
Andika yang semalam tidur tanpa diawali kegitan bersama wanita malam.
Pagi ini terlihat masuk kantor pagi lebih awal dari biasa. Bahkan Dika datang bersamaan dengan semua karyawannya.
Pagi hari seperti halnya pekerja kantor umumnya.
Banyak karyawan yang merasa aneh. Biasanya sang wakil direktur selalu datang telat. paling cepat pukul sepuluh. Itupun jarang.
"Aku ingin periksa cctv hari itu. Coba kamu minta rekamannya ke teknisi ruang itu.
Kakau bisa segera. Aku Ingin lihat kejadian waktu itu. Bagaimana wajah Gita saat keluar ruanganku.
Apa dia menagis?". ucap dika pada sang asisten.
"Baik bos. Tapi bos harus mempelajari berkas untuk rapat kita nanti siang.
Agar aku bisa mencari rekaman itu. Karena waktunya sudah lewat sepuluh hari. Agak lama mancari rekaman cctv itu". Ucap sang asisten.
"Baik. Kamu usahakan sebelum istirahat siang. Jangan sampai kita tekat untuk pergi rapat". jawab Dika
"Baik bos". Jawab sang asisten.
Keluar dari ruangan bosnya, menuju ruang cctv yang berada dua lantai dari ruang kerja bosnya.
Semalam Dika teringat akan kejadian waktu itu. Dia ingin melihat reaksi Gita saat keluar dari ruangannya.
Apa Gita sebegitu menyedihkan setelah kejadian itu. Sebab, ruang kerja Dika begitu berantakan dan berceceran air perbuatannya.
Mengapa Gita besoknya langsung mengundurkan diri dari pekerjaan nya.
Hingga hari ini, sudah sepuluh hari lebih dari hari kejadian itu, dia tidak juga menemukan dimana Gita tinggal. Dan alasan dia keluar.
Sementara sang asisten ke ruang cctv. Dika sibuk mempelajari berkas yang akan dibawa untuk rapat nanti siang.
"Aku mau lihat cctv hari kamis, minggu lalu. Bisa bukakan vidio pada hari itu?". Tanya sang asisten.
Sang mekanik yang menjaga ruang cctv kebetulan pegawai yang waktu itu membantu gita lepas dari perbuatan sang bos.
__ADS_1
Dan juga dikira ob. Padahal...
"Silahkan pak". Ucap sang mekanik.
Dua sudah memerkirakan kalau sang bos akan memeriksanya.
Untung sudah dia otak atik dua hari setelah kejadian itu. Dan rekaman cctv itu pun tidak ada yang janggal.
Apalagi dengan kedatangan wanita yang menjadi pelampiasan nafsu Dika.
Vidio dimulai dari gita masuk ruangan, Dan keluar dari ruangan Dika dengan baju lain telah di putus sang mekanik.
Sang mekanik dudah mengedit rekaman itu. Tanpa ada vidio wanita lain yang masuk ruangan Dika.
'Untung sudah siap semua. Dan kenapa baru sekarang bos ingin melihatnya'. Pikir sang mekanik.
"Bisa ambilkan rekaman gari itu?". Ucap sang aaisten.
"Tanggal berapa pak. Dan kalau bisa jamnya sekalian". Jawab sang mekanik.
"Oo. Pas saya sedang bersiap pulang ya pak". Jawab sang mekanik.
"Iya. Dan pak wakil direktur pulang larut malam itu".
"Ada kejadan yang ingin di jetahui pak?. Kenapa pak wakil direktur telat pulang". Ujar sang mekanik.
Dia srngaja memperlama waktu untuk mencari rekaman itu. Seolah lama mendapat waktu dan tanggalnya.
"Maaih lama?". Tanya sang asisten.
Karena sudah kebih sepuluh menit dia berdiri, menunggu sang mekanik mencari.
"Agak sedikit lama oak. Karena sudah lebih sepuluh hari. Dan vidio tentu sudah menumpuk". jawab sang mekanik.
Dia mengeser rekaman cctv yang di tayang di layar komputer.
"Ini pak. bapak mau melihat rekaman ruangan yang mana?". Tanya sang mekanik.
__ADS_1
Karena ada puluhan cctv yang terpasang di gedung kantor ini.
Mulai dari pos satpam. Hingga semua ruangan yang ada di gedung ini.
Yang tidak ada cctv hanya toilet dan beberapa ruangan. Seperti ruang direktur dan wakil direktur dan petinggi lain.
"Koridor ruang wakil direktur". Perintah sang asisten.
"hmm.. Ini. Ada apa dengan ruangan oak wakil direktur pak?!". tanya mekanik.
"Melihat siapa dan bagaimana keadaan seseorang yang keluar dari ruang pak wakil.
Jamu geser sana. Aku mau merekamnya pakai ponsel". Perintah sang asisten.
"Oo. Silahkan pak. Tapi bapak tidak boleh terlalu dekat ke keyboardnya.
Takutnya akan tertekan tidak sengaja. Rekamannya bisa hilang". Jelas sang mekanik.
Sang asisten hanya mengangguk. Dan mulai merekam dengan ponselnya. Vidio yang di putar oleh layar televisi di ruang cctv.
Mekanik yang menjaga duduk di krsi disamping sang asisten. Memperhatikan sang asisten yang sedang memvidiokan.
Sang asisten memvidio sedikit lama. Beberapa menit konsentrasi memvidiokannya.
Dan
"Aduh..".
Ponsel sang asisten jatuh tepat di atas keyboard yang ada di meja.
.
.
.
Kaget
__ADS_1