernett harus menemui beberapa rekan bisnis yang penting."Aku akan segera kembali"
Untuk sementara waktu candice menikmati makanan sendirian di dekat jendela.