
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Savita membuka tas ranselnya dan mengambil pistol laras pendek dan memasukkan peluru ke dalam magazine dengan lancar dan menyelipkan ke sepatu panjangnya, ia juga mengambil pisau militer.Cerano yang berada di sampingnya juga mengeluarkan alat terbaiknya.
"Cerano,aku tahu kamu dulu mempunyai perasaan terhadapnya, kali ini kamu jangan berhati lemah"
"Tenang saja! aku sekarang hanya ingin membunuhnya dan memamerkan prestasi ini pada ayah angkat" aura cerano sangat ingin membunuh orang.
Savita tersenyum."Baiklah,ayo kita pergi"
Kedua orang keluar dan mengenakan heandset, lalu melangkah ke titik pelacakan bagaikan seorang pemburu.
Sedangkan di semak-semak tidak jauh dari mereka,keira telah melihat dua orang telah keluar melalui teropong.Ia tertawa dingin, setelah mereka berdua menghilang 5 menit di kegelapan, keira menuju villa yang masih terang benderang.
Sovy yang sedang menatap laptop mendengar alarm pendeteksi kehadiran manusia.Sovy mengira keira masih di dekat laptopnya dan mengira yang datang adalah seorang pelayan , karena dari alat pendeteksi orang ini datang tidak sembunyi-sembunyi, melainkan berjalan langsung ke arah villa.
Ia menggunakan bantal untuk menutupi perkakas pistol di belakangnya dan mendengar suara bel pintu.
Salah satu tangan sovy memegang pistol pendek di balik jaketnya,ia membuka pintu dengan satu tangan.Saat pintu terbuka dan sovy masih belum bereaksi,tapi semprotan merica telah menyerang matanya, saat akan menggunakan pistol dadanya sudah di tendang kuat,tubuhnya terpental ke belakang menghantam lantai.Sebelum sovy berdiri tangannya yang memegang pistol telah di cengkeram oleh keira dan mengarahkan ke arah jantunya sendiri dan menembakkan beberapa peluru dengan kuat.
Sovy mati dengan mata melotot, darah mengalir ke lantai, keira hanya melihatnya sekilas saja,lalu memasukkan perkakas senjata ke dalam tas,lalu ia menghancurkan tiga buah laptop dan menghilang di kegelapan.
__ADS_1
Sedangkan di sisi lain cerano dan savita telah mengejar hingga lokasi laptop keira di tinggalkan.Mereka mendapati target hampa. Mereka mengetahui telah ditipu dan bergegas kembali ke villa, mereka menyaksikan villa yang berantakan dan tubuh sovy yang mati di lantai.
" Ahh! Dasar orang murahan" savita sangat kesal.
"Peralatan kita telah dicuri olehnya, ini artinya dia memiliki senjata yang seimbang dengan kita.Kita tidak boleh kalah lagi, savita, ayo memasuki hutan"
"Baik, aku ingin melihat, dia masih mempunyai kemampuan apa?" mereka berdua meninggalkan mayat sovy dan berjalan menuju hutan.
Keira sudah membidik mereka, namun karena cahaya dan hutan yang lebat keira membatalkan menembak.Ia tidak berani membocorkan lokasinya secara sembarangan dan membiarkan mereka menghilang ke dalam hutan.
Pelayan hendak menawarkan cemilan tengah malam, namun mereka terkejut melihat pintu villa terbuka dan melihat mayat sovy yang penuh darah.Ia berlari ketakutan dan melaporkan pada polisi.
Di pusat negara, thomas mendapatkan kabar dari kepolisian kota sebelah, mereka menemukan mayat turis asing di resort.Mati akibat tertembak peluru,thomas menyuruh mereka untuk mengirimkan sebuah foto dan thomas mendapatkan dua foto.
Thomas menggunakan foto untuk mencocokkan dengan daftar orang-orang di organisasi, ternyata memang orang mereka.
"Ini pasti tindakan dari keira, dia sedang berperang dengan orang-orang organisasi"
Daniel langsung membuat keputusan."Thomas, segera kirim pasukan khusus, aku akan pergi ke resort malam ini"
"Tuan, identitas anda tidak cocok pergi kesana"
"Aku harus pergi" daniel bertekad kesana.
Thomas hanya bisa menyiapkan perlindungan semakin kerat dan teliti, ia menyiapkan selama setengah jam, rombongan mobil langsung menuju ke kota sebelah.
Sedangkan di gunung cerano dan savita tidak menyangka,hal ini bisa menarik perhatian polisi secepat ini, mereka hanya bisa bersembunyi diam-diam dan menunggu kemunculan keira.
__ADS_1
Mereka masih mempunyai alat pendeteksi manusia yang berteknologi maju, asalkan ada orang yang mendekati mereka dalam radius 100 meter, sosoknya akan muncul di layar mereka, mereka menebak, keira pasti juga bersembunyi di hutan pegunungan setelah kemunculan polisi.
Keira juga tidak ingin jatuh ke tangan polisi, ia tidak sebodoh itu untuk jatuh ke tangan polisi. Asalkan dirinya terjatuh ke polisi mereka akan semakin mudah untuk membunuhnya.
Pihak kepolisian masih berkerumun di tempat kejadian pembunuhan,mereka memeriksa dan mengumpulkan bukti.
Sedangkan rombongan mobil daniel di perkirakan akan sampai dalam waktu dua jam.
Keira memutuskan untuk membunuh mereka berdua dengan tangannya sendiri, walaupun 50 personil polisi tetap bukan tandingan mereka.
Karena di tangan mereka memiliki senjata pembunuh yang luar biasa.
Selaain itu keira tidak ingin mengorbankan satu nyawa di negara ini, karena ini adalah rakyat daniel.
Keira memiliki tanggung jawab dan misi, yaitu jangan sampai merepotkan apapun pada negara sang pria.
Pagi hari pasti polisi akan menelusuri hutan pegunungan,kalau sampai membuat mereka berdua terdesak pasti akan banyak nyawa yang hilang.
Keira mengepalkan tangannya dan bersiap berperang dengan mereka.Ia mendaki ke puncak gunung, ia menebak mereka berdua pasti naik ke puncak gunung.Di puncak pasti akan terjadi peperangan yang sengit. Keira adalah seorang yang dilatih oleh drake sendiri dalam organisasi,jadi pelatihan yang di terima lebih ketat, tentu saja kemampuannya tidak akan kalah dari mereka berdua yang di latih oleh seniornya dan pelatih.
Bulan malam ini tidaklah bundar, melainkan berbentuk sabit, cahayanya begitu redup dan akan sulit melihat sekitar.
Keira juga memiliki alat pendeteksi manusia, ketika ia mendengar alarm di sisi sana dan ditambah dengan alarm miliknya, ia langsung bersembunyi di balik batu.
Ia mampu menyadari kehadiran mereka dalam jarak 100 meter dan mereka tentu saja menyadari kehadirannya, mereka saling mengetahui target mereka berada di radius 100 meter.
Ini hanyalah alat pendeteksi dan tidak di hubungkan dengan laptop,hanya mampu mendeteksi sumber panas,tapi tidak dapat menentukan arah lokasi dari sumber panas itu.
__ADS_1
Saat savita dan cerano mendengar alarm pendeteksi mereka saling memandang dan tertawa sinis, orang yang mereka cari ternyata sudah dekat.