
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Tak berapa lama keluarga **Iwan Prajana** orang tua Gerald dan George datang, ayahnya asli Bandung sedang ibunya Caroline Smith asli Brisbane Australia.
" Silakan duduk," Putra mempersilakan kedua calon besannya duduk. Percakapan hari ini resmi menggunakan bahasa Inggris karena nyonya Iwan tak mahir menggunakan bahasa Indonesia.
Tapi Carol mahir bahasa Sunda. Dan Putra yang orang tuanya berdarah Sunda malah *ente tiasa cakap Sunda. Kumaha*?
Hanya para asisten rumah tangga yang tak mengerti apa yang tuan mereka bicarakan. Garo memang mengerti tapi agak kaku karena dia jarang menggunakan bahasa Inggris. Beda dengan anak-anak Putra yang sejak kecil menggunakan bahasa Inggris di rumah mereka.
'*Mulai besok aku akan sering menggunakan bahasa Inggris dengan Echa*.' tekad Garo. Dia ingat Putra pernah cerita Alesha lebih memilih pidato menggunakan bahasa Inggris saat kelas tiga SD. Dia tak ingin Jingga nanti tak mahir bahasa Inggris karena ayahnya kaku menggunakan bahasa dunia itu.
Leona yang dilamar tapi Leoni tetap keukeuh dia yang akan menikah lebih dulu.
Leoni bercerita yang punya wacana menikah adalah dirinya.
"Sudah seperti Mas bilang, kalian nikah bareng saja," goda Alesha dengan fasihnya menggunakan bahasa Inggris gaul bukan bahasa inggris baku.
__ADS_1
Tentu saja secara spontan Leona dan Leoni menolak keras membuat semua terbahak-bahak.
Saat pembicaraan tentu Jingga tak ikut dengan ayah dan ibunya. Jingga main dibelakang. Mbak Dwi sudah menggantikan dress princess Jingga dengan rok berbahan sama, hanya model yang ini menggunakan bahu setali sehingga tidak gerah dan mudah bergerak.
Garo memegang erat jemari Alesha. Dia merasa kadang calon istrinya agak sedih. Mungkin mengingat saat lamaran dirinya. Mengingat kegagalan rumah tangganya.
Alesha yang mendapat support dari Garo meremas erat jemari Garo seakan menyampaikan terima kasih. Hanya mereka berdua yang mengerti sinyal yang mereka kirim.
Pembicaraan dua keluarga besar yang banyak diselingi canda akhirnya memutuskan pernikahan Leona akan dilakukan dua bulan lagi, sedang pernikahan Leoni lima bulan dari sekarang.
Icha, Alesha dan Liany membentuk team tersendiri untuk persiapan pernikahan itu.
"Apa aku enggak apa apa masuk team ini?" Tanya Liany tak percaya diri.
"Team ini kita yang bentuk dan untuk kita. Ada larangan apa kamu enggak boleh ikut?" Tanya Icha.
Alesha mulai membiasakan memanggil MBAK untuk Liany yang lebih muda darinya itu. Karena biar bagaimana pun status Liany nanti adalah istri abangnya.
"Kita harus ikutin konsep kakak, jadi kita enggak *saltum* Kak," saran Alesha pada Icha. Di keluarga Putra, Icha memang tidak dipanggil Mbak, karena dia bukan Jawa.
__ADS_1
Di keluarganya Icha dipanggil CACA, yaitu panggilan untuk kakak perempuan muslim di suku Ambon.
Kalau di keluarga Fajar dia dipanggil caca tentu jadi tidak enak di dengar. Caca icha.
Aurora Melissa Pattisahusiwa istri Fajar biasa dipanggil Rora, jadi di keluarganya dipanggil caca Rora.
Tapi Fajar manggil icha, jadi lebih enak dipanggil kakak icha.
"Lian, kamu enggak boleh seperti itu. Dalam keluarga Purwanagara itu semua sama. Awalnya kak Icha juga ragu. Tapi seiring berjalannya waktu kita akan biasa." Nasihat Icha pada Liany.
"Iya Kak. Ajari aku ya," pinta Liany.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.

__ADS_1