Dr. Ani And Family

Dr. Ani And Family
parkir


__ADS_3

Zainal membuka pintu untuk Ani dan memepersilahkannya masuk. Ani tersenyum mendapatkan perlakuan tersebut,


seperti yang kulihat di tipi, batinnya bersorak karena bahagia.


Di dalam mobil zainal, Ani mengutak atik hp nya. Ia mengetik alamat rumahnya di maps agar zainal tidak perlu bertanya-tanya dan tinggal mengikuti arahan dari suara misterius dari aplikasi tersebut.


Zainal duduk dibelakang kemudi sambil tersenyum ke arah Ani, mereka saling melempar senyum karena ini pertama kalinya mereka berduaan dalam ruang tertutup dan sempita. Mereka sama-sama memalingkan mukanya ke arah depan karena rasa malu dan canggung yang menyelimuti hawa di sekelilingnya.


Jangan tanyakan bagaimana keadaan jantung mereka sekarang. Dag dig dug dag dig dug.


sayup-sayup terdengar alunan lagu Ahmad dani saat baru jatuh cinta pada Mulan,


'di setiap ada kamu mengapa jantungku berdetak berdetaknya lebih kencang seperti genderang mau perang


disetiap ada kamu mengapa darahku mengalir


mengalir lebih cepat dari hujung kaki ke hujung kepala


aku sedang ingin bercinta


karena...


mungkin karena kamu di sini aku ingin....


zainal menghidupkan AC mobilnya karena merasa gerah, kenapa ada orang yang mendengarkan lagu ini pagi-pagi begini, bikin keki aja..., batinnya

__ADS_1


wuihhh.... Ani pun tak kalah malunya, ia memalingkan mukanya ke jendela sambil menggigit bibir bawahnya.


seperti itulah awal-awal jatuh cinta. Senyam senyum, malu-malu meong. Dunia rasanya indah tak bernoda. seperti melayang di antara awan, berdua, sambil bergandengan tangan merentangkannya, tanpa beban.


"taruh di sini di....!" kata zainal memecah keheningan sambil mengetuk holder mobir yang terpasang di dash board dengan jari telunjuknya. Ia melihat maps di hp Ani dan menduga itu untuk mengarahkan dirinya pada rumah sang kekasih


Ani mengangguk dan mulai mencoba membuka pengait holder tapi karena hatinya sedang dag dig der nggak karuan, tangannya sedikit gemetar tak bisa diajak kompromi . Alhasil hp nya jatuh tepat di tengah-tengah mereka antara kakinya dan kaki Zainal.


Sontak saja mereka berdua merunduk dengan serempak untuk memungut hp yang jatuh.


"Awww.... " Ani meringis kesakitan karena


kepala mereka bertabrakan


kasian kamu pe.... hape


mereka melihat hp yang ada di bawah kemudian saling melirik. dengan perasaan malu campur tegang campur senang Ani berkata,"biar aku yang ambil mas"


Zainal membiarkan Ani mengambil hp yang tergeletak di bawah. Dari tempatnya duduk Ia bisa mencium bau rambut Ani yang sedang menunduk di samping bawah kakinya. Ia memejamkan matanya sambil menghirup aroma yang membuatnya menelan ludah dan menikmatinya lewat hembusan angin. ini baru rambutnya saja bisa membuat perasaan jadi tenang dan melayang. bagaimana dengan yang lainnnya ya? batinnya mulai berangan-angan.


Zainal adalah lelaki normal yang sering tergoda bila melihat sesuatu yang indah, saat penciumannya merasakan keharuman yang menggetarkan hatinya atau dikala telinganya mendengarkan suara yang mendayu-dayu yang kemudian rasa itu akan masuk melalui pori-pori kulitnya dan menjalar ke semua saraf-sarafnya kemudian menggetarkan seluruh persendiannya dan menimbulkan hasrat pada setiap panca indra dan membuat salah satu tulangnya yang masih muda akan menggeliat dan bila tak segera diputus angan-angannya pastilah tulang itu akan bangun dan berdiri tegak mengacaukan pikiran pemiliknya.


Itulah mengapa laki-laki dilarang berangan-angan dan wanita wajib menutup aurotnya bahkan suara wanita juga termasuk aurot.


Zainal faham itu dan berusaha untuk menekannya. Bukan karena tak ingin untuk sekedar mencoba atau mencicipi rasa yang membuatnya penasaran tapi karena ia tahu ada Dzat yang sedang mengawasinya. Hal itulah yang selalu ia jaga, agar hanya pada istrinya saja akan ia salirkan naluri kelelakiannya. Ia sadar bukan hamba yang soleh-soleh amat, solat ya solat tapi ya begitulah yang penting menunaikan kewajiban saja.

__ADS_1


tok tok tok......suara ketukan pada kaca mobil di sebelah Ani membuyarkan lamunan Zainal


"Mohon maaf ini mobilnya mau keluar atau bagaimana ? Ada yang mau antri tempat parkirnya dokter!" kata kang parkir yang mengenal Ani


"Ah.... iya iya sebentar pak ini lagi nyeting maps nya."


kang parkir pun akhirnya berlalu sambil menjewer kupingnya sendiri karena sudah menduga yang tidak-tidak


"kirain kayak adegan di pilem-pilem barat yang kagak tau tempat untuk melampiaskan hasrat sesaat" katanya pelan


tet tet tet.....


"astaga naga... " kang parkir kaget karena hampir tertabrak sepeda motor yang mau parkir ke rumah sakit."eh...kalau mau lewat, liat-liat nape? ada orang segini jaban masak kagak ngeliat?"


"eh situ jalan apa nglamun? liat noh!" kata orang yang naik sepeda motor sambil menunjuk ke arah mobil dan sepeda motor yang semrawut berebut jalan hendak keluar dari rumah sakit


 ****////******/////*******//////*****////



aku nggak nyangka tulisanku bakal ada yang lihat. huhuhu.... aku terharu banget. Mungkin yang bener-bener baca hanya ada 5 orang dan yang lainnya mungkin akun buatan mangatoon karena kasian liat tulisanku yang nggak punya pengunjung. Tapi aku seneng banget meski yang baca cuma 5 orang saja.


Aku mengira hanya anak-anakku nanti yang akan membacanya. Ternyata ada juga yang mau baca tulisanku. Makasih banyak buat kamu yang membacanya. Kritik dan saran diperkenankan ya...


makasih banyak....

__ADS_1


__ADS_2