
Nickson keluar ruang tamu setelah mandi, ia melihat bernice duduk di sofa, nickson baru sadar bahwa baju bernice tipis dan tembus pandang bh di dalamnya kelihatan berwarna hitam.
"apakah baju model begitu nyaman di pakai?" nickson bertanya.
"Nyaman" bernice barusadar bahwa bajunya tipis dan tembus pandang..Ia buru- buru ke kamar memakai pakaian yang lebih tebal.
Nickson tersenyum, gadis kecil ini ternyata sudah mengenal malu.
Bernice keluar dan memberikan ipad pada nickson."Ini untukmu, untuk mengusir rasa bosan"
"Tidak perlu, aku ingin tidur saja" nickson membaringkan tubuhnya di sofa panjang.
Bernice mengedip- ngedipkan matanya memandang wajah tampan nickson, nickson sendiri menutup matanya tanpa menghiraukan keberadaaan bernice.
Karena nickson tiduran di sofa, bernice tidak melakukan gerakan tidak perlu, takut mengganggu tidur nickson.
Karena ac dalam ruangan cukup dingin ,bernice berinisiatif mengambilkan selimut di kamarnya, ia menyelimuti tubuh nickson secara perlahan.
Melihat penampilan nickson yang sudah tertidur, bernice menjadi lebih berani meletakkan tangannya di dagu memandang wajah nickson cukup dekat.
Dan ketika memperhatikan dengan serius, tiba - tiba mata nickson terbuka, pandangan mereka berdua saling bertemu.
Wajah bernice langsung memerah, ia tertawa canggung."Ternyata kamu belum tertidur ya"
Nickon memiliki kepekaan sangat tinggi waktu tidur, ketika bernice menyelimuti ia langsung terbangun, ia juga merasa dipandang olehnya ,makanya nickson membuka matanya.
"Sedang melihat apa?" tanya nickson.
"Tidak...tidak..hanya melihat dirimu saja" bernice menjadi gugup.
Nickson merasa senang."Apakah aku tampan?"
Bernice adalah gadis yang tergolong polos dan tidak bisa berbohong, ia mengangguk."Iya tampan"
"Bukankah ini melambangkan kamu menyukaiku?"
Bernice tertergun sampai bingung harus jawab apa.
Nickson mendekatkan bibirnya ke mulut bernice..ia ******* bibir merah bernice.
Bernice mundur satu langkah, wajahnya memerah, ini adalah ciuman pertamanya walaupun singkat.
Nickson malah tersenyum melihat reaksi bernice.
"Kenapa kamu menciumku?" tanya bernice sambil menundukkan kepala.
Kenapa aku tidak boleh menciummu?"
"Kamu juga tidak menyukaiku"
Nickson memegang tangan bernice." Aku menyukaimu"
__ADS_1
"Kamu..menyukaiku?" bernice kaget membesarkan matanya.
"Suka"
"Suka yang seperti apa?"
"Rasa suka antara pria dan wanita"
Bernice tidak dapat lagi menahan malu, wajahnya sudah semerah tomat.
"Aku kembali ke kamar dulu"
Nickson juga tidak memaksa bernice untuk menjadi kekasihnya malam ini, tapi ia merasa bahagia, bernice tidak menolaknya.
Di dalam kamar bernice masih merasakan bibirnya panas, ia masih ingat jelas kata- kata barusan di ucapkan nickson.
Ia melamun sampai ketiduran.
Keluarga huo
Tulisan yang beredar di internet tentang dansa dan artikel mengenai bernett semua di tulis oleh keluarga huo.Makanya di internet banyak penggemar baru laura , merek mendukung pernikahan ini.
Rasa kehilangan dalam hati laura,ia ingin bertemu dengan wanita yang melahirkan anak bernett.
Laura mengutus orang untuk menyelidiki masalah ini.Ia sudah menerima amplop berisi data candice.
Laura mengambil fotonya, ia menilai wajah candice cantik..Ia terus melihat hasil penyelidikan, ia bertanya pada asistennya.
"Dia sudah pernah bercerai?"
Perselingkuhan ia melahirkan anak bernett, rencana wanita ini sungguh busuk membawa anaknya kembali untuk masuk ke keluarga gong.
Karena dia pasti bertemu dengan candice, Laura berpikir tidak boleh kalah berperang dengannya untuk mendapatkan bernett.
Ia merasa senang candice sudah pernah bercerai, karyawan biasa, dan bukan dari kalangan nona kaya raya, semua yang ada dalam dirinya tidak mendukung untuk masuk ke keluarga gong.
Di dalam ruangan kerja candice, beberapa hari ini pikirannya sedang kacau, ia sedang melihat gelang pemberian bernett.
Gong's corp
Bernett sedang duduk di ruang kerjanya ia mendapat telepon."Tuan,melapor sebentar,kami sudah menemukan beberapa informasi tentang kematian ayah nona candice waktu itu memiliki hubungan dengan zack lu, saat ini kami hanya belum menemukan buktinya."
"Tidak perduli kalian gunakan cara apa terus selidiki.Apakah zack lu merasa ada gangguan?"
"Tidak ada,dia masih belum mengetahui ada orang- orang yang menyelidikinya"
"Bagus sekali, aku ingin memasukkan zack lu ke dalam penjara"
"Baik tuan, mungkin masih butuh beberapa waktu"
Bernett menutup teleponnya, pada saatnya nanti candice tidak dapat menolak lagi, ia tersenyum bahagia.
__ADS_1
Saat ini telepon internal kantor ceo berbunyi.
"haloo"
"Ceo gong, nona huo berada di bawah ingin bertemu"
"Bawa dia naik"
"Baik"
Setelah tiga menit pintu ruangan bernett diketuk.Laura masuk ke dalam sendirian.
Ia duduk dengan elegan di kursi."Kamu tidak menyalahkan aku kan, tiba- tiba mencarimu?"
"Tidak tahu, nona huo datang kemari ada masalah apa?" menanyakan dengan sopan.
Laura tida menyangka bernett membuat jarak dengan berkata sopan."Tidak ada apa- apa, aku hanya mengajakmu makan siang, apa kamu punya waktu tidak?"
"Aku tidak tahu jelas siang ini ada jadwal makan siang tidak, sebentar aku tanyakan pada asistenku"
"Asisten yan, siang ini aku ada jadwal makan siang apa tidak?" bernett menanyakan.
Membuka loadspeaker
"Ada, ceo gong,janji makan siang kamu dengan ceo rio dari perusahaan adiz, hotel caesar no tiga , tepat jam duabelas siang."
"Baik" bernett mematikan telepon internal.
Bernett kembali menatap ke arah laura."Maaf sekali,siang nanti ada janji makan siang yang penting"
Senyuman di wajah laura menjadi sedikit kaku, ia tidak menyangka bernett lebih mementingkan klien daripada dirinya.
"Kalau malam, bagaimana?" laura belum menyerah.
"Waktu malamku untuk menemani anakku, tidak menerima ajakan makan"
"Kalau begitu bagus, ajak anakmu sekalian, aku melihatnya saat di pesta begitu imut"
"Anakku masih kecil, dia tidak suka dengan orang asing, nona huo lain waktu saja"
"Kalau begitu aku pamit dulu, kalau ada waktu kita berkomunikasi lagi" senyuman di wajah laura di paksakan.
Pertemuan kali ini membuat kepercayaan diri laura terpukul.Ia masih mengira bernett suka padanya,namun memandang saja hanya formalitas.
Begitu laura pergi, bella mengetuk pintu ceo dan masuk."Ceo gong,apakah kamu akan makan siang hari ini dengan siapa?"
"Bantu aku mengajak candice,siang ini di hotel caesar ruang vip no tiga."
"Kenapa anda tidak mengajak sendiri?"
"Bilang saja aku sedang rapat, sibuk"
__ADS_1
Bella merasa bosnya sedikit konyol, jelas- jelas dirinya tidak sibuk sama sekali, apa dia tidak enak hati mengajak makan candice.
Bella merasa rumor di internett tentang bernett dan laura tidak benar, bosnya masih peduli dengan nona candice.