Bukan Aku Merampas Dia

Bukan Aku Merampas Dia
Curhat Dika


__ADS_3

"Bos. Kenapa bu dian resign mendadak?!". Tanya asisten.


"Kurang tahu.


Aku berharap, saat aku selesai menyetubuhi dia waktu itu.


Aku ingin dia minta pertanggung jawaban dariku. Dan aku senang hati akan menikahi dia langsung. Tanpa menolak.


Tapi. Dia malah kabur saat dia ternoda. Apa dia tidak takut akan hamil anakku. Kan aku sengaja tidak pakai pengaman saat menyetubuhinya. Agar dia hamil". Ujar Dika.


"Iya. Aku juga heran.


Tapi kok waktu itu bis yang tertidur?. Kan bu Gita yang di beri obat". tanya asisten Dika.


"Aku juga minum obat. saat Gita meminum tehnya.


Aku tidak mau kalah jika gita menjadi liar. Kan Gita diberi obat perangsang. Tentu akan ganas saat diranjang.


Dan tubuhku sangat kecapekan saat terbangun. Benar dia sangat ganas. Bisa kulihat bekas pergulatan kami.


Ruanganku berantakan, dan bau persetubuhan sangat kuat. Kamu lihat kan waktu itu?". Ujar Dika.


"Iya. Pujuh bos berceceran di mana-mana. Juga mungkin kencing Gita. Karpet dan sofa basah semua". Jawab asisten.


Mengingat malam itu saat dia menjeput sang bos yang tertidur. Habis bertempur dengan Gita.


Ah. Seadainya Dika tahu, dengan siapa dia bergelut di ruangannya.


Hanya sang ob yang tahu. Eh, operator.


"Aku ingin Gita datang padaku bulan depan. mengatakan kalau dia hamil, dan minta pertanggung jawaban dariku". Ucap Dika menghayal.


Sang asisten melihat bosnya yang menghayal. Tanpa menjawab ucapan sang bos.


"Kemana dia ya?. Aku kangen Dia". Tambah sang bos.


"Oh ya bos. Kenapa bis dulu putus dari bu Gita?". Tanya sang asisten tiba-tiba.


"Aku ketahuan oleh Gita sedang bersetubuh dengan junior kami. Bahkan karena hasutan junior itu aku hampir memperkosa Gita.


Hingga dia memutuskanku. juga menjaga jarak dari ku". Jawan Dika.


"Oo. Ternyata bos sudah suka celap celup dari bangku kuliah". Jawab sang asisten.


"Gara-gara punya teman yang suka pacaran bebas. Jadi ikut-ikutan.

__ADS_1


Malah dapat junior yang bispak. dan keganjenan. Hingga aku tidak tahan, selalu disuguhi tubuh yang mengiurkan. Ya aku makan.


Hingga aku sering main dengan dia. Bahkan sampai aku lulus kuliah masih sering main.


Dan gilanya lagi, kami sering main bareng dan beramai-ramai. Seperti bertukar pasangan dalam sekali main". Cerita Dika.


"Pantas bos suka pesan dua atau tiga wanita. Sudah biasa sepertinya". ujar sang asisten.


"Tapi aku tadi melihat dian kok aku jijik ya?". Ucap dika.


'Sama. Aku jika melihat bos ngebor aku juga jijik'. Ucap sang asisten dalam hati.


"Sudah berapa orang yang bos hamili?". Tanya sang asisten setelah diam beberapa saat.


"Yang mendatangiku mengaku hamil anakku ada tiga orang. Empat dengan dian. Dan dian keguguran.


Aku ingin Gita juga hamil anakku.


Biar aku nikahi langsung". Jawab Dika.


"Yang tiga kenapa tidak bos nikahi?". Tanya sang asisten.


"Yang dua istri orang. Dan yang satu saat Aku masih kuliah. Mereka juga tidak memaksaku untuk bertanggung jawab.


Walaupun anaknya sudah lahir, dia masih sering minta aku datangi". Jawab Dika.


"Tapi kan yang kemaren katanya anaknya dikembalikan mantan suaminya. Ketahuan bukan anak biologisnya.


Keluarganya mulai curiga anak itu hasil selingkuhan.


Karena kami tertangkap basah sedang kuda- kudaan dihotel. Dan katanya suaminya langsung menalaknya". Tambah Dika.


"Terus, anak itu bos yang mengasuh?". Tanya sang asisten.


Karena sang asisten waktu itu belum dia. Makanya dia tidak tahu.


"Tidaklah. Kan wanita itu juga dipakai rame-rame. Belum tentu juga anakku.


Walau katanya aku mirip sama anak itu. Tapi aku belum pernah bertemu anak itu". Jawab Dika.


"Bos pernah bertemu suaminya?".


"Bertemu waktu pengrebekan itu. Tapi kan aku langsung kabur waktu wanita itu di cerca keluarganya. Jadi tidak tahu yang mana suaminya.


Karena banyak laki-laki yang datang saat pengrebekan.

__ADS_1


Aku pun tahu dia ditalak dia yang telfon, setelah beberapa hari berikutnya". Jawab Dika.


"Pasti dia cantik". Ucap sang asisten.


"Sangat cantik. Kalau dia ada bekingan, mungkin dia bisa jadi model. Tapi keahliannya cuma mengangkang di kasur".


"Suaminya kerja apa? Dan kenal dimana bos dengannya?". Kepo sang asisten.


"Kurang tahu juga. Tapi dia bilang suaminya sering dinas malam. Bisa jadi satpam atau bekerja dihotel.


Makanya dia sering minta bertemu dihotel. Ya, aku oke-oke saja. Disuguhi yang enak mana mau menolaknya. rugilah". Jawab Dika.


"Terus sekarang masih sering bertemu?". Tanya sang asisten.


"Tidak. Semenjak Dian ada. aku tidak menemuinya lagi. Apalagi anaknya sudah sama dia lagi.


Tidak mod aku untuk bertemu lagi". Jawab Dika.


Asisten tidak lagi bertanya. Ternyata bosnya sangat tidak peduli pada orang lain.


Padahal wanita yang dia kencani istri orang. malah tidak mau bertanggung jawab, saat dicerai suaminya.


Tapi salah wanita juga sepertinya. Mau saja di manfaatkan. Pikir sang asisten.


"Kenapa sih bos suka istri orang?". Kepo sang asisten lagi.


"Tidak juga. Banyak wanita lajang yang aku pesan. kamu tahukan. secara kamu sudah hampir satu tahun ikut aku.


Dan ikut memilih untuk aku pakai.


Cuma. Sebanyak itu aku celap celup. Tidak pernah aku mencoba dan merasakan yang perawan". Cerita Dika.


"Kalau bos dapat yang perawan. Langsung jadikan istri bos. Jangan sia-siakan.


Punya bos sudah banyak berpetualang". Ucap sanh asisten.


"Tapi kan aku tertariknya pada Gita. Walaupun janda, tapi rasanya...". Dika kembali berangan.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2