Bukan Aku Merampas Dia

Bukan Aku Merampas Dia
Resmi jadi Suami Istri


__ADS_3

"Sah??


Sah


Sah


Sah


Semua yang ada dalam rumah itu menyambut ucapan sang penghulu.


Sekarang Gita dan Guntur sudah Sah sebagai suami istri. Walau baru menikah siri. Karena masa iddah Gita baru saja selesai. Dan belum ada surat cerai dari pengadilan.


Tiga puluh menit yang lalu


"Bang. Bisa jelaskan?".


"Nanti akan dijelaskan di dalam". Jawab Guntur.


Dan Gita dibawa oleh abangnya kedalam rumah. Sementara Guntur dan semua penumpang yang mengikuti mobilnya tadi bersiap untuk memasuki rumah orang tua Gita.


"Bang Zai. Kenapa tidak beri tahu aku. Kalau..".


"Tanya papa dan mana saja". Jawab Abang Zai, abang Gita.


Maka gita dan abangnya menuju ruang tengah. Melewati keluarga yang sudah duduk di ruang tamu rumah orang tuanya.


"Pah. Apa semua papa yang merencanakan?". Tanya Gita.


"Bersama Gita. Papa, mama, guntur dan juga orang tuanya.


Kamu kan sudah pernah diberi tahu. Kalau kalian akan menikah siri dulu saat masa iddah kamu habis. Dan kemaren habis.


Juga. Papa mendengar cerita dari nak Guntur. Kalau bos kamu sedang mengintimidasi kamu.


Makanya papa setuju kalaubkalian menikah siri dulu. Dan bisa langsung menikah resmi setelah semua surat dari pengadilan keluar.

__ADS_1


Papa sudah diskusi dengan bapak kuanya. Makanya beliau mau menikahkan kalian. Dan beliau yang akan mengurus semua surat kepengadilan besok senin". Jelas papa Gita.


Gita hanya mendengar cerita papanya. Dan sekarang dia harus menerimanya.


Senentara itu, Guntur dan rombongannya disambut keluarga Gita yang lain. Dan Guntur langsung duduk di depan pak penghulu yang sudah siap untuk menikahkan mereka.


"Kamu duduklah disini dulu. Biar papamu menikahkan kamu dulu. Nak Guntur sudah siap disana". Ucap mama Gita.


Membawa Gita duduk di sifa ruang tengah.


Hingga ucapan ijab Qobul terdengar dari ruang depan rumah. Guntur dengan lancar mengucapkannya.


.


Dika sangat marah pada asistennya. Yang tidak dapat menemui dimaba Gta tinggal.


"Apa bos tidak tahu tempat tinggal orang tuanya. Kan dulu bu Gita pacarnya pak bos". Ucap sang asisten.


"Orang tua Gita tinggal diluar kota. Di daerah d, Kira-kira satu jam perjalanan. Tapi aku tidak pernah kesana.


Dulu dia sekolah dan kuliah dikota ini kos. Jadi tidak tahu rumah orang tuanya dimana". Jawab Dika.


"Aku tidak tahu teman yang dekat dengannya. Lagipula aku putus dari dia masih tahun kedua.


Sudah lebih lima atau enam tahunan". Jawab Dika patah arang.


Sang asisten tidak mau berbicara lagi.


'Dasar bos pikun, pikirannya hanya ************. Celap celup saja isi otaknya.


Padahal dia bisa bertanya pada teman alumni yang dia kenal. Pasti ada yang tahu dimana rumah orang tua Gita tinggal.


kan bisa cari nomor teman di grup alumni'. Pikir Sang asisten.


Dika memijit keningnya. Padahal dia baru saja dilayani oleh seorang wanita. Dan masih berada di kamar hotel yang dijadikan tempat celap celup.

__ADS_1


Dan setelah mengusir sang wanita, dia memanggil sang asisten. Masih menanyakan tentang Gita yang....


Sudah menikah. Tapi Dika tidak tahu.


"Bos. Coba telfon teman bos yang juga kenal bu Gita". usul Asisten.


"Kan tidak punya nomor mereka. Mau telfon bagaimana?". Kesal Dika menjawab.


Dia memasuki kamar mandi, untuk bersih-bersih.


"Kan bisa lihat di grup alumni bos. Pasti ada teman yang bos kenal". Ucap sang asisten.


Dika berhenti tepat di pintu kamar mandi.


"Pintar kamu!". Ucapnya berbalik menuju meja tempat ponselnya berada.


"Aku sudah pintar dari dulu bos. Makanya bos jadikan aku asisten". Jawanya.


"Tapi dimana gita sekarang kamu tidak tahu. Dasar sang asisten yang hanya mikir ************". Omel Dika.


"Lah. Kan aku ikut bos. Menikmati yang tidak bos pakai". elak sang asisten.


"Iya. Tapi kamu suka kan?. bisa menikmati tanpa uang pribadimu keluar". Jawab Dika.


Sang asisten hanya diam. tidak menanggapinya.


"Aku lupa. Aku kan lulusnya tidak sama dengan Gita". Ucap Dika.


Setelah dia mencari nama di grup alumni.


"Kok tidak sama bos?. Katanya teman kuliah". Tanya sang asisten.


"Masuk kulah sama. Tapi lulusnya tidak. Aku ketinggalan, dan wisudanya dua semester tertinggal dari Gita.


Tentu temanku junior Gita. Dan tidak begitu kenal dekat mereka". Jawab Dika.

__ADS_1


.


.


__ADS_2