
"Terus. Apa yang akan papa dan ayah lalukan ma?". Tanya Gita.
"Kalau ayah akan membalas mantan bosmu itu.
Saat ini perusahaan dia sedang minta kerja sama dengan perusahaan kita.
Mungkin kamu ingat. Kalau akan ada pertemuan dengan perusahaannya awal bulan depan". Jawab Ibu Gita.
Mama Gita kemaren malam sebelum pulang bercerita dengan suaminya.
"Iya. Aku ada laporan dari asistenku. Makanya aku tidak mau ikut turun tangan langsung bertemu. Membahas kerja sama itu.
Aku menyerahkan padanya saja atau ayah". Jawab Gita.
Guntur yang mendengar pembicaraan istri dan ibu mertuanya ada ide. Untuk membalas mantan bos istrinya itu.
"Hhmm sayang. Bagaimana kalau kamu turun langsung bertemu dengannya. Tapi pertemuannya tidak di luar perusahaan, di kantor saja. biar aman". Usul Guntur.
"Aku malas bang bertemu dia.
Lagian aku kan sedang hamil,
Bagaimana kalau dia berniat macam-macam.
Aku tidak mau ambil resiko bang". Jawab Gita.
__ADS_1
"Karena kamu hamil itu sayang, kamu harus bertemu dia. Biar dia tidak menganggu kamu lagi kedepannya.
Beri dia pelajaran. Syok terapi. Biar dia menyesal". Tambah Guntur.
Gita berfikir. Boleh juga ide suaminya. Dika memang harus di beri pelajaran. Agar dia tahu, kalau dia sudah menikah. Punya suami. Dan sekarang sedang hamil.
"Baik bang. Aku akan ikut pertemuan itu. Biar dia tahu, dia berhadapan dengan siapa". Ujar Gita.
"Ok sayang.
Aku mendukungmu. Aku akan berada di sekitarmu, untuk berjaga-jaga". Jawab Guntur.
Semua senang dengan rencana Pembalasan pada Dika. Yang sudah berusaha mencelakai Guntur.
Sekarang polisi dan para teman kamu yang membantu kemaren sedang mencari motif apa Indri itu ingin kembali balik pada kamu.
Bahkan sama-sama ingin kalian berpisah, hingga ingin mencelakai kalian
Pasti ada sesuatu. Sudah lebih dua tahun kalian bercerai, tidak ada itikat baik untuk meminta maaf pada kita. Malah ingin kembali menjadi istri kamu". ujar mama Guntur.
"Iya ma. Aku juga berfikir demikian. Tidak mungkin dia se gigih itu. Pasti ada ambisi lain. Sampai ingin mencelakai Gita.
Sama seperti si Dika yang menginginkan Gita. Nekat mencelakai aku, supaya Gita bisa kembali padanya". Jawab guntur.
"Betul. Ditambah sekarang yang mereka tahu kamu yang meninggal.
__ADS_1
Tentu si Dika itu akan Gigih mencari dan mengejar Gita.
Kamu lebih hati-hati menjaga Gita. Pasti Indri membalas pada Gita, karena kamu di celakai Dika.
Pasti dia juga ingin Gita celaka. Agar si Dika juga merasakan yang dia rasakan. Sama-sama tidak mendapatkan tujuan mereka". Ujar mama Guntur.
"Pasti ma. Aku akan memberi waktu hanya sekali saja mereka bertemu. Untuk menyatakan Gita hamil, dan tidak ada kesempatan untuknya berharap lebih". Ujar Guntur.
"Kan mereka tahu kamu yang meninggal tadi pagi". Ujar mama Guntur.
"Iya, aku tidak akan menemui dia kok. Hanya menemani Gita ke kantor saja. Tidak bertemu langsung.
Kalau dia melihatku, nanti Indri tahu. Dan rencana ayah pasti gagal untuk mencari tahu rencana indri". ujar Guntur.
"Iya. Mama setuju. Kamu harus tetap waspada. Itu saja". Ujar mama.
"Betul. Keselamatan Gita dan calon cucu kami". Tambah ibu Gita.
Guntur mengangguk paham. dia sudah berniat untuk membalas keduanya. Ingin memenjarakan mereka.
Tapi dua harus fokus untuk sembuh dulu.
.
.
__ADS_1