
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Garo masuk ruang rawat Alesha bersamaan dengan seorang laki-laki berwajah bulat, kurus dan lusuh walau Garo tau lelaki itu bukan orang kekurangan karena dia tahu harga setelan yang dikenakannya bukan barang yang berharga standart.
“Assalamu’alaykum,” sapa Garo dan Rezky berbarengan. Semua yang di dalam ruangan tentu saja terkejut. Terlebih Alesha saat melihat mereka berdua masuk bareng.
“Wa alaykum salam,” jawab Ririen, Alesha dan Leoni yang sedang didalam ruangan.
“Ibu Dewi juga di rawat?” tanya Garo kaget.
“Wah maaf saya tidak tau Ibu juga sakit. Sakit apa Bu?” sapa Garo dan memberi salam hormat pada seniornya di bidang usaha tanaman tersebut.
“Saya enggak apa-apa, kemarin drop karena kaget Alesha sudah rembes air ketuban sepulang acara selametan gudang,” kilah Ririen.
Rezky juga menyalami mertuanya dengan takzim. Dia jadi bingung karena ada Leoni dan Ririen di ruangan itu. Rezky mendekati bayinya “Boleh aku cium dia?” bisiknya pada Alesha
“Silakan” jawab Alesha datar.
“Hai, selamat yaaaa,” Garo menyapa ramah dan memberikan bunga pada Alesha serta memberi salam.
“Wah jadi repot-repot Mas, tapi makasih, bunganya cantik,” balas Alesha senang, dia sudah boleh duduk sejak siang tadi.
__ADS_1
“Dek, tolong taruh meja dong?” pinta Alesha pada Leoni, untuk meletakan bunga yang dibawakan Garo di meja makan ruang rawat itu.
'*Mengapa aku tangan kosong kesini? Tak bawa bunga untuk Alesha dan tak bawa apa pun untuk anakku*?' Rezky terpaku melihat bunga bawaan lelaki yang tadi bareng dengannya.
“Sorry ya Mas, kemaren tu pas pulang dari acara selametan sebelum sampai rumah aku ngerasain air ketuban mulai keluar, jadi enggak sempat lagi balas chat,” Alesha lalu asyik ngobrol dengan Garo sampai datang Fajri dan temannya yang datang sehabis latihan musik.
“Abaaaaaang,” pekik Alesha manja.
“Mana pesananku?” rengek Alesha.
“Hei ... hei ... kamu tu sekarang sudah jadi bunda, masa enggak malu ngerengek gitu?” goda Fajri sambil mengecup kening adiknya.
“Dek, tolong kamu ambilkan Mbak segelas kecil aja, sisanya simpan di kulkas, tapi kalau kamu mau ya kamu makan aja,” Fajri menyuruh Leoni mengambilkan Alesha ice cream yang dipesannya.
“Sejak kapan Adek enggak mau ice cream?” balas Alesha Dia tau nanti adiknya akan mengambil lebih banyak dari dia.
“Ha ha ha ha haa, busui enggak boleh banyak-banyak, jadi sisanya semua milikku,” goda adik bungsu itu pada Alesha.
“Dek, awas ya, begitu Mbak udah bisa turun, akan Mbak ambil sendiri,” ancam Alesha.
“Begitu itu kelakuan Alesha” jelas Ririen pada Garo yang terperangah melihat keakraban kakak beradik didepannya.
__ADS_1
“Senang ya Bu, mereka bisa berbagi tawa dan canda, saya anak tunggal jadi enggak ada lawan berantem atau bercanda dirumah,” jelas Garo.
Karena makin malam ruangan itu makin rame dengan kehadiran Putra, Icha, Fajar dan Leona, maka Garo pamit terlebih dulu. Dia menempelkan kado yang diambil dari saku celananya ketangan Alesha saat dia pamit.
“Aku pulang dulu ya, semoga cepat pulih jadi bisa cepat pulang.”
“Makasih lho mas Garo, nanti malam aku chat,” janji Alesha lirih, dia tak ingin yang lain mendengar kata-katanya. Dan dibalas anggukan oleh Garo.
Putra memandang laki-laki muda yang sedang pamit pada princess nya, dia merasakan posisi yang sama saat dia mengenal Alesha pertama kali saat usia Alesha 36 hari. Putra melihat anggukan Garo. Putra juga melihat Alesha menyimpan hadiah yang Garo berikan dibawah bantalnya.
Lelaki muda itu menyalami semua yang ada di ruangan termasuk Rezky dan Putra. Saat tangan kanan mereka berjabat, tangan kiri Putra menepuk-nepuk pundak kanan Garo dan berkata “Terima kasih atas attensinya.”
“Iya Om, mari. Assalamu’alaykum.”
Garo yakin, pria yang masuk berbarengan dengan dirinya tadi adalah mantan suami Alesha. Dia melihat ketika pria itu minta izin mencium Jingga, serta saat lelaki tersebut salim pada kedua orang tua Alesha dan kakak-kakaknya
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.