
Seorang pria dengan jambang tipis yang menutupi rahangnya tampak sedang serius menatap Ipad-nya. Wajahnya kini sudah tak semanis dulu lagi. Ia tampak dingin,garang dan menakutkan.
Zainal sedang duduk di meja kebesarannya dan memperhatikan video yang dikirim anak buahnya. Ia sedang melihat Ani yang sedang melakukan sumpah dokter untuk yang kedua kalinya. Itu artinya setelah ini ia sudah bisa membuka praktek sendiri.
Kurang lebih tiga bulan sejak mereka berpisah kini Zainal berubah wujud dan karakter nya. Wajahnya kini dipenuhi dengan bulu-bulu halus.
Matanya kini tak lagi jelalatan. Ketika ada gadis cantik yang terlihat didepannya ia selalu membandingkannya dengan Ani.
Saat di kantor ia yang kini sudah menjabat sebagai direktur karena pak Dirman sudah mengundurkan diri menjadi arogan pada bawahan. Zainal berubah menjadi bos yang galak dan pemarah pada semua karyawan nya tanpa kecuali Sehingga para karyawan memilih untuk tidak berurusan dengannya.
Ia tersenyum getir pada dirinya sendiri, ia merasa seperti stalker sekarang. Memata-matai Ani dan melihat aktifitasnya. Sebenarnya ia ingin sekali mengirimkan bunga dan hadiah untuk nya tapi ia gengsi. Ia tak ingin ketahuan jika masih menyimpan perasaan dan masih berharap Ani lah jodohnya.
__ADS_1
Hampir tiap bulan ia menghadiri perjodohan yang dilakukan mamanya dengan anak dari teman-temannya. Ia cuma datang tanpa menghadirkan hatinya. Setelah melihat gadis yang sama seperti foto yang dikirimkan oleh mamanya. Ia menganggukkan kepala saat tangan sang gadis mengajaknya bersalaman sebagai tanda perkenalan. Ia acuh sekali dan tentu saja membuat sang gadis kesal karena merasa diabaikan dan tak dihargai.
Zainal biasanya duduk dimeja kemudian asyik dengan hape dan headset di telinganya sama sekali tak menghiraukan ada seorang gadis di depannya yang menunggu untuk diajak bicara.
Gadis yang pertama kali ditemuinya langsung makan begitu pesanan datang kemudian pamit setelah ia merasa kenyang. Tentu saja Zainal yang harus membayar makanan mereka. Ia tersenyum menatap punggung gadis itu. Merasa lucu sudah bisa mengerjai anak gadis orang. Ia merasa senang sedikitpun tak merasa bersalah, sudah seperti psikopat saja dia.
Gadis kedua yang ditemuinya juga diperlakukan sama seperti yang pertama dan reaksinya diluar dugaan. Karena saking kesalnya, ia yang berkali-kali bertanya dengan nada sesopan mungkin dan tak mendapatkan respon kemudian menuangkan air bekas minumnya ke kepala Zainal.
Tentu saja Zainal yang sedang asyik mendengarkan alunan musik di YouTube dari gitar Alip bata kaget dan spontan berdiri. Zainal menatap gadis yang ada didepannya itu dengan tatapan kemarahan tapi hanya sekejap saja karena ia tahu memang dia yang sudah keterlaluan. Ia melihat bajunya yang basah dan segera pergi ke toilet karena malu telah menjadi pusat perhatian para pengunjung restoran.
Tujuan Zainal pun berhasil.
__ADS_1
Di rumah tentu saja sang mama yang malu karena mendapat kemarahan dari orang tua sang gadis kemudian ganti memarahi Zainal. Zainal benar-benar diam saat mamanya menumpahkan emosinya. Ia menunduk sambil sesekali melihat hapenya. Bahkan ia sampai tertidur karena ceramah mamanya lebih panjang dari durasi yang dibayangkannya.
Ia patuh tapi juga memberontak. Ia tak ingin menjadi anak durhaka tapi juga tak mau menikah dengan gadis yang tak sesuai dengan harapannya.
Mungkin sudah soplak kepalanya.
*****((((()))))*****
Aku terlambat up karena ketagihan lihat reaksi orang luar tentang Alip bata. Keren....
Terima kasih buat kamu yang sudah baca tulisanku, yang sudah komen juga terima kasih. Yang like, yang favorit juga terimakasih.
__ADS_1
Terimakasih banyak
i love you