
"Ternyata kamu sangat hebat di ranjang Sovia. Aku kira kamu masih polos. Ah... Ah... Terush..."
Erang Dika saat wanita yang dia temukan di cafe tadi. Berada di atas tubuhnya. menungangi tubuh nya.
Dika berhasil membawa Sovia kehotel untuk...
Hingga pertempuran panas mereka berlanjut di kasur hotel.
Padahal belum pukul sembilan malam. Mereka sudah bertempur hampir dua jam.
"Ah... Ah....
Ternyata punya om lebih mengairahkan. Aku suka..
Aku mau jadi simpanan om saja". Racau sovia mengerakan tubuh polosnya diatas tubuh Dika.
"Aku tidak janji hhh..h..." erang dika yang sudah tidak tahan lagi untuk.....
Dika memutar posisinya menjadi dia yang diatas. Dan menguasai permainan.
"ah ... Om.... ".
Sovia meracau keras. Karena Dika bersemangat ********* pusaka miliknya ke tubuh Sovia.
Sovia meliukkan tubuhnya menikmati hentakan dari tubuh Dika.
Dan....
"Ahhhh....shhhj....".
Dika melepaskan bendungan air bah yang tertahan tadi.
"Ommmmm... Aku suka... ". erang Sovia.
Dika menyemburkan pejuh panas nya sampai tetes terakhir. Hingga pusakanya yang tadi gagah. Berangsur tidur.
Hingga..
Dika tertidur pulas, karena sudah dua jam berkeringat mencari kenikmatan sesaat.
__ADS_1
Sovia pun begitu. Dia kelelahan melayani Dika yang tidak ada capeknya. Hingga sovia susah berjalan.
'Gila tenaga om ini. Bikin lecet intiku. Shhh..'. Gumam sovia saat berusaha berjalan menuju kamar mandi.
Karena tubuhnya yang terasa remuk. Dan ingin berendam air panas.
.
"Apa kamu akan memasak untuk makan makan malam sayang?". Tanya guntur pada istrinya.
Mereka selesai sholat magrib, dan duduk sebentar, menunggu azan isya.
"Aku sudah masak bang. tadi aku mampir di super market depan sana.
Membeli bahan makanan mengisi kulkas". Ujar Gita.
"Besok aku kan dinas malam, kita belanja untuk keperluan bulanan sorenya ya". ujar Guntur.
"Aku sudah belanja untuk beberapa hari. Dan kita bisa belanja akhir pekan saja bang.
Pas abang pulang dinas". Usul Gita.
Walaupun uangmu banyak dari uangku, tapi belanja bulanan itu tanggung jawabku.
Kamu bisa menggunakan uang itu untuk keperluan lain atau menyimpannya". Usul Guntur.
"Baik bang. Tapi kalau aku mau beli sesuatu untuk keperluan lai dan juga untuk abang jangan di tolak ya". Ujar Gita.
"Tidak. Aku malah senang kalau kamu memberiku hadiah. Tapi jangan yang mahal-mahal". Ujar Guntur.
"Ok". Ujar Gita.
Maka selesai melaksanakan sholat isya mereka makan malam berdua. Guntur menikmati masakan istrinya. Dan sesekali dia menyuapi istrinya itu.
"Enak masakan kamu sayang. Aku akan sering makan dirumah. Aku akan bantu kamu memasak". Ujar Guntur.
menyuap makan malam yang dimasak istrinya.
"Baik bang. Aku memang lebih suka masak sendiri. Dan aku juga bawa bekal untuk makan siang saat bekerja". Jawab Gita.
__ADS_1
"Aku akan bawa bekal juga nanti saat dinas sayang". Ujar guntur.
"Ok. akan aku siapkan bekal makan siang buat abang jika dinas pagi". Ujar Gita.
"Mulai bulan depan abang akan lebih sering dinas pagi. tadi abang dipromosikan untuk memimpin partoli pagi.
Dan abang patroli di dekat daerah sini. Persimpangan lampu merah dekat sma dan universitas Garuda yayasan besar itu". Ujar Guntur.
"Jadi sering lihat abang bekerja kalau disana. Kan kalau aku berangkat bekerjanya lewat sana". Ujar Gita.
"Iya. Kamu hati-hati saja sayang. Nanti aku tilang". Ujar Guntur.
"Boleh ditilang kalau abang yang menilangnya. Tapi jangan surat tilang berikan padaku". Ujar Gita.
"Surat apa?. Surat cinta?". Tanya Guntur.
"Boleh juga.
Jadi abang tiap pagi harus siapkan surat cinta untukku". jawab Gita tersenyum manja.
"Bukan surat cinta yang aku berikan padamu sayang. Cintanya yang aku berikan setiap saat". Jawab Guntur.
"Ih gombal. Sudah bisa abang menggombal rupanya". Ujar gita.
Sambil membereskan meja makan. Karena mereka baru selesai makan malam.
"Bukan gombal. Tapi ini kenyataan sayang". Jawab Guntur.
Membantu membawa piring kotor ke tempat cuci piring. Dan langsung mencucinya.
"Biar aku yang mencuci bang!". Ujar Gita.
Yang sedang memasukan lauk kedalam lemari.
"Kamu bereskan saja mejanya. biar sama-sama selesai". Perintah Guntur.
Maka mereka bekerja sama membereskan piring dan lauk yang hanya beberapa buah.
.
__ADS_1
.