
Aku mematikan daya ponsel bang Fajri. Dan menyimpannya bersama berkas kantornya tadi.
Aku bangkit dari dudukku, menuju lemari pakaian bang fajri. Lemari pakaian kami memang berbagi. dua pintu untuk pakaian bang fajri, dan dua pintu untuk pakaianku.
Di ponsel bang Fajri tadi memang ada pesan dari Dian siang sebelum mereka kecelakaan.
Mengatakan kalau dia ternyata hamil.
Awalnya memang bang fajri marah, mengapa bisa dian hamil. padahal tujuan awal mereka hanya berhubungan sebatas teman tidur siang saja.
Karena bang fajri tidak mau menikahi dian, dan tidak ingin aku murka, dikhianati.
Tapi saat Dian yang ingin mengugurkan kandugan, bang fajri mulai luluh.
Terlihat dari pesannya yang sangat mengiginkan anak. dan dia ingin menikah siri dengan dian. dengan syarat tidak akan menganggu rumah tangganya.
Dian setuju, dia tidak akan menganggu rumah tangga kami, asal bang fajri masih tetap melayani dirinya tidur siang. Alias
Ku turunkan satu blok kotak lemari yang berisi pakaian yang dilipat. Aku periksa satu persatu baju itu. mencari sesuatu, yang mungkin di sembunyikan bang fajri.
selesai memeriksa satu-satu baju yang berlipat. Aku langsung menyusun baju bang fajri kedalam koper besar. sudah tiga blok kotak lemari aku geledah bajunya.
Dan.
Pada blok kotak paling bawah. sesuatu berkas ikut jatuh saat aku menik baju.
Sebuah map berwarna kuning berada di antara lipatan baju. juga ada tas kecil di dalamnya.
Aku buru-buru membuka map tersebut. Ternyata sertifikat sebuah apartemen mewah yang berada di pusat kota.
__ADS_1
Juga ada surat mobil mewah yang ternyata mobilnya belum diambil ke dealer.
'Aku harus bertindak cepat. aku harus mengubungi pihak apartemen dan pihak dealer'. gumamku. mencari nomor kontak yang bisa di hubungi.
Aku mencatat nomor ponselnya, akan aku hubungi besok pagi, saat jam kerja.
Segera. Niatku.
Lalu aku menurunkan baju bang fajri yang di hanger. juga aku periksa satu persatu.
Dan aku temukan kedua cincin yang biasa bang fajri pakai. juga beberapa emas yang sengaja dia simpan.
Juga..
Ada serifikat rumah, rumah mewah yang berada di kawasan elit kota. yang penghuninya konglomerat dan artis terkenal.
Aku tahu, gaji bang fajri sangat besar dan fantastis. tapi mengapa aku tidak tahu, kalau bang fajri membeli rumah mewah dan apartemen mewah.
Apa mungkin bang fajri akan membelikan untuk dian. kan mereka katanya sudah berhubungan lima bulan lebih.
Pasti sudah ada niat bang fajri untuk membelikan rumah dan mobil untuk selingkuhannya itu.
Sunguh miris nasibku. Aku saja yang sudah dua tahun menikah dengannya, masih diajak mengontrak rumah. di cluster sederhana.
Dan aku hanya memakai motor untuk pergi bekerja. karena tempat bekerjaku tidak jauh dari rumah, satu kali lampu merah setelah keluar dari jalan cluster tempat kami nengontrak.
Aku meremas dadaku, yang terasa sesak.
Aku kumpulkan kedua sertifikat dan surat mobil yang kutemukan tadi. dan aku letakan di atas meja rias.
__ADS_1
Aku kembali memeriksa pakaian bang fajri. Aku temukan juga sebuah kotak. dan saat aku buka, satu set perhiasan mewah.
Air mataku terus meluncur deras. begitu istimewanya selingkuhannya dari pada istri sahnya. pikiran buruku berucap.
setalah semua pakaian bang fajri aku kemas kedalam koper besar. terakhir aku membuka laci tempat pakaian dalam bang fajri di simpan rapi.
Disana aku juga menemukan ponsel baru. Android mahal merek terkenal.
Ponselnya baru, tapi terlihat sudah ada kartu simnya.
Aku lihat dayanya lemah, aku coba menchargernya. untuk mengetahui isinya.
Sementara aku memasukan semua pakaian bang fajri yang tersisa. dan menutup koper besar itu.
Aku tidak tahu harus aku buang baju bang fadli atau aku simpan saja. Yang aku tahu sekarang aku harus menyingkirkan semua yang berhubungan dengan bang fajri.
Aku simpan saja dulu di gudang atau bawah tempat tidur.
Aku merasa kelelahan,
Kulihat, ternyata sudah pukul setengah satu. pantas aku kecapekan. sudah hampir empat jam aku berkutat, mengemasi barang milik bang fajri.
Bukan aku tidak ingin menjaga barang bang fajri, aku sedang ingin menjaga hati dan fikiran saja.
Hanya itu.
.
.
__ADS_1