Bukan Aku Merampas Dia

Bukan Aku Merampas Dia
Mantan


__ADS_3

Setelah rombongan polisi keluar dari restoran hotel. Asisten Dika menuju meja bosnya kembali.


"Siapa namanya dan info apa yang kamu dapatkan?". tanya dika.


langsung bertanya. Padahal asistennya belum duduk.


"Nama di seragamnya Guntur Bos. Aku tidak dapat info lebih, karena aku bicara dengan yang lain.


Dia tidak begitu menanggapi pertanyaanku". Ujar asisten Dika sambil memandang klien mereka.


Sesangkan klien Dika juga menampakan wajah acuh. tidak tertarik dengan pembicaraan mereka.


Dia memegang ponselnya seolah sibuk berbalas pesan. Tapi dia mendengar dengan seksama.


"Gun, laki-laki yang menemui kalian di meja tadi sedang mencari info tentang kamu dan istrimu.


Dia adalah asisten mantan bos istri kamu.


Hati-hati. Mereka seperti merencanakan sesuatu pada kalian".


Dia sedang mengirim pesan pada Guntur.


Ya. Klien Dika tadi adalah kenalan Guntur. Lebih tepatnya masih sepupu jauh Guntur, yang bekerja di perusahaan kakek Guntur di pihak ibu.


Dan Guntur yang sedang bekerja belum membalas. Karena sedang dinas dan juga mengecilkan nada notifikasi ponselnya.


Sang sepupu jauh tidak ingin Guntur membalas segera, dia hanya memeritahu saja terlebih dahulu.


Agar Guntur siaga.


Sementara Dika dan asistennya masih sibuk membahas tentang Guntur.


"Apa saja yang kamu tahu, masa cuma namanya saja yang tahu.


Kalau nama bisa saja baca di seragamnya". Ujar Dika kesal.


"Maaf bos. Saya tadi berbicara dengan yang lain, berbasa basi agar tidak ketara dan juga tidak seperti mencari tahu.


Juga suami bu Gita sepertinya tidak suka berbasa basi. Karena dia tidak begitu menanggapi saat saya berbicara". Jawab sang asisten pelan.


Dia selalu memandang klien mereka yang masih duduk satu meja dengan mereka. masih suasana makan siang.


Dika paham arah mata asistennya itu.


"Aku sudah cerita pada pak Bian, kalau polisi itu suami mantan karyawan kita. Dan juga calon istri yang akan aku lamar.


Tapi keduluan dinikahi oleh polisi itu". Jelas Dika.


Si asisten mengangguk paham. Ternyata bosnya sudah bercerita duluan.

__ADS_1


Padahal dia sedikit risih membicarakan istri orang dekat orang lain. Apalagi klien mereka.


Takutnya klien berfikir yang tidak- tidak tentang bosnya. Bisa juga dianggab pebinor. Walau sang wanita pacarnya dulu.


Tapi melihat klien yang tidak begitu menanggapi pembicaraan mereka, membuat sang asisten tidak cemas.


"Apa yang kamu tanyakan pada suami Gita tadi?". Tanya Dika.


"Oo.. Menanyakan kenapa bu Gita resign. Dia bilang kalau bu Gita ingin fokus mengurus rumah tangga mereka. Itu saja". Jelas si asisten.


"Ah payah kamu. Tidak bisa di andalkan". Ujar Dika kesal.


Karena info yang dia dengar membuat dia tidak terima. Gita yang akan mengurus rumah tangga dan suaminya.


Sang asisten pun hanya terdiam. Karena bosnya itu menampakan wajah kesal. Apalagi klien mereka pak Bian masih di sana.


Bian, klien Dika hanya mengeleng saja melihat sikap Dika yang dia rasa sangat egois. Diluar ranahnya.


Setelah selesai makan siang, maka Dika dan bian kliennya menyelesaikan pertemuannya. Untuk kembali keperusahaan mereka masing-masing.


Di loby masih penjagaan oleh polisi karena rombongan mentri juga sedang bersiap untuk keluar.


maka semua tamu lain melewati pintu samping untuk keluar. Agar tidak menganggu rombongan mentri yang sedang keluar juga.


Motir dan mobil polisi sudah berjejer hingga pintu keluar halaman hotel.


Sebagian polisi masih ada yang belum masuk kedalam mobil.


"Guntur?!. Kenapa Indri berbicara dengan polisi itu?". Ujar Dika.


Ya.


Dika melihat Indri sedang berbicara dengan Guntur. Suami Gita. Mereka berdiri di dekat pohon di samping mobil patroli yang akan mengawal rombongan.


Terlihat Indri memohon pada Guntur, dengan menangkupkan kedua tangannya di dada. Sedangkan Guntur terlihat mengibaskan tangannya.


"Ada bahan untuk memecah rumah tangga mereka.


Baru menikah saja sudah berani selingkuh.


Apalagi dengan Indri yang sudah di campakkan oleh suaminya". Ujar Dika.


Dia memoto itu beberapa. Untuk di kirim ke Gita. dengan harapan Gita marah, dan minta bercerai pada suaminya.


Hingga Dika dengan mudah menarik Gita untuk kembali.


"Sayang dengar dulu. kita harus bicara". Ujar Indri terdengar memanggil.


Tapi Guntur malah memasuki mobil yang akan dia kemudikan. Mengawal rombongan mentri.

__ADS_1


Teman Guntur yang lain hanya mengelengkan kepala, melihat mantan istri rekan kerja mereka nekat menemui kembali setelah dia di ceraikan karena skandal yang memalukan.


Apalagi bagi suami yang seorang aparat kepolisian.


Teman Guntur menepuk pundak Guntur saat akan memasuki mobil.


Dan semua berlalu dari depan hotel itu, juga semua iring-iringan mentri dan rombongan.


Dika melihat Indri yang berada di taman dekat pos satpam. Tidak jauh dari loby samping hotel, tempat Dika dan asistennya berdiri.


Mereka melihat rombongan mobil berlalu keluar dari halaman hotel.


Dika segera memanggil Indri, setelah semua mobil pergi dan depan hotel kosong.


"Indri". Panggil Dika.


Indri masih terlihat binggung melepas rombongan itu melihat kearah seseorang yang memanggilnya.


Dan Dika mengangkat tangannya agar Indri mendekat. Dengan sedikit berlari Indri menuju Dika.


Bersamaan dengan sampainya Indri di sisi loby, mobil Dika yang di kemudikan asistennya sampai.


Karena tadi saat mereka keluar, sang asusten mengambil mobil di basemant hotel. dan Dika menunggu di loby samping.


"Ayo, masuk dulu!". Ujar Dika.


Dia membukakan pintu belakang untuk indri. Dan Dikapun mengiring masuk di jok belakang.


"Kenapa ada bu Indri bos?!". Tanya si asisten heran.


Kenapa bosnya itu membawa wanita yang katanya tidak mau dia temui. Karena indri mengaku sedang jadi kaki tangan bandar. Dan pasti sedang diincar polisi.


"Apa hubungan kamu dengan polisi Guntur itu Indri?". Tanya Dika.


Tanpa menjawab pertanyaan asistennya.


Dan sang asisten melihat mereka berdua dari kaca yang ada di depannya.


Dia terkejut, mendengar pertanyaan bosnya. Hubungan Indri dengan Guntur.


'Ada apa gerangan. Apa ada yang tidak dia ketahui'. Pikur si asisten.


"Bang Guntur itu mantan suamiku yang ...".


"Apa?".


Dika dan sang asisten kaget mendengar pengakuan Indri. Yang mengatakan Guntur suaminya.


.

__ADS_1


.


__ADS_2