Bukan Aku Merampas Dia

Bukan Aku Merampas Dia
BAB 193


__ADS_3

Indri yang sedang hamil menjadi depresi. Sering marah dan ingin mengugurkan kandungannya.


Awal dia tahu hamil, dia marah- marah pada polisi yang berjaga. Karena membiarkan preman masuk untuk memperkosa tahanan.


Tapi dia yang hamil mungkin dengan para intel yang memakainya. Membuat dia tidak bisa berkutik.


Karena dia yang mau melayani dengan imbalan untuk tidak di interogasi dan di beri keamanan selama di sel. Dan minta tidak di tuntut lama, jarena beberapa kali jadi kurir.


Hingga dia harus di rawat di rumah sakit, dan di beri obat penenang. Agar tidak mengamuk.


"Dokter. Apa kehamilannya bisa di gugurkan saja dok. kan kita tidak tahu benih siapa yang ada di dalam sana". Ujar mama Indri.


Dia menemani Indri di rumah sakit. Indri yang di beri obat penenang oleh dokter, karen dia mengamuk saat dia terbangun.


"Kita tidak bisa melakukannya sekarang buk. Harus ada izin dari pihak polisi dulu.


Kemaren saat polisi mengantar pasien tidak bilang untuk itu". Ujar Dokter.


"Apa dokter tidak kasihan dengan anak saya. Hamil dan di perkosa di sel kantor polisi. Harusnya polisi yang bertanggung jawab atas semua ini". Ujar mama indri.


Dia menangis membujuk dokter untuk mengugurkan kandungan putrinya.


Anak yang ada saja tidak tahu ayah biologisnya. Di tambah lagi dengan anak hasil perkosaan. Bikin mama Indri pusing.


"Sebaiknya ibu menemui polisi. Minta pertimbangan untuk boleh mengugurkan janin ini.


Kami bisa melaksanakan itu setelah ada izin dari polisi. Sebab setelah saya lihat janinnya tidak begitu berkembang.


Dan juga akan cacat jika di biarkan. Karena putri ibu sudah berapa hari ini di beri obat penenang. Tentu akan berbahaya pada janin". Ujar dokter menjelaskan.


"Baik dok. Aku akan ke kantor polisi untuk menemui polisi yang bertanggung jawab". Ujar mama Indri.

__ADS_1


Mau menemui polisi yang sudah membuat putrinya hamil dalam tahanan.


"Ibu tunggu saja di ruang rawat putri ibu. Karena siang ini kepala polisi akan datang.


Nanti ibu bisa bicara dengan beliau". Usul dokter.


"Baiklah dok. Aku akan tunggu kedatangannya". Ujar mana Indri.


Maka setelah bertemu dengan polisi, kandungan Indri diizin kan untuk di gugurkan.


Dokter juga memberikan bukti usg janin yang tidak berkembang. Juga kondisi Indri yang lemah.


Kerena seribg mengamuk dan di beri obat penenang.


"Satu lagi buk. Mungkin rahim indri harus di angkat juga. Karena ada pembengkakkan di sana". Ujar dokter.


"Lakukan yang terbaik dok. Dan semoga dia bisa sembuh seperti sedia kala". Ujar mama Indri.


Indri yang sedang berjuang di meja operasi. Sedangkan Dika di pulau K merasa pusakanya bermasalah.


Seeing merasa gatal dan tidak mau bangun.


"Ada apa ya?. Kok gatal". Ujar Dika.


Dia yang tadi mau enak-enak tidak jadi. Selain miliknya tiba- tiba gatal, malah tidak bisa bangun. Padahal di sudah melakukan pemanasan.


Hingga wanita yang Dika pesan dia suruh pulang saja.


Dika memasuki kamar mandinya. Berniat untuk mencuci pusakanya yang sudah mencicipi beberapa wanita.


Tapi. Milik Dika sekarang kenapa terasa aneh. Padahal waktu di kota banyak jenis wanita malam yang dia pakai.

__ADS_1


Tapi kenapa sekarang ini dia merasakan miliknya aneh. Gatal, sakit bahkan tidak bisa bangun.


Apa dia ketularan penyakit kelamin dari para wanita di sini.


Padahal wanita yang dia pesan termasuk muda dan bersih. Dia tidak.akan mau menjamah wanita yang tidak rapi. Dqn bersih.


Takut ketularan penyakit kelamin.


"Tidak ada yang aneh. Masih biasa bentuknya". Ujar Dika.


Dia memutar, melihat dan meneliti miliknya sambil duduk di atas closed. Apa ada tanda penyakit kelamin seperti jamur.


"Tidak ada". Ujarnya.


Lalu dia mengambil sabun anti septik. Untuk mencuci pusaka miliknya.


Dika memang rajin mencuci miliknya dengan antiseptik setelah selesai celap-celup.


Sekaliqn dia mandi berendam air hangat, untuk membunuh kuman di tubuhnya.


"Apa orang suruhan Gita mengetahui kalau aku masih sering celap-celup. Melanggar isi surat kontrak yang dia tanda tangani sebelum berangkat.


"Apa aku sudah di beri obat kebiri oleh mereka?".


Tiba-tiba Dika terfikirkan tentang hukuman yang pernah Gita ucapkan.


Kebiri..


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2