
"sepersusuan?" zainal bingung dengan pernyataan Ani
"iya. jadi, waktu Bang alif masih belum genap masa menyusunya abi sakit dirumah sakit dan umi yang menjaganya disana. sedangkan bang alif dititipkan pada ibunya bang lukman. kebetulan waktu itu bang lukman baru lahir jadi bang alif disusui ibunya bang lukman sekitar satu bulanan. " Ani yang mengetahui kebingungan zainal mencoba untuk menjelaskannya
"paham nggak mas?" tanya Ani yang ragu apakah ia sudah bisa menyampaikan maksud hatinya dengan benar atau tidak. Tapi kalau melihat raut muka zainal ia sepertinya belum paham.
" Bukankah saudara sepersusuan itu adalah bayi yang menyusu pada satu wanita dalam waktu yang bersamaan?"
" bang....!" Ani meminta tolong pda abangnya agar membantu menjelaskannya. Tapi sepertinya kedua abangnya itu masih setia menatap tajam wajah Zainal yang makin terlihat tidak nyaman karena tatapan menikam dari kedua abang pacarnya itu
" ish... abang... bang alif....!" ani memukul paha abangnya yang langsung menoleh padanya.
" saudara sepersusuan itu bukan hanya yang menyusu pada saat yang bersamaan kan bang?" tanya Ani pada bang alif
" ehem....."Bang Alif berdehem untuk untuk menetralkan suasana hatinya ia kemudian mencoba menjelaskan.
"Orang -orang yang menjadi makhrom karena rodlo' atau menyusu adalah
-wanita yang menyusui adalah ibu rodlo' dari orang yang disusuinya demikian juga jalur keatasnya menjadi makhrom karena rodlo'
- suami dari orang yang menyusui adalah ayah rodlo' dari orang yang disusuinya demikian juga jalur ke atasnya
- orang yang disusui adalah anak rodlo' dari orang yang menyusui dan suaminya demikian juga jalur ke bawah mereka menjadi makhrom karena rodlo'
-semua anak nasab atau rodlo' dari ayah atau ibu rodlo' dan semua anak rodlo' dari ayah atau ibu nasab adalah saudara rodlo'.
oleh sebab itu tidak benar jika dikatakan bahwa saudara rodlo' hanyalah orang yang bersamaan waktu menyusunya. Allohu A'lam" Bang alif menjelaskannya secara detail
Zainal masih agak belum faham mendengar penjelasan bang alif tapi ada pertanyaan yang menggelayut di hatinya
__ADS_1
"apa benar syarat rodlo' adalah si bayi harus kenyang bang? "tanya zainal
"hem.. begini... menyusu yang dapat mengakibatkan hukum mahrom itu memiliki beberapa syarat
harus air susu orang perempuan yang sudah berumur 9 tahun
keluarnya air susu harus di waktu hidupnya si wanita
waktu menyusu harus belul berumur 2 tahun hijriyah
__ADS_1
keluarnya air susu dari wanita dan masuknya air susu pada anak tidak kurang dari 5 kali
masuknya air susu harus di waktu hidupnya anak
Kalau ingin lebih jelasnya ada dalam kitab i'anatut tholibin tapi kau harus belajar pada ustadz , jangan belajar sendiri biar nggak menghukumi sesuatu menurut pandangan pribadi." Bang alif menjelaskannya dengan terperinci
" an....." kak mia memanggil ani dari balik tirai
" ya kak.....bentar" ani beranjak dari duduknya kemudian berjalan menuju ruang tengah yang sudah tertutup oleh tirai
Mata zainal mengikuti gerakan ani. Ia melihatnya dengan seksama. Ani sudah memakai rok panjang dan kaos berkerah lengan panjang. sedangkan rambutnya seperti biasa di kuncir kuda. cantik, batinnya
Ani datang dengan membawa nampan yang berisi wedang jahe dan camilan kemudian menaruh bakinya di meja sedangkan ia berdiri bertumpukan kedua lututnya sambil memindahkan minuman itu didepan kekasih dan abang-abangnya
" silahkan diminum dulu mas! dari tadi tuan rumah ngajakin ngobrol melulu sampai lupa tamunya nggak dijamu"
" nggak papa, aku malah seneng bisa dapat ilmu" kata zainal
" ayo! mari silahkan diminum dulu..!" bang alif mempersilahkan zainal untuk minum sambil meraih gelas yang ada didepannya dan mulai menikmatinya. lukman pun ikut minum wedang jahenya.
" jadi kalau seorang suami menelan asi istrinya dia bukan termasuk anak rodlo' istrinya kan bang?" zainal bertanya dengan serius
__ADS_1
"brphh...." lukman menyemburkan minuman rasa jahe itu secara tak sengaja. untung tak mengenai zainal yang posisinya ada di depan bang alif
" bukan" jawab bang alif tenang'