
"Sepertinya Dika tidak tahu apa yang akan terjadi di sana nanti.
Dia merasa akan bekerja seperti di proyek pada umumnya, mengawasi dan mendata pembukuan dan administrasi.
Padahal yang mengawasi sudah ada mandor dan para tekhnik sipil. Juga yang tim administrasi sudah ada". Ujar Guntur.
"Kita lihat saja bang. Berapa lama dia akan bertahan dengan tidak ada wanita.
Pasti dia akan lebih tersiksa dari pada di kebiri". Ujar Gita.
Mereka baru saja selesai sholat isya dan makan malam.
Mereka duduk berbincang sambil Gita memeriksa pekerjaannya.
"Bagaimana surat kontraknya. Apa sudah selesai di buat?". Tanya Guntur.
"Sudah. Tadi si asisten sudah mengirim bentuknya. Poin- poin yang aku minta juga sudah di tulis.
Lihat saja besok bagaimana tanggapan Dia. Apa masih nau kesana atau di penjara". ujar Gita.
"Hhmm.. Tidak terbayangkan jika aku yang kamu hukum begitu sayang. Bisa mati lemes juniorku sekian lama tidak di gunakan.
Sedangkan yang aku dengar cerita dari asistennya pada asisten kamu, dia sangat aktif urusan celap-celup. Bisa di katakan tiap hari.
Ampun deh ide kamu itu sayang". Ujar Guntur geleng- geleng kepala.
"Karena aku ingin tahu bang. Seberapa bisa dia bertahan dengan senjata yang selalu banggakan itu.
Ulah dia yang tidak manusiawi itu, sudah beberapa wanita yang hamil olehnya. Dan dia tidak mau bertanggung jawab.
__ADS_1
Yang pernah aku dengar waktu itu, ada sekitar empat atau lima anaknya dari berbagai wanita.
Dan mungkin juga ada yang nekad aborsi.
Orang seperti itu yang harus di hukum kebiri. Biar dia tahu rasanya tidak bisa beperang lagi". Ujar Gita.
"Kamu benar. Salah satu korbannya termasuk aku". Ujar Guntur.
"Iya. Abang korban karena dia menginginkan aku. dan nekad mencelakai abang. Hingga abang cedera". Ujar Gita.
"Itu salah satunya sayang. Abang juga korban penipuannya. abang dibodohi oleh Indri yang ternyata teman Dika dari dulu". Ujar Guntur.
"Teman untuk menganggu kita?". Tanya Gita.
"lebih jauh dari itu.
Aku waktu itu curiga, dia bekerja sama dengan Indri. mereka sepakat untuk memisahkan kita.
Kenapa dika tahu masa lalu ku, dan Indri tahu masa lalu kamu. Maka aku punya kesimpulan kalau mereka saling kenal.
Lalu aku menyuruh temanku menyelidikinya melalui asistennya.
Ternyata Indri termasuk wanita koleksinya si Dika itu. Bahkan semenjak Indri masih kuliah, mereka rupanya pasangan yang sudah biasa berbagi peluh di atas ranjang.
Ketika aku dan Indri dekat. aku yang aku kurang teliti dan tidak mencari tahu tentang latar belakang Indri.
Yang aku tahu indri anak baik, karena tidak pernah kumpul dengan teman di luar kampus, selalu berada di apartemen untuk belajar tiap akhir pekan.
Ternyata mereka aktif bertemu dan tinggal bersama. dan apartemen itu punya Dika. Dika yang sekali seminggu berkunjung untuk mereka bermaksiat.
__ADS_1
Dan bodohnya aku, aku percaya saja waktu Indri bilang dia pernah di perkosa saat sma. karena dia tidak perawan saat malam pertama.
Setelah kami menikah, mereka masih sering bertemu. Selingkuh di hotel atau apartemen. Juga tidak jarang indri perhi ke kota sebelah untuk menemui Dika.
Waktu Indri di grebek, ternyata dia di hotel kota sebalah itu bersama si Dika. dan aku waktu itu tidak sempat bertemu dia, dia keburu kabur sebelum aku datang.
Anak yang selama ini diakui sebagai anakku, ternyata anaknya Dika.
Aku ditipu mentah-mentah. Makanya saat indri berniat untuk balik aku sudah tidak mau". Jelas Guntur panjang.
Gita kaget. Pantas indri tahu kalau dia janda yang di tinggal mati suami, dan belum punya anak setelah dua tahun menikah.
Ternyata mereka bekerja sama.
"Harusnya mereka berdua kita hukum kebiri bang. Lalu kita nikahkan mereka berdua". Ujar Gita kesal.
"Kita hukum si Dika dulu sayang, Biar dia tahu rasa.
Semakin lama proyek di sana selesai. Semakin lama dia akan tersiksa.
Coba saja melangar, akan kita kebiri dia langsung". Ujar Dika.
"Iya. Aku setuju". Ujar Gita.
Mereka merencanakan sesuatu buat Dika. Selama proyek berajalan.
Tunggu saja....
.
__ADS_1
.
.