
Jam setengah sepuluh candice habis menidurkan sikecil menghampiri bernett di ruang tamu.
"Sudah malam, waktunya tidur" candice memberi perintah.
"Pergi ke tempat tidurmu atau di kamarku?" bernett menatapnya.
"Kamu tidur di kamarmu, aku di kamarku sendiri"
"Tidak bisa"
"Kenapa?"
"Aku ingin tidur denganmu"
Candice langsung tertawa."Apakah kamu mampu meniduriku?"
Bernett langsung kesal, wanita ini meremehkannya?
"Kalau begitu cobalah" kata bernett dengan pelan.
"Aku takut menyentuh lukamu, setelah kamu sembuh bisa tidur bersama denganku"
"Malam ini pokoknya tidur bersama, aku ingin melakukan pemanasan"
"Pemanasan apa?" candice bingung.
"Pokoknya harus tidur bersama malam ini"
Candice hanya bisa setuju, ia memang berencana tidur dengan bernett setelah kasus ayahnya diajukan ke pengadilan.
"Baiklah, tidur di kamarmu"
Bernett meletakkan dokemen di meja, ia berjalan menuju kamarnya.Candice sendiri sudah duluan masuk dan berbaring di kasurnya.
"Aku ingin melihat lukamu, apakah berdarah lagi tidak?" candice berkata sambil mendekat ke arah bernett.
Tangan kecilnya menaikkan baju bernett perlahan, ia melihat kain kasa masih berwarna putih bersih..
Setelah menurunkan bajunya candice memejamkan mata untuk mengusir rasa malu.
Bernett mencium wajahnya, memasukkan kedua tangannya ke baju candice memegang dadanya ternyata memakai bra.
"Lepaskan ini, aku tidak nyaman saat memegang" perintah bernett.
"Kamu mau ngapain?"
__ADS_1
"Aku hanya ingin memelukmu tidur sambil berpegang di dadamu"
Candice tidak bisa menolak keinginan pria ini, ia ingin membuat pria merasa bahagia.
"Tunggu sebentar" Candice berjalan ke kamar mandi untuk melepas bra, ia sungguh malu dan wajahnya memerah.
Ia kembali berbaring di tempat tidur.
"Kenapa melepas saja harus ke kamar mandi, bukankah aku sudah melihat tubuhmu?"
"Kamu ...diam, aku sudah mengantuk"
Bernett tahu wanita malu, makanya memejamkan matanya..
Tangan bernett bermain di dadanya sebentar, ia merasa bahagia wanita ini tidak menolak lagi sentuhannya.
Bernett memeluk tubuhnya dan tertidur.
Pagi hari
Setelah mengantar bryan ke sekolah, candice kambali ke rumah menemani bernett.Selama seminggu ini candice bekerja di rumah dan mengirim hasil desain lewat email ke linda.
Saat mereka berdua duduk di ruang tamu sambil sibuk bekerja masing- masing, ponsel candice berdering.
"Halo, pengacara zhang, kapan bisa membawa zack ke pengadilan?"
"Baik, besok aku pasti datang" candice merasa bahagia, kasus ayahnya akhirnya di gelar.
Candice memberitahu bernett telepon barusan.
"Aku akan membawa zack lu ke pengadilan besok, barusan pengacara zhang memberi kabar"
"Perlukah aku menemani kamu ke pengadilan?"
tanya bernett.
Candice menggelengkan kepala."Kamu sudah melakukan banyak usaha untukku,sekarang kamu sedang terluka, aku bisa pergi kesana sendiri, lagian ada pengacara yang mendampingi"
Bernett menghela nafas."Baik, aku yakin kamu bisa melakukannya"
Candice tersenyum pada sang pria."Aku tidak akan bisa melakukan apapun tanpamu"
Bernett tersenyum."Kamu harus lebih bekerja keras, saat melakukan terima kasih padaku"
Candice tahu apa yang dibicarakan bernett ,wajahnya memerah."Kamu banyak membantuku,apakah hanya karena alasan ini?"
__ADS_1
"Tidak juga, aku suka membantu ibunya anakku, kamu jangan menyalahkan aku lagi" bernett ingin berkata menyukainya, pasti wanita ini tidak percaya.
Candice terdiam sejenak."Oke, setelah lukamu sembuh total, aku tidak akan menolakmu lagi"
Bernett saat ini merasa marah dan emosi dalam hatinya, ingin sekali membunuh zack lu, wanita ini sudah bersedia, namun tubuhnya masih terluka.
Sialan.
Candice melihat wajahnya emosi dan tegang tertawa kecil dan menghiburnya."Kamu tenang saja, aku akan menunggumu hingga sembuh"
"Mendekatlah kesini"
Candice bersandar ke tubuhnya, bernett mencium dan mengelus rambutnya.Tangannya sudah bergerilya ke tubuh candice..
"Jangan, tunggu lukamu sembuh,oke"
Bernett hanya bisa mencium dan memainkan tangannya dengan bebas.
Candice sudah tidak tahan lagi akan sentuhan tangan pria ini."Sudah cukup, ayo aku temani kamu istirahat di kamar."
Mereka berdua tidur lagi di kamar bernett, saat sakit bernett mudah mengantuk karena pengaruh obat yang di minumnya.
Jam setengah dua belas candice terbangun, ia melepas pelukan bernett dengan perlahan, ia ingin memasak makan siang dan membiarkan bernett tidur lebih lama.
Jam tiga sore dokter datang memeriksa luka bernett secara langsung, dan luka pada perutnya sudah menutup, selama bernett tidak berlari, seminggu kemudian bisa melepas luka jahitan.
Setengah lima candice menjemput bryan, setelah kembali ke rumah sikecil menempel terus pada bernett dan tidak di perbolehkan memanjat tubuhnya..Sekeluarga bercengkrama dengan senang dan gembira.
Di malam hari candice melihat dokumen di kamarnya, menurut informasi di dokumen, zack lu kejam dan galak, Ia menemukan dereck wang yang memiliki hutang besar dan dikejar oleh rentenir, zack memberi uang 10 milyar ke derek untuk menabrak ayah candice dengan menggunakan truck besar dan menjamin setelah masuk penjara akan mengeluarkan uang untuk memperpendek hukumannya.
Saat itu dereck mabuk mengemudi truck menabarak mobil ayah candice hingga terluka parah, setelah di bawa ke rumah sakit, ayahnya tidak bisa diselamatkan dan meninggal.
Candice di dalam kamar menangis melihat informasi di dokumen, saat ini bernett masuk melihat sang wanita sedang menangis.
Bernett mendekat menghapus air matanya dengan tisu, hatinya terasa sakit melihat wanita ini menangis.
Ia harus memenjarakan zack lu seumur hidupnya.
Bernett menenangkan dan memeluknya di ranjang, berharap wanita ini cepat tidur, besok pagi harus menghadiri sidang di pengadilan dan bernett sendiri tidak bisa mendampingi.
Di villa mewah zack lu.
Ketika jam sembilan malam zack menerima kertas panggilan pengadilan yang diberikan pengurus rumah tangga. Ia membacanya di ruang tamu,ternyata panggilan pertama dari pengadilan, dia menjadi terdakwa disuruh hadir sebelum pukul sembilan pagi.Zack sangat marah merobek kertas panggilan menjadi beberapa bagian.
Berapa banyak bukti yang dimiliki candice di tangannya?
__ADS_1
Membuatnya percaya diri menuntutnya ke pengadilan, bagaimanapun besok zack tidak berencana menghadiri persidangan.