JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
BUKTI CINTA AYAH


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



Satu bulan sudah berlalu. Hari ini Garo kembali berniat mengantarkan Alesha periksa kehamilan.



Satu bulan berlalu dari pengajian empat bulanan kehamilan Alesha. Sekarang usia kehamilan Liani sudah masuk bulan kedua atau lebih tepatnya sudah sembilan minggu.



Karena waktu ketahuan Liani hamil saat di rumah Garo ternyata Liani sudah hamil lima minggu.



"Dadd, aku titip mbak Jingga  ya," dengan perut buncitnya Alesha mengantar Jingga ke rumah Putra.



Sudah dua hari mbak Dwi pulang kampung. Selain menengok orang tuanya, juga menjemput sepupunya yang akan bekerja menggantikan dia menjaga Jingga, karena Dwi akan bertugas menjaga dedek bayi adiknya Jingga.



"Hari ini jadwal kontrol mu?" Tanya Ririen.



"Iya Mom, Dadd."



"Bunda pergi dulu ke rumah sakit ya. Kamu sama Yangkung dan Yangtie, nggak boleh rewel," nasihat Ririen.



"Nnda ewel," janji Jingga kalau dia tidak akan rewel.



"Ayah mau antar Bunda periksa dedek. Mbak Jingga jangan nangis ya. Biar dedeknya bisa main sama mbak Jingga,"kata Garo.


__ADS_1


"Kiss dedek dulu," pinta Garo. Dengan manis Jingga mencium perut buncit Alesha.



"Ayang dedek. Op yu," kata Jingga sambil mengusap perut Alesha.



Memang sejak awal Garo dan Alesha mengajarkan Jingga ada sosok adik dalam perut Alesha. Jingga juga sering disuruh merasakan pergerakan bayi di dalam perut saat Jingga dan adiknya sama-sama sedang beraktivitas.



Kalau ayahnya mengusap perut saat malam.  Biasanya kalau sudah diusap-usap oleh ayahnya sikecil langsung akan tidur.


\*\*\*



"Semakin sehat nih," kata dokter.



"Semoga lahir dengan waktu yang tepat. Sekitar empat bulan lagi kalian akan bertemu ya," Kata dokter.




"Aaamiiin,"  jawab Alesha.



"Ibu nggak ada keluhan?" 



"Enggak Dok. Alhamdulillah kehamilan ini tak ada keluhan sama sekali, enggak begitu rewel seperti kakaknya,"  Alesha ingat beberapa kali memang Jingga ingin sesuatu terlebih saat dia sudah sendirian. Tapi Alesha tak menganggap itu ngidam karena sudah lewat dari tiga bulan. Dia pisah dengan Rezky kan usia kandungan sudah diatas lima bulan.



"Ayahnya juga nggak ada keluhan?" Tanya dokter.



"Enggak ada Dok. Alhamdulillah," kata Garo.

__ADS_1



Memang kehamilan sekecil ini sama sekali nggak rewel dia mengerti bahwa ayah dan bundanya senang kalau dia tidak rewel.



Alesha dan Garo sengaja periksa di rumah sakit tempat kerja Icha sehingga nanti bayinya akan ditangani Icha seperti baby twins dulu. Beda dengan baby-nya Leoni yang memang periksa dekat  rumahnya.


\*\*\*



"Kamu jangan jalan cepet gitu, bahaya. Biar Ibu dan Romo yang bantu abang" tegur romonya Liani melihat putrinya berjalan cepat ingin menolong Fajri yang sedang muntah-muntah. 



Ibu Liani membuatkan teh madu untuk menantunya. Dan Romo memijat tengkuk Fajri lalu membantu memapah menantunya ke sofa. Dia berikan minyak kayu putih botol besar yang sekarang banyak terdapat di beberapa sudut rumah ini agar mudah mendapatkan bila sedang butuh.



Baru kali ini di keluarga Putra ada yang mengalami morning sickness akibat couvade syndrome yaitu kehamilan simpatik dari seorang calon ayah yang istrinya sedang hamil



Romo, Putra, Alm Rezky dan Alm Ricky lalu Fajar, Garo, Gerald juga George tak ada yang mengalami hal ini.



Baru Fajri lah yang merasakan. Semua dijelaskan oleh Icha sehingga mereka mengerti.



Fajri tak bisa beraktivitas apa pun di pagi hari. Dia akan mual dan pusing muntah-muntah.



Siang atau malam ada saja yang Fajri inginkan.  Membuat Romo dan ibunya Liani bingung. Romo dan ibunya menyuruh orang buat nemani Fajri yang ingin mencari makanan apa pun yang dia mau.



Putra dan Ririen yang diceritakan tentang kelakuan Fajri hanya tertawa. Semuanya sudah diberi pengertian oleh Icha itu adalah kejadian yang normal Jadi mereka sudah nggak aneh lagi.



Siang ini Fajri dan Liani sedang menuju  kota Kutoarjo. Mereka naik kereta api Prameks. Turun di stasiun untuk beli tiket yang akan kembali ke Jogja. Karena  Fajri ngidam naik kereta dan inginnya arah ke Barat.

__ADS_1


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul



__ADS_2