
Aku mendiamkan Anna saat sampai dikamarku. Diapun santai saja, sambil membaca novel. dan sesekali melihatku sambil tersenyum.
Dia membuka kantong cemilan, dan mengambil keripik pedas viral dan memakannya.
Suara kriuk keripik membuatku terganggu. dan melotot padanya. tapi dia malah tersenyum.
"Kakak ipar mau?!". tanya anna menyodorkan padaku.
Aku mengambil cemilan lain yang ada di kantong bawaan Anna tadi
lebih setengah jam saling diam, dan saling pandang. Aku menonton drama di aplikasi pada ponselku. sedangkan anna membaca novel.
"Kak...".
"Aku mau kekamar mandi!". potongku.
"Yah kakak!. aku nau cerita!". ucapnya memberengut.
"Besok!". jawabku.
sebelum menutup pintu kamar mandi yang berada di dekat lemari pakaian. di samping pintu masuk.
"Aku mau cerita malam ini. saat tidur di rumahku!". teriaknya.
Aku hanya diam. menyalurkan panggilan alam. Agak lama aku di kamar mandi. selain perutku sakit, aku juga menghindar dari Anna.
"Kakak gita...
kak... kakak ipar!". teriaknya.
Setelah lebih lima menit aku di dalam. Mungkin dia kesepian sendiri di kamarku.
"Kak, kok lama sih di dalam!!.
Kakak ipar!!".
"Berisik kamu anna di kamar orang!". ucap suara laki-laki kudengar diluar.
Padalal aku juga mau bilang berisik ke anna. tapi kedulan suara laki-laki.
Siapa yang datang kekamarku?!. pikirku. Tidak mungkin bapak kos ku kan?!. atau anaknya.
Ada perlu apa ya?!.
Aku berencana keluar. tapi..
"Eh Abang!. ada apa?!". tanya anna.
"Lah!. kan tadi kamu bilang kalau abang mau berangkat dinas malam suruh kesini mengantar kunci!!". jawab suara laki-laki.
Oh. abang Anna. jawabku dalam hati.
Membuat aku urung keluar cepat. bisa di usili Anna lagi nanti.
"Hehe.. lupa bang. aku pulang sebentar lagi. kakak ipar masih betah bersemedi di kamar mandi!". ucap Anna.
"Hus. anak orang diakui ipar kamu. Malu sama dia!". ucapnya pelan.
Membuat aku semakin malas keluar.
"Ayo pulang!". Ajaknya lagi.
"Tunggu kakak ipar dulu bang. nanti aku pulang bareng dia!". jawab anna.
"Apa dia mau menemani kamu?!". tanya abang anna.
__ADS_1
"Mau. Abang tanya saja!". ucapnya.
"Ah terserah kamu saja. pokoknya kamu cepat pulang. Abang hampir telat!". ujar abang anna.
"Abang bilanglah dulu sama kakak ipar. biar di dengar kalau abang izinkan aku mebawa dia menginap menamaniku!". suruh anna.
"Kamu ini. Ok.
Adek teman Hannah yang di dalam kamar mandi. terimakasih mau menemani adikku yang usil ini.
kalau dia usil dan bikin ulah, cubit saja pipinya biar makin chaby!". ucap abang anna.
"Ih abang kdrt. Aku dari tadi juga dicubiti kakak ipar!". ucanya memberengut.
Aku tertawa saja mendengar mereka berdebat.
"Kamu sih usil. pokoknya cepat pulang!. Abang berangkat". ucap abang Anna.
"Eh. izin dulu sana kakak ipar. biar dia cepat keluar!". perintah Anna.
"Kamu. Abang pergi dulu.
Teman hannah, aku berangkat dulu. jangan lupa temani adikku yang usil ini!". ucapnya agak keras dai luar.
"Khem... baik!". jawabku.
Tidak tahu mau jawab apa lagi.
"Terima kasih!". ucapnya.
"Abang pergi, jangan bergadang!". tambahnya.
"Tidak kok bang. besok pagi rencana kami mau joging ke taman. Harus bangun subuh!". jawab Anna.
"Ok. hati-hati abangku yang ganteng, tapi jomlo!.
Aduh...". terdengar Anna mangaduh.
"Usil!". ucap abang Anna.
"Punya abang dan kakak ipar suka mencubit. Kalian cocok untuk di nikahkan!". ucap Anna.
"Abang berangkat!". ucap abang Anna.
Aku yang masih dikamar mandi merasa lega, ternyata abang Anna sudah pergi. Akupun bersiap untuk keluar. karena hajatku juga sudah selesai.
"Sengaja ya, berlama-lama dikamar mandi. biar tidak bertemu abangku. past kakak ipar malu bertemu!". ucapnya cengengesan.
"Eh.. tidak bisa!". ucapnya.
saat aku ingin mencubitnya. dia bisa menghindar.
"Ayo kak, kita kerumahku!". ajaknya.
Anna mengemasi cemilan tadi, untuk dibawa pulang.
Aku melihatnya kesal.
"Kalau kakak tidak mau aku bilang abangku ya!". ucapnya.
"Kalau kamu usil abangmu juga mengizikan aku cubit!". memaju kan tanganku seperti mencubit.
"Saragheyo kakak ipar!!". ucapnya menunjukan salam khas korea dengan kedua jemari tangannya.
"Ish!". kesalku.
__ADS_1
"Ayo kak. nanti kemalaman!. jangan lupa bawa baju untuk joging!". ucapnya tanpa mau di bantah.
Hff
Aku mengikuti saja, tidak apalah menginap di rumahnya. Selain dekat hanya tiga rumah dari kosan aku, juga sudah diizinkan ibu kos sekaligus ibu rt di perumahan ini.
Juga sudah diizinkan abangnya untuk menemani anna yang sendiri di rumah.
Aku mengambil baju olahraga muslim untuk joging besok pagi. dan menganti pakaianku dengan piyama celana panjang dan berlengan panjang, tidak lupa jilbab instan.
"Cantik. ini baru kakak iparku!".
Sambut anna saat aku keluar kamar mandi menganti pakaianku.
"Sdah cantik dari dulu bocah!". jawabku gemes.
Bagaimana dia bisanya bilang aku cantik. Aku hanya memakai piama satin, dan tanpa bedak sedikitpun.
"Pasti abangku sangat beruntung jika menikah dengan jak gita!". ucapnya.
"Sudah pastilah!". jawabku pede. ikut mengusili anna.
"Kaka gita pasti juga beruntung menikah dengan abangku. ganteng, baik hati, tidak pelit, sholeh, seorang polisi. Tapi duda.
Eh. kakak ipar kan juga janda. sangat cocok!!". ucapnya tertawa.
"Jadi ke...".
"Ayok..!". ucapnya membimbingku keluar kamar.
Aku yang juga membawa tas tangan kecil berisi akaian untuk joging, juga perlengkapan wanita yang tidak boleh tertinggal. Yaitu bedak dan lipstick. tidak lupa ponsel.
Aku mengunci kamar kosanku. berjalan berbimbingan.
"Jadi mengginap di rumah Hannah nak Gita!?". tanya buk kos yang sedang duduk di teras bersama suaminya.
"Iya bu!". jawabku.
"Hati-hati. kalian hanya berdua di rumah. Tadi abang Hannah juga sudah minta izin kalau adiknya bawa teman menginap!". tambuh ibu kos.
"Iya bu. Abang juga sudah mengizinkan aku bawa teman!". jawab Anna.
"Teman yang mau dijadikan kakak ipar maksud kamu!". ucap ibu kos.
"Iya bu. do'akan ya bu. supaya mereka berjodoh!!.
Aduh jajak!!!".
Anna meringis. karena aku cubit lengannya.
"Aku..".
"Permisi bu, pak!". ucap Anna menariku menuju pintu gerbang dan menuju rumahnya yang berada tiga rumah di depan rumah kosanku.
Sangat dekat.
.
.
.
Ottor mengucapkan
Selamat menjalankan Ibadah puasa 🙏 buat sobat ottor semua
__ADS_1