Bukan Aku Merampas Dia

Bukan Aku Merampas Dia
Jadi Kamu Bosnya Gita?


__ADS_3

"Dian?. Kok kamu ada di sini?". Kaget Gita.


Dia tadi ditinggal sang asisten. untuk kembali kekantor.


Karena dika beralasan ingin menikmati hari dengan Gita. Tapi malah Dian yang dia temui.


Dian yang juga salah satu wanita penghangat ranjangnya jika dia berkunjung kekota ini.


"Iya. Ini rumahku sekarang Dika. Ternyata aku dapat rumah dari pak Fajri. Selingkuhanku yang mau mengakui anakmu sebagai anaknya.


Kamu tahu?. Tanpa menolak dia mau bertanggung jawab pada kehamilanku. karena memang dia yang memerawani aku.


Tapi dia tidak tahu, kalau aku juga sering melayani kamu jika kamu mampir.


setahunya aku hanya tidur dengannya. Juga istrinya yang tidak kunjung hamil.


Padahal aku juga sering menemani malammu di apartemenmu jika berkunjung". Jawab dian.


Karena apartemen mereka hanya berjarak tiga pintu saja.


"Terus?. Kok perut kamu sudah kempes?. Apa sudah melahirkan. Heran dika.


Mata dika liar memandang Dian yang berpakian seksi. Dian hanya memakai blus sepaha, dan bertali spageti. Berdada rendah.


Memampakkan dada Dian yang besar, dan... Tidak memakai penyangga.


"Tidak. aku keguguran beberapa bulan yang lalu.


Apa kamu mau aku puaskan siang ini. Sepertinya kamu sedang on". Ucap Dian.


Dengan bergaya erotis Dian menutup dan mengunci pintu rumahnya


Lalu mendekat pada Dika masih bergaya erotis.


Dika yang memang sedang memikirkan akan bertempur dengan Gita, tidak menolak saat Dian mulai mengelus pipinya.


Lalu lengannya, hingga dengan nakal tangan Dian bermain di paha Dika.


Dika menyandar di kursi sofa ruang tamu Dian. Hingga dian lebih berani, mendekatkan bibirnya pada bibir dika.


Pandangan dika selalu melihat Dian tajam. Tapi dia menolak ******* bibr dian.


Dian merasa menang, dengan ganas Dika ******* bibir Dian. Hingga dian kehabisan nafas. Dan melepas paksa tautan bibir mereka.


"Masih sama. Kakau kamu sedang on.


Ayo. Kita tuntaskan segera dikamarku saja". Ucap Dian.


Dia menarik tangan Dika untuk berdiri. Dan Dika dengan patuh mengiringi Dian kekamarnya.


Kamar yang hanya baru ada spring bad yang di gelar dilantai.


Tapi tidak menyurutkan hasrat Dika. Ditambah dia memang sedang on, karena memikir Gita.


Dian yang paham cara melayani Dika. Dengan gesit melepas semua yang ada di tubuh Dika.

__ADS_1


Bahkan dengan suka Dian memimpin permainan. Hingga Dika tidak berhenti mengerang dan meracau.


Dian yang merasa sudah ahli, karena biasa melayani dua pria yang berlibido tinggi. Yaitu Dika dan Fajri.


Tahu apa yang dibutuhkan laki-laki itu. Itulah andalan Dian mengaet laki-laki.


Sekarang dia semakin ber semangat untuk bisa medapatkan uang secara instan dari dika.


Dia yang baru beberapa bulan yang lalu keguguran tidak memiliki uang untuk mengisi rumah yang dia yakini miliknya.


Karena sudah ditinggal oleh istri sah selingkuhannya. Bekerjapun sudah diberhentikan.


Baru satu bulan belakangan Dian mulai beraksi mebcari mangsa yang ingin dipuaskan di ranjang.


Dia sering duduk nongkrong di cafe atau bar malam hari. Tapi tangkapannya hanya mampu membayar limaratus ribu satu kali pertemua.


Tentu itu tidak cukup untuk hidup nya.juga mengisi rumahnya.


Dia baru bisa menbeli sofauntuk mengisi ruang tamunya. Juga baru spring bad tanopa dipan.


"Giyanganmu hebat Dian. Aku ssukah sshh...". Desah Dika.


"Aku akan melayani kamu sampai puas. Datanglah kesini kapanpun kamu mau".


Dian semakin bergerak liar.


Hingga....


Dika meracau hebat dan mendesah panjang saat pusakanya akan meledak.


Tapi Dian masih terus mengoyang dan menjepit pusaka Dika yang muntah berkali- kali.


Tapi Dian masih berusaha memeras isi buap ***** Dika yang dia duduki dengan ganas.


Lolongan Dija membuat kepuasan Dian. Hingga dian lemas dengan sendirinya.


"Brengsek kamu Dian. Aku tidak mau kanu hamil karena ambisimi yang gila itu".ucap Dika.


Saat pusakanya sudah tidak berdiri lagi di dalam inti tubuh Dian.


Hingga pejuhnya membasahi perut dan selangkannya. karena dian masih menduduki pusakanya.


"Tenang saja. Sekarang aku sudah tahu cara main aman. aku sudah pasang kb. Biar tidak hamil". Jawab Dian santai.


Lalu Dika mendorong tubuh Dian yang lemas.


Lalu dengan santai dia berjalan telanjang bulat menuju kamar mandi yang ada di kamar itu.


Saat keluar dari kamar mandi, dika tidak menemui dian. Maka dia kembali memakai pakaiannya yang sedikit kusut.


"Minum dulu untuk penambah stamina". Ucap Dian.


Saat Dika keluar kamar dian.


Dengan santai Dian hanya memakai linggeri merah tanpa dalaman. Hingga langsung menampakan tubuhnya.

__ADS_1


Dua terlihat sudah mandi, karena rambut panjangnya basah, dan belum disisir.


"Rumahmu masih kosong. Kenapa selingkuhan kamu tidak membelikan perabot rumah?". Tanya Dika sambil minum.


"Dia sudah meninggal. Kami kecelakaan hingga bayi kamu keguguran". Ucap Dian.


"Terus istrinya bagaimana?".


"Pergi dari rumah ini. Semua perabot mereka dia jual hingga rumah kosong. Tanpa apapun". Jawab Dian.


"Kenapa dia mau memberikan Rumah ini?. Kemana dia pergi?".tanya Dika.


"Tidak tahu. Dia sangat tamak. Hanya memberi ibu mertuanya uang oesangon suaminya. Aku tidak dapat sepersenpun.


Untung orang tuaku minta bagian atau rumah ini buatku. Makanya aku disini sekarang". Ucap Dian santai.


Duduk mengangkat pahanya ke paha sebelah. Hingga menampakkan inti tubuhnya oada Dika.


Sengaja. Biar Dika on lagi.


"Oh ya. Kamu kok tahu aku tinggal disini?". Tanya Dian.


"Aku kesini mencari Gita. Karena alamat di data dirinya di kantor di sini tinggal". Jawab Dika.


"Gita?".


"Iya. Dia karyawanku di kantor. Dan dia resign tanpa izinku. Makanya aku datang kesini". Jelas Dika.


"Kamu bis Gita?". Kaget Dian.


Dika mengangguk.


"Gita istri sah selingkuhanku, yang sudah meninggal itu. Dan Gita yang keluar dari rumah ini dan menjual semua perabot rumah ini". Jelas Dan.


"Apa?. Jadi dia tidak tinggal disini lagi?. Kemana dia pindah?". Tanya Dika.


"Gita keluar dari sini sudah lebih dua bulan. Dia disini hanya sampai empat puluh hari suaminya meninggal.


Dan otang tuaku minta pada mertuanya untuk segera pindah.


Sekarang aku tidak tahu dia tinggal dimana". Jawab Dian.


Dika termenung. Kemana dia akan mencari gita. padahal dia ingin balik pada gita. Dan menjadikan Gita istrinya.


Tapi...


"Jemput aku!". Ucap Dika menelfon asistennya.


Dia sedikit kesal. Karena niat bertemu Gita tidak kesampaian.


"Datang saja kesini jika butuh pelepasan dengan servis hebat". Ucap Dian saat Dika keluar rumahnya.


Tapi Dika hanya diam.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2