Bukan Aku Merampas Dia

Bukan Aku Merampas Dia
Aksi Pengantin baru


__ADS_3

"Makan sup ayam ini. Biar tenaga kamu pulih". Ujar Guntur.


Gita yang baru saja selesai mandi di bopong suaminya menuju meja makan.


"Abang seperti robot saja, tidak ada capek-capeknya. Lemas aku jadinya bang". Ujar Gita cemberut.


"He.. He...


Kan pengantin baru sayang, ya abang nikmati saja waktunya.


Mumpung kita libur tiga hari ini". Ujar Guntur.


Meletakan istrinya di kursi makan. Menghadapi semangkok sup ayam yang baru saja Guntur buat.


"Ini pasti enak. abang buatnya dengan cinta dan kasih sayang". Ujar guntur.


Sup ayam yang dibuat adalah sup kuah bening yang berisi potongan wotel, buncis dan kentang.


Sedangkan ayamnya adalah ayam goreng yang di suwir.


"Abang suapi ya". Ujar guntur.


Setelah mengisi mangkok berisi sup buat istrinya.


"Aku makan sendiri saja bang. Abang kan juga lapar". Ujar Gita.


"Kita makan bersama saja". Ujar Guntur menyuapi istrinya.


Gita tidak membantahnya lagi, menerima suapan dari suaminya. katena diapun juga lapar.


Guntur bergantian menyuapi istrinya dan juga untuknya. Mereka sama-sama lapar. Dan mereka menambah beberapa kali.


"Ah kenyangnya. Abang menyuapi hingga aku kekenyangan". Ujar Gita.


Mereka duduk selonjoran di karpet lantai ruangan menonton. Sambil menonton. Dan bersandar di sofa yang berdandar ke dinding.

__ADS_1


"Biar tenaga kita lekas pulih. Kan kita libur tiga hari untuk enak-enak mengisi liburan". Ujar guntur.


"Ih abang. Dari kemaren tidak ada capek-capeknya bergerak.


Pinggang dan kakiku saja sampai capek bang". Keluh Gita.


"Maaf sayang. Habis aku tidak tahan untuk diam saja. Kamu itu canduku sayang". Ujar Guntur mengacak rambut basah istrinya.


Ini sudah yang ketiga kalinya mereka mandi semenjak subuh. Padahal kurang dari pukul tiga siang.


"Tapi capek bang. pahaku capek. Hingga tida bisa jalan". Ujar Gita.


Ya. Gita yang di gempur Guntur sudah tiga kali dari sebelum subuh, hingga kakinya lemas untuk berjalan.


Hingga di gendong suaminya untuk kekamar mandi dan juga kemeja makan.


"Nanti abang bantu pijitkan. Biar lekas sembuh".ujar Guntur.


"Ngak mau. Bukan di pijitin malah nanti mandi lagi". Ujar Gita cemberut.


Guntur gemes melihat istrinya yang cemberut. Dikecupnya ppucuk kepala dan pipi istrinya.


"Tapi kita kan mau kerumah mama nanti malam bang, untuk makan malam bersama keluarga". Ujar Gita.


"Makan malamnya di tunda sayang. Kata mama kita kumpul di tempat nenek saja di akhir pekan. Biar lebih rame.


Kalau di rumah mama tidak bisa semua datang. Karena kemaren mereka juga sudah libur bekerja, juga kuliah". Ujar Guntur.


"Kapan mama mengabarkan?". Tanya Gita.


"Barusan. Saat abang sedang masak". Ujar Guntur.


"Baiklah. Aku bisa istirahat malam ini. Capek dan remuk badanku". Ujar Gita.


"Istirahatnya sekarang hingfa selesai sholat isya sayang. Selesai sholat isya abang mau lagi". Ujar Guntur menaik turunkan alisnya memandang Gita.

__ADS_1


"Capek bang". Ujar Gita.


"Akan abang bikin kamu sembuh menjelang pukul sembilan malam. Abang pijiti, abang bikin kamu nyaman dan rileks.


Biar siap untuk bergerak lagi nanti malam". Ujar Guntur memijiti kaki istrinya.


Gita membiarkan saja suamiya memijiti kakinya. Karena kakinya memang sedikit kram. Karena


Guntur bersemangat memijiti kaki istrinya. Mulai dari ujung jari kaki, betis lutut hingga paha.


Tidak kaki saja yang dia pijiti, punggung dan badan istrinya juga dia pijiti. Biar rileks.


Gitapun menikmatinya, pijitan suaminya membuatnya jadi mengantuk.


"Rebahan saja, biar tertidur". Ujar Guntur.


Melihat istrinya mengantuk, Guntur menyuruhnya rebahan.


"Tidak bang. Aku masih kenyang". Ujar Gita.


"Ya sudah. Abang saja yang tiduran ya. Abang juga mengantuk mau tidur sebentar". Ujar Guntur.


Dia mengambil bantal dan selimut tipis dari kamar. Dan meletakan di samping Gita duduk.


Tapi. Guntur malah meletakan kepalanya di paha Gita. Dan menyelimuti tubuhnya juga kaki istrinya.


"Nanti bangunkan abang saat azan ashar ya". pesan guntur.


"Baik bang". Jawab Gita.


Maka Gunturpun memejamkan matanya. Dia juga juga ingin istirahat, untuk memulihkan tenaganya yang terkuras dari semalam.


karena dia akan lembur lagi nanti malam. Untuk...


.

__ADS_1


.


__ADS_2