JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
ENGGAK KANGEN AKU?


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




“Mbak Sri dan pak Abidin samakan data dengan bagian administrasi gudang ya, hasilnya saya tunggu di ruangan saya,” perintah Alesha saat mereka tiba di kantor utama.



Setiba di ruangannya Alesha malah teringat saat dia mengetahui kebusukan Rezky untuk memisahkan Rama dengannya, tapi karena saat itu Rezky sudah melamarnya dan keluarga besarnya sudah mempersiapkan pernikahannya. Dan saat itu Alesha percaya pada Rezky, bahwa Rezky melakukan itu karena dia teramat mencintai Alesha.



Andai Rezky tidak menjebak Rama, apa mungkin saat ini aku akan berbahagia dengan Rama? Apa Jingga akan tetap ada? Dan banyak tanya di benak Alesha akibat pertemuannya dengan Rama tadi.



Pertemuan tak sengaja tadi membuatnya tak focus kerja. Mau pulang cepat agar bisa ketemu Jingga untuk menghilangkan risau jelas tak bisa, karena dia sudah memerintah pak Abidin dan mbak Sri bekerja cepat.



Namun rasa galau mengalahkan segalanya. Alesha segera membereskan tas dan meja kerjanya. Dia menuju ruang adminstrasi. “Mbak Sri, diselesaikan hari ini ya. Kalau belum selesai juga dilanjut besok pagi agar siang sudah ada dimeja saya. Karena besok pagi saya ke gudang 2 dulu baru kesini.”



“Njih Bu, akan saya upayakan selesai sore ini,” jawab mbak Sri menyanggupi perintah boss nya.



Setibanya di rumah Alesha teringat saat Rama bercerita jebakan yang dilakukan Rezky untuknya. Saat itu Rama dan Alesha bertemu di Jakarta. Alesha sedang legalisir ijazahnya.



Untuk bicara, saat itu Rama meminta Okta dan temannya datang. Dari mereka Alesha tau rencana licik Rezky untuk mendekatinya.



"Wajar, dia berbuat seperti itu karena dia terlalu mencintaiku," sahut Alesha saat itu.



Tak mungkin dia membatalkan pernikahannya dengan Rezky. Toh yang dilakukan kekasihnya saat itu karena dasar cinta nya Rezky pada dirinya. Begitu pikiran Alesha ketika itu.

__ADS_1



"Cinta? Kamu yakin Rezky punya rasa cinta? Apa kamu enggak tahu banyak gadis yang jadi korbannya? Bahkan aku dengar ada dua orang yang punya anak dari dia!" Okta berkata pada Alesha saat itu.



"Tak mungkin ada perempuan punya anak yang enggak ngejar dia minta dinikahi. Kalau kalian enggak suka aku ama dia, enggak usah ngejelekin Rezky seperti itu," Alesha langsung berdiri meninggalkan Rama dan teman-temannya.



'*Bodohnya aku saat itu! Dua anak ditambah anak yang di Singapore dan dua anak yang kak Icha dapatkan datanya. Itu lima anak yang aku sebut di depan kedua orang tuanya. Mungkin saja lebih. Aku kan enggak selidiki lagi*!'



'*Andai saat itu aku langsung menyelidiki dua perempuan itu. Aku masih bodoh dan percaya pada cinta tulus Rezky yang agamis*.'



'*Untung sejak pacaran aku gak mudah dia sentuh. Mungkin aku bernasib sama jika aku mau ditiduri sejak dulu. Mungkin aku juga akan dia tinggal begitu aku hamil*,' Alesha memandangi wajah polos Jingga.


\*\*\*



Hari kelima Alesha kembali ke rumah dan Garo sama sekali tak pernah menghubungi untuk bertemu dengannya. Walau pesan-pesan attensi tak pernah absent menemani hari-harinya. Juga kata-kata rindu untuknya atau untuk Jingga. 




Dering telpon mengagetkan Alesha yang sedang santai sendirian diruang tamu rumahnya malam ini. Dia sedang membaca koran dan baru saja menidurkan Jingga yang habis mimik. Mbak Dwi terkantuk-kantuk di depan televisi.



“Assalamu’alaykum,” sapa Rama.



 “Aku ganggu enggak Sha?” 



“Wa alaykum salam. Enggak koq, enggak ganggu,” jawab Alesha santai.


__ADS_1


“Aku mau tanya, apa kamu tau penyewaan motor di area Jogja?” tanya Rama 



“Aku enggak terlalu tahu sih, nanti aku tanya bang Fajri deh, dia pasti tau soal itu. Kamu bukannya mau bawa mobil? Kenapa nyewa motor?” Alesha kurang tau hal yang ditanya Rama



“Inget Subi sepupuku? Dia minggu besok besok mau ikut ke Jogja, dia bilang selama di Jogja dia pengen kami keliling naik motor aja biar lebih berkesan,” jelas Rama.



“Wah kangeeeen ama Subi, kapan dia balik dari Italia?” Alesha ingat Subi adalah adik sepupu Rama yang nakal tapi pintar sehingga walau usianya tiga tahun dibawah Rama pendidikannya bareng Rama, dan dia malah lebih dulu selesai dari Rama.



“Enggak kangen ama aku?” goda Rama.



“Ha ha ha, ngaco ah,” Alesha membantah ucapan Rama. “Nanti aku tanyain soal sewa motor ke bang Fajri ya,” Janji Alesha untuk mengalihkan pembicaraan mereka.



“Ok, aku tunggu infonya ya Sha. Makasih banget dan maaf kalau udah ganggu waktumu.”


\*\*\* 



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1676999904477.jpg)


__ADS_1


Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR itu ya.


__ADS_2