Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Bernice nakal


__ADS_3

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Candice mengedip-ngedipkan matanya ke arah bernett,lalu berkata dengan tegas."Tentu saja, aku membelikan makanan untuk asisten yan, dia setiap hari menjadi mata-mataku untuk melihatmu"


Bernett menjadi gemas,ia mencubit hidungnya.


"Di hatiku sudah ada kamu,selain dirimu sudah tidak ada tempat untuk wanita lain"


Candice menjadi bangga dan sedikit menggodanya."Apakah benar?"


"Kalau kamu meragukan kata-kataku, aku akan membuktikan sekarang di kasur." bernett sedikit mengancam.


Candice tertawa."Sudahlah, ayo makan bersama"


Kotak pizza di buka, wanginya masuk ke hidung bernett, ia merasa tersentuh dengan wanita ini mengantarkan pizza dan kopi untukknya.


Selesai makan pizza candice bertanya."Apakah harus lembur? aku akan menemanimu disini"


Ia tahu,sekarang pria ini banyak tekanan,ia tidak membantu memikul bebannya,namun ia hanya bisa membantu denganvmenemani bekerja.


Bernett berjalan ke kursinya."Kemarilah, bagaimana rasanya melihat perusahaan baru?"


Candice duduk di pangkuan bernett menghadap wajahnya."Lebih besar dan luas di bandingkan dengan carmen, semua ruangan di dekorasi dengan mewah dan bagus, ruanganku berhadapan langsung dengan gedung kantormu"


"Bekerja di lingkungan seperti itu, apakah kamu senang?"


"Tentu saja,aku sudah lama memimpikan punya ruangan pribadi yang luas dan indah" candice berkata dengan jujur.


Bernett merasa senang, melihat senyuman dan wanita ini bahagia."Berbaliklah, aku ingin memelukmu"


Candice menurut membalikkan badanya, kepalanya bersandar manja di dada bernett.


"Hanya saja bos besar sangat misterius,bahkan linda tidak memberitahuku"


Kedua tangan bernett memeluk ke perut candice."Kamu hanya perlu bekerja dan mendapatkan gaji saja,untuk apa urusan seperti itu kamu pikirkan?"


"Aku hanya penasaran saja, perusahaan itu dulu milik laura, baru sebentar sudah berpindah tangan"


Bernett berusaha membujuk candice."Sekarang perusahaan perhiasan sedang bagus, tidak heran orang yang mempunyai visi akan berinvestasi di bidang ini"

__ADS_1


Candice tertawa kecil."Baiklah, yang aku inginkan hanya ingin bekerja dengan bagus,dan aku sudah tidak sabar untuk mulai bekerja"


"Semangat,kamu bisa menunggu di kursi, aku sekarang harus melihat dokumen"


Candice turun dari pangkuan bernett, ia berbaring di kursi sambil membaca berita di ponselnya.


Mereka berdua kadang-kadang saling melirik sebentar, mereka berdua sudah saling tergoda masing-masing.


Nickson mentraktir makan malam di restoran sekitar hotel bersama bernice.


Bernice sendiri masih kepikiran dengan nickson tadi berguling di kasur berciuman sambil memanen buah dadanya.


Pengendalian diri nickson sangat kuat, bahkan tadi bernice sudah mengajaknya untuk melakukan adegan suami istri, namun sang pria masih menolak.


Bernett dan candice baru keluar dari perusahaan jam delapan malam,saat bernett menyetir candice melihat wajah kelelahan bernett, ia tahu sejak kakeknya batuk darah sampai meninggal pria ini tidak beristirahat dengan baik.


Saat di perjalanan candice menelepon hannah untuk menidurkan bryan,mereka berdua malam ini tidak kembali ke istana gong.


Setelah sampai di apartemen, bernett ingin makan mie buatan candice.


Candice pergi mandi dulu,saat memasak mie sang pria yang habis selesai mandi memeluk tubuhnya dari belakang."Jangan bercanda dulu, makanlah terlebih dahulu"


Mereka berdua makan mie tanpa bersuara dan saling menatap sebentar, mereka berdua seakan mengatakan saling jatuh cinta tanpa bersuara.


Selesai makan mie candice mencuci mangkok, saat kembali melihat bernett sedang memegang ipad membalas email-email.


"Kamu bekerja saja, aku akan duduk diam disini"


Bernett tertawa."Tidak apa-apa, aku akan menyampingkan pekerjaan dulu"


"Kalau begitu, ayo tidur, aku seharian berada diluar sangat capek" candice terpaksa berbohong, ia tidak tega melihat bernett kurang istirahat akhir-akhir ini.


Akhirnya mereka berdua tidur saling berpelukan,malam ini bernett tidak meminta jatah.


Di hotel


Saat sampai di hotel sudah jam sebelas malam. Bernice berkata pada nickson."Aku pergi mandi dulu"


Nickson sudah berjanji malam ini akan menginap di hotel.


Setelah selesai mandi bernice memilih baju tidur yang sexy,bahan yang sedikit transparan memperlihatkan bentuh tubuhnya,ini harusnya bisa menggoda nickson.


Ia keluar dari kamarnya, ia melihat nickson yang sedang duduk di sofa ruang tamu, nickson membesarkan kedua matanya memandang tubuhnya.


Apakah gadis ini sengaja berpakaian begini untuk menggodanya?

__ADS_1


"Aku keluar ingin minum air" bernice berjalan ke arah dispenser,tidak memperdulikan tatapan nakal sang pria pada tubuhnya.


Selesai minum bernice duduk di sebelah nickson sambil tersenyum.


"Bernice,kamu jangan macam-macam denganku" nickson sedikit kesal, ia sangat tergoda dengan tubuh bernice, bahkan baju transparan memperlihat bra dan cd nya.


"Jika aku ingin macam-macam denganmu, bagaimana?" bernice bertanya dengan nakal


"Akibatnya tidak bisa kamu tanggung" senjata nickson sudah menegang hebat.


"Kalau begitu coba saja, apakah aku bisa menanggungnya apa tidak?"


"Kamu yakin?"


"Aku sangat yakin"


Nickson menindih tubuh bernice di sofa panjang, bibirnya ******* bibirnya dengan ganas..


Bernice merasakan senjata nickson sudah membesar menempel pada tubuhnya.Ia sedikit terkejut dengan serangan ganas nickson.


Nickson hanya meraba buah dadanya sedikit kuat kali ini, membuat bernice sedikit kesakitan.


Saat dirinya hampir tidak tahan nickson melepaskan tubuh bernice.Ia tidak tega menyakitinya, gadis ini masih terlalu kecil.


"Sudahlah,jangan berpakaian begini lagi di hadapanku,pergi tidur sana" nickson memberi perintah sedikit keras dan berwibawa.


"Kalau begitu,kamu bagaimana?" bernice merasa bersalah dengannya.


"Aku masih bisa menahannya,cepat pergi ke kamarmu"


Bernice berbaring di kasur, ia masih merasa malu menggoda nickson dengan berani, ia tidak menyangka nickson kali ini sedikit ganas.


Liburan telah berlalu.


Semua mempersiapkan hati untuk memulai bekerja kembali.


Bryan sudah mulai bersekolah,bernice hari ini mengantar nickson ke bandara untuk kembali ke markas.Setelah pesawat lepas landas bernice menuju ke kantor kementrian luar negeri.


Di kementrian luar negeri cukup ramai, bernice menerima banyak hadiah tahun baru,hari ini atasannya baru datang,bagaimana seniornya menjadi atasannya?


"Bernice,lama tidak jumpa" bernice yang di dalam kantor kaget disapa.


"Kak ling, bagaimana bisa kamu?" bernice sedikit terkejut.


"Jangan terkejut, setelah lulus aku mulai bekerja,aku hanya lebih awal masuk disini, aku dengar kamu adalah bawahanku,aku sangat senang memiliki bawahan yang unggul seperti kamu" darren ling tertawa, wajah tampannya cukup mempesona,lalu darren mengeluarkan kotak berbentuk hati."Ini hadiah untukmu"

__ADS_1


"Mmm,tidak perlu, ini terlalu berharga" bernice tahu di dalam ini ada sejenis kalung berlian.


Darren tertawa."Jika kamu tidak menerima,aku menganggap kamu sebagai orang luar,hari selanjutnya aku tidak bisa melindungimu"


__ADS_2